Konten dari Pengguna

Cara Menjaga Ruang BK di Sekolah Agar Nyaman dan Aman untuk Siswa

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Hanya Ilustrasi. Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Fajar Herlambang STUDIO
zoom-in-whitePerbesar
Foto Hanya Ilustrasi. Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Fajar Herlambang STUDIO

Ruang Bimbingan dan Konseling (BK) merupakan tempat penting bagi siswa untuk mendapatkan dukungan emosional, akademik, maupun sosial. Guru wajib mengetahui cara menjaga ruang BK di sekolah agar nyaman dan aman untuk siswa.

Saat ini, banyak siswa memiliki pandangan kurang baik tentang ruang BK. Kebanyakan memandang ruang BK sebagai tempat untuk memberikan sanksi ketika melakukan pelanggaran tata tertib.

Cara Menjaga Ruang BK di Sekolah

Foto Hanya Ilustrasi. Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Herlambang Tinasih Gusti

Dikutip dari buku Bimbingan Konseling karya Desep Pria Pandri dkk. (2025), bimbingan dan konseling atau BK merupakan bagian integral dari sistem pendidikan di sekolah. Tujuan utamanya adalah membantu dan mengembangkan potensi yang dimiliki siswa.

Fungsi ruang dan guru BK di sekolah tidak hanya menghadapi siswa bermasalah, tetapi juga harus mampu mendorong pertumbuhan pribadi, sosial, akademik, hingga karier siswa.

Biasanya, bimbingan dan konseling memiliki program yang menyesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Berikut beberapa hal yang wajib diperhatikan dalam menjaga ruang BK di sekolah agar nyaman dan aman untuk siswa.

1. Desain Ruang yang Nyaman

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah desain ruang yang nyaman dan fungsional. Penggunaan meja dan kursi ergonomis, pencahayaan cukup, serta sirkulasi udara harus diperhatikan dengan baik.

Ruangan yang nyaman akan membuat siswa lebih rileks dan tenang saat melakukan bimbingan dengan guru BK.

2. Memastikan Privasi dan Keamanan

Agar ruangan nyaman dan aman, sekolah wajib memastikan privasi dan keamanan terjaga. Privasi merupakan aspek krusial dalam layanan BK.

Sebaiknya, gunakan partisi atau tirai untuk memisahkan area konseling dari lalu lintas orang. Jika memungkinkan, ruangan sebaiknya memiliki pintu yang dapat ditutup untuk mencegah gangguan dari luar.

3. Menyediakan Perlengkapan Pendukung

Alat bantu seperti buku referensi, formulir konseling, atau media kreatif (seperti kertas gambar atau alat peraga) dapat memudahkan proses konseling. Perlengkapan ini harus diperbarui secara berkala agar tetap relevan dengan kebutuhan siswa.

4. Membuat Suasana Ramah dan Hangat

Dekorasi sederhana seperti poster motivasi, tanaman hias, atau warna cat ruangan yang menenangkan dapat menciptakan atmosfer positif. Hindari kesan kaku atau formal berlebihan agar siswa tidak merasa tertekan.

Baca juga: Mengenal Asas-asas Bimbingan Konseling di Sekolah (BK)

Dengan menerapkan cara menjaga ruang BK di sekolah secara konsisten, layanan bimbingan dan konseling akan lebih efektif. Ruang yang nyaman dan aman tidak hanya mendukung proses konseling, tetapi juga membangun kepercayaan siswa. (WWN)