Cara Berzikir Sesuai dengan Ketentuan Agama Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dzikir atau zikir adalah salah satu amalan sunnah yang bisa dikerjakan oleh setiap umat Muslim. Apalagi amalan ibadah ini bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja sehingga tidak terbatas pada waktu-waktu tertentu. Makanya, banyak umat muslim yang terkadang berzikir saat sedang dalam perjalanan atau ketika ada waktu luang. Namun, sebenarnya bagaimana cara berzikir sesuai dengan ketentuan agama Islam? Simak penjelasannya dalam artikel ini, ya.
Berzikir Sesuai Agama Islam
Jadi, bagaimana cara berzikir sesuai ajaran agama Islam? Berikut adalah adab berzikir yang perlu diketahui oleh setiap umat muslim dikutip dari buku Amalan-Amalan Ringan yang Dirindukan Surga karya Ahmad Zacky El-Syafa (2018:52).
Mulailah dengan bertaubat dari semua kemaksiatan serta membersihkan diri dari sikap pertentangan, menyimpan kekhusyukan dalam hati dalam kondisi tenang dan tunduk.
Zikir harus dilakukan dengan penuh rasa ikhlas, penuh harap, cemas, dan juga khusyuk.
Memohon dengan kemauan yang yakin dan penuh kesungguhan.
Menguatkan harapan pada Tuhan dan juga tidak berputus asa dari rahmat Allah SWT meskipun pengabulannya ditunda.
Memulai dengan mengesakan Allah SWT.
Dalam sikap yang paling sempurna. Apabila Anda sedang dalam posisi duduk di suatu tempat, disarankan untuk menghadap kiblat dan duduk dengan merendahkan diri.
Tempat yang digunakan untuk melaksanakan zikir harus dalam keadaan bersih dari segala hal yang bisa menimbulkan gangguan.
Hendaknya zikir dilakukan dalam mulut yang keadaannya bersih.
Apabila ada yang mengucapkan salam, maka bisa menjawab salam itu terlebih dulu, baru kemudian dilanjutkan dengan dzikir kembali.
Zikir boleh dilakukan dalam segala kondisi. Namun, makruh dilakukan apabila dalam posisi ketika sedang buang hajat, sedang berjima’, pada saat khutbah jika jamaah mendengar suara khatib, serta ketika dalam keadaan berdiri untuk menunaikan sholat.
Adapun ketika memulai berzikir, sebaiknya dibaca dalam hati dan secara perlahan sebagaimana yang telah dijelaskan dalam surat Al A’raf ayat 205 yang berbunyi sebagai berikut.
وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ
Artinya, “Dan sebutlah Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.”
Demikian penjelasan tentang bagaimana cara berzikir yang benar menurut agama Islam. (Anne)
