Cara Memandikan Jenazah yang Benar beserta Bacaan Niatnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika ada seorang muslim meninggal dunia, ada empat kewajiban yang harus dilaksanakan oleh muslim lainya yang masih hidup, yaitu memandikan, mengkafani, mensholatkan, dan menguburkannya. Hukum dari empat kewajiban tersebut adalah fardu kifayah yang artinya jika sudah ada yang melaksanakan maka kewajiban tersebut gugur bagi umat muslim lainnya. Lalu, bagaimana cara memandikan jenazah yang benar beserta bacaan niatnya?
Sebelum memandikan jenazah ada beberapa hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu, salah satunya adalah mengenai syarat-syarat wajib memandikan jenazah, di antaranya adalah :
Jenazah adalah orang Islam
Didapati tubuhnya walau sedikit
Bukan mati syahid atau mati dalam berjihad di jalan Allah SWT.
Niat Memandikan Jenazah yang Benar
Sebelum memandikan jenazah, sebaiknya mengetahui terlebih dahulu niat dari memandikan jenazah. Berikut bacaan niat untuk memandikan jenazah baik laki-laki atau perempuan yang dikutip dari buku Panduan Praktis Shalat Jenazah & Perawatan Jenazah, Ahmad Fathoni El-Kaysi, (2018: 33)
Lafaz niat memandikan jenazah lelaki :
نَوَيْتُ الْغُسْلَ اَدَاءً عَنْ هذَاالْمَيِّتِ للهِ تَعَالَى
Nawaitul gusla adaa-an 'an haadzal mayyiti lillahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya niat memandikan untuk memenuhi kewajiban dari mayat (laki-laki) ini karena Allah Ta'ala."
Lafaz niat memandikan jenazah perempuan :
نَوَيْتُ الْغُسْلَ اَدَاءً عَنْ هذِهِ الْمَيِّتَةِ ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul gusla adaa-an 'an haadzihil mayyitati lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya niat memandikan untuk memenuhi kewajiban dari mayat (perempuan) ini karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Memandikan Jenazah
Berikut adalah tata cara memandikan jenazah yang benar sesuai dengan ajaran dari Rasulullah SAW.
Menyirami badan jenazah menggunakan air yang suci dan mensucikan, mulai dari anggota wudhu dan di mulai dari anggota badan yang kanan kemudian meratakan siraman ke seluruh tubuh
Menggunakan air sabun untuk menyabuni seluruh tubuh jenazah sampai qubul dan duburnya
Gunakan kembali air murni untuk membilas bekas air sabun tadi
Akhiri permandian dengan menggunakan air yang dicampur bubuk kapur barus dan sedikit wewangian
Badan jenazah dikeringkan dengan handuk yang lembut
Setelah kering, jenazah diangkat, diletakkan di atas kain kafan yang sudah disiapkan sebelumnya. Kemudian bungkuslah jenazah dengan kain kafan.
Itulah tata cara memandikan jenazah yang benar lengkap dengan bacaan niatnya sesuai ajaran Islam. (WWN)
