Konten dari Pengguna

Cara Menanam Biji Alpukat yang Mudah di Pekarangan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menanam Biji Alpukat. (Foto: Coyot by https://pixabay.com/id/)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menanam Biji Alpukat. (Foto: Coyot by https://pixabay.com/id/)

Tanaman alpukat hingga saat ini masih tergolong tanaman pekarangan yang tidak dibudidayakan dalam usaha tani. Ya, tanaman alpukat dapat ditanam di pekarangan dengan mudah. Adapun pengembangan tanaman alpukat di berbagai wilayah di Indonesia memberi dampak positif pada aspek kesehatan dan gizi serta usaha tani dan lingkungan hidup masyarakat. Kamu dapat dengan mudah menanam alpukat dengan menggunakan bijinya saja. Sampai saat ini bibit alpukat hanya dapat diperoleh secara generatif (melalui biji) dan vegetatif (penyambungan pucuk atau enten dan penyambungan mata atau okulasi). Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai cara menanam biji alpukat.

Apakah Biji Buah Alpukat Bisa Ditanam?

Ilustrasi Cara Menanam Biji Alpukat. (Foto: Alice_Alphabet by https://pixabay.com/id/)

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa bibit alpukat hanya dapat diperoleh secara generatif (melalui biji) dan vegetatif (penyambungan pucuk atau enten dan penyambungan mata atau okulasi). Sebenarnya bibit yang diperoleh dari biji dapat dibilang kurang menguntungkan karena masa berbuahnya cukup lama sekitar 6-8 tahun. Selain itu kemungkinan buah yang dihasilkan berbeda dengan induknya. Namun, car aini cukup mudah dilakukan.

Dikutip dari buku Alpukat yang ditulis oleh Roely Ardiansyah (2010: 38), berikut adalah tata cara menanam biji alpukat:

  • Penyiapan bibit berupa biji terlebih dahulu.

  • Kemudian, persiapan lahan. Penggunaan lahan harus dibersihkan terlebih dahulu, seperti alang-alang atau tanaman lain harus dibersihkan, tanah yang bersih segera dibajak, dan daerah lubang tanam yang terdapat batu harus dihilangkan.

  • Penanaman tanaman dilakukan setelah biji direndam terlebih dahulu di air. Pastikan seperempat bagian biji alpukat telah direndam air.

  • Kamu juga dapat menuangkan satu sendok gula pasir ke dalam air untuk menambah nutrisi pertumbuhan tunas dan akar alpukat.

  • Kemudian, letakkan biji alpukat yang ditanam dengan media air itu di tempat yang tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung.

  • Apabila kamu menanam di pot, pastikan diameter pot minimal 30 cm.

Tutorial cara menanam biji alpukat di atas dapat kamu lakukan untuk mendapatkan buahnya di kemudian hari. Semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)