Konten dari Pengguna

Cara Menyampaikan Awal Berita Menggunakan Semaphore pada Kegiatan Pramuka

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menyampaikan Awal Berita Menggunakan Semaphore   Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menyampaikan Awal Berita Menggunakan Semaphore Foto:Unsplash

Salah satu materi praktek yang diajarkan dalam organisasi kepramukaan adalah Semaphore. Jelaskan cara untuk menyampaikan awal berita menggunakan Semaphore! Simak penjelasannya dalam kegiatan Pramuka melalui artikel berikut ini.

Semaphore dan Morse merupakan cara menyampaikan isyarat berita dalam gerakan Pramuka. Perbedaan Semaphore dan Morse dijelaskan dalam Buku Panduan Pramuka Penggalang yang disusun oleh Agus S. Dani, Budi Anwari (2015:127). Berdasarkan buku tersebut, jika dalam Morse kode disampaikan dengan alat senter atau peluit, maka pada Semaphore digunakan bendera berukuran 40 x 40 cm dengan tongkat pegangan sepanjang 50 cm.

Cara Menyampaikan Awal Berita Menggunakan Semaphore

Cara Menyampaikan Awal Berita Menggunakan Semaphore Foto:Unsplash

Bendera yang digunakan pada Semaphore umumnya memiliki warna merah dan kuning bersilangan. Setelah mempelajari metode 8 Penjuru Mata Angin dalam gerakan bendera, anggota kepanduan juga harus mengetahui cara untuk menyampaikan awal berita menggunakan Semaphore. Hal tersebut untuk menyatakan kesiapan baik dari sisi pengirim maupun penerima isyarat Semaphore.

Cara Menyampaikan Awal Berita Menggunakan Semaphore

Jelaskan Cara Menyampaikan Awal Berita Menggunakan Semaphore! Foto:Unsplash

Berikut adalah cara untuk menyampaikan awal berita menggunakan Semaphore,

  1. Pengirim dan penerima isyarat Semaphore saling berhadapan dengan memegang bendera Semaphore.

  2. Sikap tubuh tegak dengan kaki agak terbuka. Posisi bendera disilangkan di bawah tubuh (posisi siap atau tutup).

  3. Untuk menyampaikan awal berita, pengirim memberikan isyarat Tanda Perhatian berupa huruf R-Tutup atau U-R secara berulang-ulang.

  4. Jika penerima telah siap, penerima mengirimkan huruf K, sedangkan jika belum siap penerima mengirim huruf Q.

  5. Setelah penerima siap, pengirim mulai mengirimkan berita atau pesan huruf demi huruf. Setiap satu kata ditutup dengan posisi tutup.

  6. Apabila penerima dapat membaca pesan dengan baik, maka akan dikirimkan isyarat huruf C. Sedangkan jika pesan tidak dapat diterima dengan baik, maka pengirim mengirimkan isyarat huruf I-M-I. Pengirim juga akan mengulangi mengirimkan kata terakhir yang tidak dipahami penerima.

  7. Apabila terdapat kesalahan, pengirim akan mengirimkan isyarat Tanda Salah atau mengirimkan huruf E-Tutup delapan kali kemudian mengulang mengirim kata yang benar.

  8. Jika semua pesan telah disampaikan, pengirim mengirimkan huruf A-R, dan penerima membalasnya dengan huruf R jika telah dapat menerima semua pesan.

Jelaskan cara untuk menyampaikan awal berita menggunakan Semaphore! Untuk menunjukkan kesiapan dalam memulai berkirim pesan, maka baik pengirim maupun penerima saling mengirim isyarat.(DK)