Konten dari Pengguna

Cara Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah yang Elegan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menjawab pertanyaan kapan nikah. Sumber: Pexels/Leeloo The First
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menjawab pertanyaan kapan nikah. Sumber: Pexels/Leeloo The First

Berkumpul bersama keluarga besar adalah salah satu hal yang dilakukan saat Idulfitri. Salah satu pertanyaan yang kerap muncul pada momen ini adalah kapan nikah. Ketahui cara menjawab pertanyaan kapan nikah yang elegan.

Hindari merasa terintimidasi atau kesal pada si penanya. Sebisa mungkin hindari juga konfrontasi karena dapat membuat suasana kumpul keluarga menjadi tidak nyaman.

Cara Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah

Ilustrasi cara menjawab pertanyaan kapan nikah. Sumber: Pexels/Esther Huynh Bich

Pernikahan adalah sunah kauniyah di antara sunah-sunah kehidupan. Hal itu tertulis dalam buku Adab Kehidupan Berumah Tangga Sesuai Al-Qur’an dan As-Sunnah, Syaikh Khalid Abd Ar-Rahman Al-'ak, (2019:3).

Memang sebaiknya jika sudah cukup secara umur, siap mental maupun material, pernikahan sebaiknya diusahakan. Namun, pada kenyataannya mendapatkan jodoh bukan hal yang mudah.

Saat momen Lebaran, pertanyaan kapan nikah akan selalu muncul. Pertanyaan ini tidak hanya diajukan oleh generasi tua, tetapi kadang teman sebaya yang sudah menikah lebih dulu.

Ketika mendapatkan pertanyaan ini sebaiknya tanggapi dengan biasa saja. Tidak usah terbawa emosi dan merasa tersindir. Jawab pertanyaan tersebut dengan elegan tanpa perlu marah-marah.

Berikut ini cara menjawab pertanyaan kapan nikah yang bisa dipraktikkan saat Lebaran nanti.

Jawaban Bercanda

Bagi pribadi yang gemar bercanda, cobalah untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan kalimat candaan. Pastikan juga menjawabnya sembari tersenyum atau tertawa.

Contoh:

  • Lho, Lebaran kan KUA libur. Nanti nikahnya nunggu KUA buka.

  • Belum tau nih. Masih mager dan mau rebahan dulu.

  • Kalau nggak Sabtu ya Minggu. Siapin amplopnya dulu aja.

Jawaban Bijak dan Filosofis

Terkadang ada orangtua yang susah diajak bercanda. Jika bertemu dengan mereka, keluarkan saja jawaban yang filosofis.

Contoh:

  • Menikah kan untuk sekali seumur hidup, saya tidak ingin terburu-buru dan salah pilih pasangan.

  • Katanya nikah nggak cukup modal cinta. Ini saya masih berusaha menyiapkan materi juga supaya nanti anak-anak tidak cuma makan cinta.

Jawaban Jujur

Bagi yang belum mempunyai pacar atau calon pasangan, tak ada salahnya menjawab pertanyaan tersebut dengan jujur. Jangan lupa juga untuk minta didoakan.

  • Jodohnya belum kelihatan hilalnya, nih. Mohon doanya ya semoga dia cepat muncul dan menemukanku.

  • Masih nabung dulu. Kan biaya nikah, biaya lahiran, dan biaya sekolah anak mahal. Mohon doanya aja semoga dilancarkan semuanya.

Membalikkan Pertanyaan

Apabila bertemu dengan orang yang menyebalkan, sebaiknya jawab pertanyaan mereka dengan pertanyaan baru. Namun pastikan gestur tubuh tidak terlihat sebal dan jawab dengan senyum lebar.

  • Emang mau nyumbang berapa sih kok tanya terus kapan nikahnya? Apa mau bantuin bayar gedung?

  • Saya masih sibuk menikmati hidup nih. Atau kamu punya calon untuk dikenalin ke saya? Tapi standar saya tinggi nih!

Baca juga: Jalani Ramadan dengan Semangat Terus Jadi Baik bersama kumparan

Tidak semua orang bertanya kapan nikah karena mereka kepo. Banyak juga yang tidak tahu caranya berbasa-basi atau memang ingin mendoakan seseorang. Oleh karena itu, sebaiknya cara menjawab pertanyaan kapan nikah dilakukan dengan santai dan elegan. (SASH)