Cara Melakukan Start Pendek dalam Atletik dan Peraturannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lari cepat biasa disebut dengan lari jarak pendek dengan jarak tempuh 100 meter, 200 meter, dan 400 meter. Dalam melakukan lari terdapat tahapan yang harus dilakukan, salah satunya start atau awalan. Jelaskan cara melakukan start pendek dalam atletik!
Tujuan lari pendek adalah untuk memaksimalkan kecepatan horizontal yang dihasilkan adanya dorongan badan ke depan. Seorang pelari jarak pendek disebut dengan sprinter. Nomor lari ini bisa iikuti oleh atlet putri maupun putra.
Cara Melakukan Start Pendek dalam Atletik
Sebelum membahas mengenai jawaban soal jelaskan cara melakukan start pendek dalam atletik, sebaiknya ketahui apa itu start dalam lari.
Dikutip dari buku Pendidikan Jasmani Dasar-dasar Atletik, Yahya Eko Nopiyanto, S.Pd, M.Pd., dkk (2020), teknik start merupakan suatu persiapan awal seorang sprinter sebelum melakukan gerakan lari.
Tujuan dari start atau awalan dalam lari jarak pendek ini adalah untuk mengoptimalkan jarak tempuhnya. Berdasarkan jenis dan fungsinya, teknik start dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
Start jongkok (crouching start)
Start melayang (flying start)
Start berdiri (standing start)
Dalam perlombaan lari jarak pendek, jenis start yang biasa digunakan adalah start jongkok. Start jongkok dibagi menjadi tiga yaitu start pendek (bunch start), start menengah (medium start), dan start panjang (long start). Setiap pelari bebas memilih menggunakan start jongkok yang mana saja.
Peraturan Lari Jarak Pendek
Induk organisasi atletik internasional IAAF (International Amateur Atloetik Federation) atau tingkat nasional PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) mengatur peraturan perlombaan lari jarak pendek telah diatur dan ditetapkan. Berikut peraturan dalam melakukan lari jarak pendek:
Garis start dan finish selebar 5 cm siku-siku dengan batas tepi dalam lintasan. Tepi garis start dan tepi garis finish terdekat menjadi ukuran jarak perlombaan.
“Bersedia”, “siap” dan “ya” atau bunyi pistol adalah aba-aba yang digunakan dalam lomba lari jarak pendek.
Saat aba-aba “ya” atau bunyi pistol yang ditembakkan ke udara, semua peserta lomba lari mulai berlari.
Peringatan diberikan maksimal 3 kali bagi peserta yang membuat kesalahan pada saat start.
Pada perlombaan besar lari jarak pendek, dilakukan empat tahap, yaitu babak pertama, babak kedua, babak semifinal, dan babak final.
Akan terjadi babak pertama jika jumlah peserta banyak, pemenang I dan II tiap heat berhak maju ke babak berikutnya.
Baca Juga: Tips dan Teknik Memasuki Garis Finis yang Benar dalam Lomba Lari
Demikian uraian mengenai jenis start lari jarak pendek dalam atletik lengkap dengan peraturannya. Setiap sprinter bebas memilih start atau awalan yang akan digunakan. (Umi)
