Cara Membaca dan Menghitung Data dalam Diagram Batang yang Tepat

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Diagram batang merupakan salah satu jenis diagram yang paling sering digunakan untuk merepresentasikan suatu data. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap orang untuk mengetahui cara membaca dan menghitung data dalam diagram batang yang tepat.
Sebab, meski jenis diagram ini termasuk yang paling mudah, tetapi masih banyak orang yang belum tahu atau bahkan keliru dalam membaca data yang ada di dalamnya. Akibatnya, terdapat kesalahan dalam interpretasi data yang tidak bisa dihindari.
Cara Membaca dan Menghitung Data dalam Diagram Batang
Mengutip dari buku LIBAS AKM: Latihan Soal dan Prediksi Berbasis Asesmen Kompetensi Minimum untuk SMK/MAK 2021, Fitri Lianingsih (2021:17), pengertian diagram batang adalah bentuk diagram yang menyajikan informasi atau data statistik dalam bentuk batang persegi panjang. Diagram ini digambarkan secara tegak dan mendatar.
Adapun tata cara membaca dan menghitung data dalam diagram batang yang benar adalah sebagai berikut.
1. Cara Membaca Diagram Batang
Membaca judul yang ada pada diagram batang terlebih dahulu.
Kemudian membaca bagian yang terdapat tiap sumbu mendatar diagram.
Selanjutnya, membaca bagian yang ada pada sumbu tegak diagram.
Terakhir, buat kesimpulan berdasarkan data pada sisi mendatar dan sisi tegak diagram.
Saat membaca diagram, perhatikan dengan seksama garis yang menghubungkan antara data yang ada pada sumbu mendatar dengan skala pada sumbu tegak.
2. Cara Menghitung Data dalam Diagram Batang
Hasil panen kebun Pak Tani bulan ini disajikan dalam diagram batang berikut ini:
Cabai = 20 kg
Wortel = 35 kg
Tomat = 25 kg
Ubi = 35 kg
Jika total hasil panen kebun Pak Tani pada bulan ini adalah 150 kilogram, berapa jumlah hasil panen kentangnya?
Penyelesaian:
Dari diagram batang di atas, kita bisa mengetahui hasil panen yang sudah diketahui, yaitu:
Cabai = 20 kg
Wortel = 35 kg
Tomat = 25 kg
Ubi = 35 kg
Total hasil panen yang diketahui = 20 + 35 + 25 + 35 = 115 kg.
Diketahui seluruh hasil panen kebun Pak Tani adalah 150 kg.
Maka, hasil panen kentang = hasil panen seluruhnya - hasil panen yang diketahui.
Hasil panen kentang = 150 - 115 = 35 kg
Baca Juga: Pengertian Data, Statistik, dan Cara Pengumpulan Data
Itulah cara membaca dan menghitung data dalam diagram batang yang menarik untuk disimak. (Anne)
