Cara Bersikap apabila Ada Teman yang Belum Melaksanakan Salat Lima Waktu

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Islam mengajarkan pemeluknya untuk senantiasa mengingatkan sesama untuk melakukan amal baik, termasuk salat lima waktu. Lantas, bagaimana sikap kalian apabila ada salah satu temanmu yang belum melaksanakan salat lima waktu?
Cara menghadapi keadaan seperti itu cukup sulit karena memiliki kaitan dengan keinginan hati dan motivasi individu. Namun, seseorang sebagai sesama muslim tetap harus mengingatkannya dengan baik agar teman tidak makin lalai terhadap salat.
Bagaimana Sikap Kalian Apabila Ada Salah Satu Temanmu yang Belum Melaksanakan Salat Lima Waktu?
Salat lima waktu adalah ibadah wajib bagi setiap pemeluk agama Islam. Hukum wajib tersebut memiliki arti bahwa akan mendatangkan dosa jika seorang muslim meninggalkannya. Namun, masih ada umat muslim yang kerap meninggalkannya.
Lantas, bagaimana sikap kalian apabila ada salah satu temanmu yang belum melaksanakan salat lima waktu? Sikap yang tepat saat mengetahui teman belum melaksanakan salat lima waktu adalah mengingatkan dengan baik antarsesama muslim.
Contoh cara mengingatkan yang baik, yaitu:
Mengajaknya untuk salat ketika diri sedang bertemu dan sudah masuk waktu salat.
Menawarkan untuk salat berjemaah.
Mengingatkan bahwa salat lima waktu adalah kewajiban.
Memberi contoh sikap yang tenang sebagai cerminan bahwa salat membawa ketenangan.
Mengajak teman untuk bertemu di sekitar masjid, misalnya saat hendak diskusi kelompok atau belajar.
Anjuran tentang saling menasihati dalam kebenaran pun tercantum jelas dalam kitab suci Al-Qur’an, tepatnya Surat Al Ashr. Dikutip dari laman NU Online, quran.nu.or.id, berikut adalah bacaan dan arti Surat Al Ashr ayat 1 sampai ayat 3.
وَالْعَصْرِۙ ١
wal-‘ashr
Demi masa,
اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ ٢
innal-insâna lafî khusr
sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian,
اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِࣖ ٣
illalladzîna âmanû wa ‘amilush-shâliḫâti wa tawâshau bil-ḫaqqi wa tawâshau bish-shabr
kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran.
Ayat tersebut menjelaskan bahwa manusia berada dalam kerugian, kecuali orang yang beriman, beramal saleh, serta saling menasihati tentang kebenaran. Oleh karena itu, sudah sepatutnya untuk mengingatkan sesama muslim untuk salat lima waktu.
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan saat Menegur Teman
Islam memang mengajarkan umat muslim untuk saling mengingatkan dalam kebenaran. Hal itu termasuk dalam urusan salat lima waktu. Namun, setiap muslim perlu mencermati satu hal penting saat mengingatkan teman atau orang lain.
Hal tersebut adalah jangan merasa diri lebih baik, paling benar, atau lebih unggul dari orang yang sedang diingatkan. Tindakan merasa lebih baik tersebut merupakan bentuk takabur. Padahal setiap manusia itu sama, tidak ada yang paling baik.
Dikutip dari buku 101 Renungan untuk Muslimah Akhir Zaman, Muyassaroh (2022: 264), urusan iman seseorang adalah hak pribadinya dengan Allah Swt. Manusia tidak patut menilai keimanan orang lain, melainkan hanya mengingatkan sebagai sesama hamba Allah Swt.
Teman baik adalah teman yang tetap mengingatkan untuk melaksanakan kebaikan, termasuk salat lima waktu. Selain itu, diri sebagai seorang teman dan seorang muslim juga dapat memanjatkan doa kepada Allah Swt. agar teman mendapat hidayah untuk salat.
Baca juga: 4 Cara Bersikap jika pada saat Berdiskusi Ada Perbedaan Pendapat dengan Teman
Jadi, bagaimana sikap kalian apabila ada salah satu temanmu yang belum melaksanakan salat lima waktu? Caranya adalah mengingatkan dengan cara yang baik. Selain itu, seseorang juga dapat berdoa agar teman mendapat hidayah. Wallahu a’lam bishawab. (AA)
