Konten dari Pengguna

Berbagai Keunggulan Tabulampot Selain Menarik Tanaman

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi keunggulan tabulampot selain menarik tanaman juga. Foto: Unsplash/Barthelemy Rigaud
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi keunggulan tabulampot selain menarik tanaman juga. Foto: Unsplash/Barthelemy Rigaud

Tabulampot merupakan teknik budidaya tanaman yang banyak digunakan, terutama yang memiliki lahan sempit atau kota besar. Keunggulan tabulampot selain menarik tanaman juga hemat lahan sampai menjadi peluang usaha.

Daftar isi

Keunggulan Tabulampot Selain Menarik Tanaman Juga Apa Saja?

Ilustrasi Keunggulan Tambulapot Selain Menarik Tanaman Juga

Dikutip dari buku Mudah Membuahkan 38 Tabulampot Paling Populer oleh Herfin Sasono dan Nofiandi Riawan (2015) tabulampot adalah teknik menanam buah yang dilakukan di dalam pot atau wadah dan banyak dipilih sebagai urban farming.

Terdapat beberapa keunggulan tabulampot selain menarik tanaman juga menghemat lahan sampai memiliki nilai ekonomi.

1. Hemat Ruang

Tabulampot menjadi solusi bagi yang tinggal di perkotaan atau memiliki lahan sempit. Masyarakat dapat menanam berbagai jenis pohon buah di teras, balkon, atau halaman kecil tanpa harus memiliki kebun yang luas.

2. Mudah Dipindahkan

Tabulampot memiliki fleksibilitas yang tinggi dan mudah untuk memindahkan tanaman sesuai kebutuhan. Misalnya, dengan memindahkan tabulampot ke tempat yang lebih teduh saat cuaca terlalu panas atau memindahkannya ke dalam ruangan saat musim hujan lebat.

3. Perawatan Lebih Terkontrol

Menanam dalam pot lebih mudah mengontrol nutrisi, air, dan pemupukan. Selain itu, lebih mudah mendeteksi dan mengendalikan serangan hama atau penyakit. Jika ada satu tabulampot yang terserang hama, bisa langsung memisahkannya agar tidak menyebar ke tanaman lain.

4. Panen Buah Sendiri

Orang yang menanam dengan teknik ini bisa menikmati buah segar yang bebas pestisida langsung dari kebun mini sendiri. Hal ini juga bisa menjadi sumber nutrisi segar untuk keluarga.

5. Cocok untuk Pemula

Metode tabulampot relatif lebih mudah untuk dipraktikkan oleh pemula. Masyarakat tidak perlu repot dengan pengolahan tanah yang luas dan masalah gulma yang biasanya ditemui pada kebun di lahan terbuka.

6. Hemat Air dan Pupuk

Dengan media tanam berada di dalam pot membuat penguapan air lebih minimal. Hal ini membuat penggunaan air dan pupuk menjadi lebih efisien. Pupuk yang diberikan juga akan bertahan lebih lama karena jumlah tanah yang terbatas.

7. Cepat Berbuah

Beberapa tanaman dalam pot cenderung lebih cepat berbuah karena akar terbatas sehingga pertumbuhan fokus pada pembuahan. Terlebih banyak bibit yang dikembangkan untuk cepat berbuah dan cocok ditanam di pot membuat buahnya cepat dipanen dengan rasa yang lebih baik.

8. Nilai Ekonomi

Jika berhasil membudidayakan tabulampot, bisa menjadikannya sebagai usaha sampingan yang menguntungkan dengan menjual bibit atau buah hasil panen.

Tanaman yang Cocok untuk Tabulampot

Terdapat beberapa tanaman yang cocok untuk teknik penanaman yang satu ini, seperti.

1. Jambu Air dan Jambu Biji

Kedua jenis jambu ini sangat populer karena perawatannya mudah dan cepat berbuah, bahkan bisa berbuah sepanjang tahun. Pilih varietas unggul seperti jambu air citra, jambu biji kristal, atau jambu biji getas merah untuk hasil terbaik.

2. Jeruk

Hampir semua jenis buah jeruk cocok untuk tabulampot, mulai dari jeruk manis, lemon, hingga jeruk nipis. Tanaman ini tidak hanya menghasilkan buah, tetapi juga memiliki aroma bunga yang harum. Jeruk keprok dan jeruk siam madu adalah pilihan favorit karena buahnya yang enak untuk disantap.

3. Kelengkeng

Kelengkeng juga sangat cocok untuk tabulampot. Pilih varietas kelengkeng unggul yang genjah atau mudah berbuah dan memiliki rasa manis, seperti kelengkeng itoh atau kelengkeng matalada.

4. Durian

Meskipun dikenal sebagai pohon yang sangat besar dan memerlukan lahan luas, ada varietas durian unggul yang bisa ditanam di pot, seperti durian montong. Jangan lupa untuk melakukan pemangkasan rutin dan perawatan yang intensif.

5. Mangga

Mangga menjadi salah satu tanaman yang dapat dipilih untuk tabulampot. Caranya dengan memilih varietas mangga yang memiliki ukuran pohon tidak terlalu besar atau dikerdilkan, seperti mangga gadung, mangga manalagi, atau mangga irwin.

6. Sawo

Tanaman sawo dikenal tahan banting dan mudah beradaptasi. Sawo manila atau sawo mentega bisa menjadi pilihan yang tepat. Terlebih, sawo juga memiliki daun yang lebat, sehingga cocok sebagai peneduh.

7. Belimbing

Belimbing adalah pilihan yang menarik karena bentuk buahnya yang unik. Belimbing bangkok atau belimbing dewi sangat direkomendasikan karena rasanya manis dan buahnya besar.

Tips Menanam dengan Teknik Tabulampot

Untuk menanam tumbuhan dengan teknik tabulampot, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni:

1. Ukuran Pot

Sesuaikan ukuran pot dengan jenis dan usia tanaman. Saat tanaman semakin besar, pindahkan ke pot yang lebih besar secara bertahap.

2. Media Tanam

Gunakan campuran media tanam yang poros, seperti campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi. Media yang baik akan memastikan sirkulasi udara dan penyerapan air yang optimal.

3. Sinar Matahari

Letakkan tabulampot di lokasi yang mendapatkan sinar matahari langsung minimal 6-8 jam sehari, karena sebagian besar tanaman buah sangat membutuhkan cahaya matahari untuk berbuah.

4. Penyiraman dan Pemupukan

Lakukan penyiraman secara teratur dan berikan pupuk sesuai jadwal, terutama pupuk yang kaya fosfor dan kalium untuk merangsang pembentukan buah.

Baca Juga: Cara Membuahkan Tabulampot Alpukat dengan Cepat dan Lebat

Kesimpulan

  • Teknik menanam dengan tabulampot selain menarik juga cocok ditanam di lahan yang sempit, mudah dipindahkan, perawatan lebih terkontrol, cocok untuk pemula, cepat berbuah, dan memiliki nilai ekonomi.

  • Ada banyak tanaman yang cocok untuk teknik menanam tabulampot, seperti jambu, jeruk, durian, dan lainnya.

  • Perhatikan ukuran pot, media tanam, intensitas cahaya matahari, penyiraman, dan pemupukan secara tepat agar buah cepat panen dengan hasil memuaskan.

(MZM)