Cara Membuat Makalah yang Baik dan Benar, Nilai A dari Dosen

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membuat makalah yang baik dan benar sangat perlu diketahui oleh seluruh orang yang bekerja di bidang administrasi, pendidikan, atau pun bidang-bidang lainnya. Mahasiswa atau pelajar adalah salah satu profesi yang cukup sering membuat makalah. Jika Anda adalah seorang pelajar, membaca artikel ini adalah pilihan tepat untuk mendapatkan nilai A dari guru atau dosen Anda.
Makalah yang baik adalah makalah yang memiliki sistematika penulisan yang runtut, penulisan yang sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUBEI). Yuk, kita bedah satu persatu langkah membuat makalah yang baik dan benar.
Ingat Ini Cara Membuat Makalah yang Baik dan Benar!
Jika dosen atau guru Anda tidak memberikan ketentuan sistematika penulisan makalah. Anda perlu memahami bahwa makalah yang baik adalah yang memiliki sampul atau cover. Sampul ini memuat judul makalah, logo instansi (sekolah/kampus), nama penulis, kelas, jurusan, dan instansi.
Memiliki kata pengantar. Kata pengantar ini penting dan sudah semestinya ada pada setiap makalah. Fungsi penulisan kata pengantar adalah sebagai pengantar agar pembaca memiliki pandangan umum terhadap makalah yang Anda buat.
Harus memiliki daftar isi. Daftar isi akan memudahkan pembaca untuk mengetahui topik-topik pembahasan pada makalah Anda. Anda bisa lihat cara membuat daftar isi di sini.
Setelah memiliki sampul, kata pengantar, dan daftar isi, hal penting selanjutnya adalah membuat BAB I Pendahuluan (Latar Belakang, Rumusan, Tujuan Pembahasan), BAB II Pembahasan (isi makalah Anda), BAB III (Kesimpulan dan Saran), Daftar Pustaka. Anda perlu tahu bahwa penulisan daftar pustaka yang benar adalah NATAJUTEMPE.
NAma. TAhun. JUdul. TEMpat: PEnerbit
Sudah paham tentang sistematika dasar penulisan makalah. Sekarang Anda perlu tahu tentang estetika penulisan makalah. Pastikan kalau jenis tulisan (font), ukuran tulisan (font size), dan spasi telah sesuai dengan ketentuan dosen Anda.
Jika dosen atau guru tidak memberikan ketentuan, lebih baik Anda gunakan Times New Roman; ukuran 12; spasi 1,5; remove space before paragraph; dan remove space after paragraph. Ingat juga kalau menulis makalah harus mencantumkan sitasi atau sumber tulisan Anda, hal ini diperlukan agar menghindari plagiarisme dan memperkuat bahwa makalah Anda telah berdasarkan teori/referensi yang tepat. Bukan asbun (asal bunyi), hehe. Semoga dapat nilai A! (RYFA)
