Konten dari Pengguna

Cara Mengetahui Kelayakan Suatu Bahan Kimia di Laboratorium

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mengetahui kelayakan suatu bahan kimia di laboratorium, sumber foto CDC on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mengetahui kelayakan suatu bahan kimia di laboratorium, sumber foto CDC on Unsplash

Laboratorium merupakan salah satu tempat untuk melakukan berbagai uji coba dan juga pembelajaran mengenai suatu materi yang menggunakan bantuan alat atau bahan tertentu. Dengan adanya laboratorium maka uji coba akan lebih aman dan tidak menimbulkan bahaya untuk orang lain, karena laboratorium memiliki SOP yang jelas dan biasanya sangat ketat. Salah satu alasan laboratorium memiliki SOP yang ketat disebabkan karena di dalam laboratorium biasanya tersimpan bahan-bahan kimia yang tidak boleh digunakan dengan sembarangan. Lalu bagaimana cara mengetahui kelayakan suatu bahan kimia di laboratorium? Untuk mengetahui jawabannya Anda bisa menyimak ulasan berikut ini.

Bahan Kimia di Laboratorium

Sebelum membahas mengenai bagaimana cara mengetahui kelayakan suatu bahan kimia di laboratorium, kita harus paham terlebih dahulu bahwa bekerja di laboratorium tidak lepas dari kemungkinan bahaya dari berbagai jenis bahan kimia. Oleh sebab itu pemahaman mengenai bahaya dalam laboratorium memungkinkan para pekerja dalam menciptakan keselamatan dan kesehatan kerja.

Pada umumnya bahan kimia yang digunakan di laboratorium adalah bahan kimia yang bersifat ramah lingkungan atau biasa dikenal dengan sebutan green chemistry. Di mana bahan kimia green chemistry merupakan bahan kimia dari bahan yang bijak, aman, ramah lingkungan, hemat dan optimal dalam penggunaannya.

Penyimpanan Bahan Kimia

Ilustrasi cara mengetahui kelayakan suatu bahan kimia di laboratorium, sumber foto Julia Koblitz on Unsplash

Untuk tetap menjaga kelayakan dan juga tidak menimbulkan bahaya salah satu hal yang paling penting di dalam laboratorium adalah cara penyimpanan bahan kimia. Dikutip dari buku Pengelolaan Laboratorium karya Sulistyani Puteri Ramadhani (2020), dalam melakukan penyimpanan bahan kimia di laboratorium harus digolongkan ke dalam beberapa kelompok:

  1. Bahan kimia beracun atau toxic yang harus disimpan di dalam ruangan yang sejuk, di tempat yang ada peredaran hawa, jauh dari bahaya kebakaran, dan harus dipisahkan satu sama lainnya.

  2. Bahan kimia korosif, bahan ini harus disimpan dalam ruangan yang sejuk dan ada peredaran hawa yang cukup mencegah terjadinya pengumpulan uap.

  3. Bahan kimia mudah terbakar, bahan ini harus disimpan ditempat yang cukup dingin untuk mencegah penyalaan tidak sengaja pada waktu uap dari bahan bakar dan udara, selain itu lokasi penyimpanan harus dijauhkan dari daerah yang ada bahaya akan kebakaran.

  4. Bahan kimia peledak, bahan ini harus disimpan di tempat yang aman minimal 60 meter dari sumber tenaga

  5. Bahan kimia oksidator. Untuk penyimpanan bahan ini harus disimpan di tempat yang dingin, ada peredaran hawa, dan gedungnya harus tahan api.

Terkait masalah bagaimana cara mengetahui kelayakan suatu bahan kimia di laboratorium, harus dilakukan serangkaian uji yang bertujuan untuk mengetahui kelayakan dari bahan kimia tersebut. Demikian pembahasan mengenai cara menyimpan bahan-bahan kimia yang ada di laboratorium dan cara mengetahui suatu bahan kimia masih layak atau tidak. (WWN)