Konten dari Pengguna

Cara Membuat Tapai Ketan yang Mudah untuk dimengerti dan dipraktikkan di Rumah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jelaskan secara Singkat Pembuatan Tapai Ketan. Sumber: Unsplash.com/Sigmund
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jelaskan secara Singkat Pembuatan Tapai Ketan. Sumber: Unsplash.com/Sigmund

Tapai ketan merupakan salah satu jenis makanan yang dibuat dengan cara fermentasi. Mengapa tapai ketan termasuk makanan yang dibuat secara fermentasi? Pasalnya, ragi yang merupakan zat fermentasi digunakan dalam proses pembuatan tapai ketan.

Penggunaan ragi ini pula yang membuat tapai ketan dapat mengandung etanol (senyawa alkohol). Jadi, proses pembuatan tapai ketan harus benar-benar presisi agar tidak mengandung etanol berlebih. Pasalnya, pemeluk agama Islam tidak boleh mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung etanol.

Jelaskan secara singkat pembuatan tapai ketan! Simak uraian berikut ini untuk mengetahui cara membuat tapai ketan yang mudah untuk dimengerti dan dipraktikkan di rumah.

Pentingnya Memperhatikan Masa Fermentasi saat Membuat Tapai Ketan

Ilustrasi Ketan. Sumber: Unsplash.com/Matthew Lakeland

Hasanah (2008) dalam penelitiannya yang berjudul Pengaruh Lama Fermentasi terhadap Kadar Alkohol Tape Ketan Hitam (Oryza sativa L var forma glutinosa) dan Tape Singkong (Manihot utilissima Pohl) menjelaskan bahwa,

Tape merupakan salah satu produk hasil fermentasi. Dari hasil kesepakatan MUI, makanan dan minuman yang mengandung alkohol tidak boleh melebihi 1%, sehingga makanan/minuman yang mengandung kadar alkohol melebihi 1% termasuk dalam kategori haram untuk dikonsumsi.

Selain itu, Hasanah juga menjelaskan bahwa lama fermentasi 96 dan 120 jam memiliki pengaruh yang sangat nyata terhadap kadar etanol tape ketan hitam di antara lama fermentasi lainnya. Nimpuno (2017: 74) dalam bukunya yang berjudul Ayo Membuat Masakan & Kue dari Bahan Halal pun menjelaskan bahwa,

Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum mengeluarkan fatwa tentang tapai, tetapi menurut penelitian yang pernah dilakukan, kadar alkohol dalam tapai akan meningkat melebihi 1% setelah 2 hari tapai jadi.

Berdasarkan penjelasan tersebut, sebaiknya pemeluk agama Islam berkonsultasi dengan ahli agama (guru ngaji, guru agama Islam, atau ustaz) mengenai konsumsi tapai ini. Selain itu, penting bagi umat Islam untuk memperhatikan durasi fermentasi agar tidak melebihi dua hari supaya kandungan alkohol pada tapai tidak lebih dari 1%.

Itulah selintas uraian tentang pentingnya memperhatikan masa fermentasi saat membuat tapai ketan. Sekarang, mari kita simak cara membuat tapai ketan yang mudah dipraktikkan di rumah.

Cara Membuat Tapai Ketan yang Mudah dipraktikkan

Ilustrasi Cara Membuat Tapai Ketan. Sumber: Unsplash.com/Joanna Kosinska

Langkah pertama untuk membuat tapai ketan adalah menyiapkan bahan-bahannya. Bahan untuk membuat tapai ketan, yaitu:

  • ½ kg beras ketan hitam

  • ½ butir ragi tapai

  • Gula pasir secukupnya

  • Air untuk mengukus

Setelah bahan-bahan siap, berikut adalah urutan cara membuat tapai ketan.

  1. Cuci bersih beras ketan hitam hingga air cuciannya agak jernih.

  2. Tiriskan beras ketan hitam.

  3. Siapkan alat pengukus. Isi air secukupnya dan kukus beras ketan hitam yang sudah bersih selama 10 menit.

  4. Setelah 10 menit, pindahkan beras ketan hitam ke wadah lain.

  5. Cuci kembali beras ketan hitam sampai benar-benar bersih, terasa kesat.

  6. Setelah beras ketan hitam sudah terasa kesat, kukus kembali selama kurang lebih 30 menit hingga ketan hitam matang sempurna.

  7. Ketan yang sudah matang, perlu diangin-anginkan hingga suhu ketan sama dengan suhu ruang.

  8. Haluskan ½ butir ragi tapai yang di wadah terpisah dan sisihkan.

  9. Taburkan ragi tapai ke ketan hitam yang telah dingin (suhu ruang) dan aduk secara merata.

  10. Masukkan ketan hitam ke wadah tertutup yang kedap udara dan diamkan selama 1 – 2 hari.

Kini, tapai ketan yang matang pun siap untuk disantap. Bagi umat Islam, ingat ya, bahwa kadar alkohol dalam tapai akan meningkat melebihi 1% setelah 2 hari tapai jadi. Jadi, sebaiknya segera konsumsi tapai saat tapai telah matang agar kandungan alkoholnya tidak meningkat hingga lebih dari 1% dan menjadi haram. (AA)

Baca juga: Resep Bolu Kukus Gula Merah, Bisa Tanpa Mixer