Cara Memandikan Jenazah Korban Kecelakaan yang Benar Menurut Agama Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Proses memandikan jenazah merupakan bagian penting dalam Islam, termasuk untuk jenazah korban kecelakaan. Terdapat cara memandikan jenazah korban kecelakaan yang benar. Hal ini agar proses pemandian dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Memandikan jenazah korban kecelakaan harus ekstra hati-hati. Hal ini karena terkadang ada luka-luka yang perlu ditangani secara khusus, serta adanya pakaian yang terkena benda-benda lain akibat kecelakaan.
Cara Memandikan Jenazah Korban Kecelakaan yang Benar
Mengutip dari buku Adab terhadap Jenazah, Hafidz Muftisany, (2021), sebelum mengetahui cara memandikan jenazah, ada kondisi tertentu saat jenazah boleh tidak dimandikan. Contohnya korban kecelakaan yang badannya hancur, sehingga tidak bisa dimandikan.
Namun, apabila masih memungkinkan untuk dimandikan, ada tata cara yang harus diikuti. Berikut cara memandikan jenazah korban kecelakaan yang benar.
Persiapan tempat mandi: Letakkan jenazah di tempat yang tinggi, pastikan kepala berada di posisi lebih tinggi dari badan untuk mempermudah aliran air.
Buka pakaian dengan hati-hati: Buka pakaian jenazah dengan penuh kehati-hatian, sambil tetap menjaga auratnya dengan menutupi dengan kain selama proses memandikan.
Siramkan air secara perlahan: Siramkan air ke seluruh tubuh jenazah secara perlahan dan merata, hindari menggosok tubuh yang dapat merusak kulit.
Bersihkan bagian-bagian tubuh: Bersihkan bagian-bagian tubuh yang kotor dengan sabun. Gunakan sikat gigi yang lembut untuk membersihkan bagian wajah, lubang hidung, telinga, dan sela-sela jari.
Bilas dengan air bersih: Bilas seluruh tubuh jenazah dengan air bersih untuk menghilangkan sisa sabun dan kotoran.
Seka tubuh dengan handuk: Setelah proses siraman selesai, seka tubuh jenazah dengan handuk hingga kering secara perlahan.
Pakaikan jenazah dengan kain kafan: Setelah tubuh kering, pakaikan jenazah dengan kain kafan sesuai tata cara yang telah ditentukan.
Perhatikan hal-hal penting: Jika ada luka atau darah, bersihkan dengan hati-hati dan timbun darah dengan tanah. Jika ada bagian tubuh yang hilang, basuh dengan air dan usap dengan kain kafan. Jika ada bau yang tidak sedap, bungkus dengan kain kafan yang dibasahi air kapur barus.
Baca juga: Rukun dan Tata Cara Sholat Jenazah Sesuai Sunah
Itulah cara memandikan jenazah korban kecelakaan yang benar. Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah ditetapkan dengan hati-hati, orang-orang dapat memastikan bahwa jenazah diperlakukan dengan layak dan sesuai dengan ajaran agama. (RIZ)
