Konten dari Pengguna

Cara Penulisan Angka dan Nilai Mata Uang yang Benar sesuai PUEBI

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara penulisan angka dan nilai mata uang yang benar. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Cara penulisan angka dan nilai mata uang yang benar. Sumber: pexels.com

Hingga sekarang ini, masih banyak masyarakat Indonesia yang melakukan kesalahan saat menulis harga atau nilai mata uang dalam bentuk angka. Padahal sebenarnya cara penulisan angka dan nilai mata uang yang benar telah dijelaskan dalam PUEBI.

Sayangnya, tak banyak orang yang mengakses informasi tersebut. Akibatnya, penulisan nilai mata uang ini masih sering mengalami kesalahan. Lantas, bagaimana cara penulisan yang benar?

Cara Penulisan Angka dan Nilai Mata Uang yang Benar

Cara penulisan angka dan nilai mata uang yang benar. Sumber: pexels.com

Berikut ini adalah tata cara penulisan angka dan nilai mata uang yang benar dikutip dari buku Target Menguasai 100% Semua Mata Pelajaran SD Kelas 4, Tim Guru Indonesia (2011:426).

1. Ditulis dengan Awalan Kapital

Jadi, penulisan rupiah dengan simbol yang benar adalah menggunakan kapital hanya pada huruf awalnya saja. Artinya, penulisan rupiah yang benar adalah ‘Rp’, bukan ‘rp’ ataupun ‘RP’.

2. Tanpa Tanda Titik

Selanjutnya, penulisan rupiah juga tidak diikuti dengan tanda titik setelah akronim. Jadi, penulisan yang benar sesuai PUEBI adalah Rp50.000, tanpa ditambahkan tanda baca titik, seperti “Rp.100.000’.

3. Tidak Ada Tanda Spasi

Kesalahan yang satu ini relatif sering terjadi dan dilakukan masyarakat Indonesia. Jadi, penulisan nilai mata uang yang tepat adalah tidak menggunakan tanda spasi di antara akronim dan nominalnya. Contoh penulisan yang benar, yaitu Rp50.000, bukan ‘Rp 50.000’.

4. Menggunakan Tanda Titik untuk RIbuan hingga Triliun

Terakhir, penggunaan tanda titik bisa digunakan sesuai dengan nominal satuan mata uang rupiah yang ingin ditulis. Contohnya seperti satuan ribuan, jutaan, miliar, hingga triliun. Contohnya seperti Rp1.000, Rp100.000, Rp1.000.000, dan seterusnya.

Baca Juga: Format Penulisan Amplop Surat Pengunduran Diri dan Contoh Isinya

Itu dia cara penulisan angka dan nilai mata uang yang benar sesuai PUEBI untuk disimak. Selain menggunakan angka, biasanya penulisan harga juga kerap dicantumkan dengan huruf.

Adapun untuk penulisan harga dengan huruf, tidak perlu menggunakan tanda ‘Rp’. Jadi, hanya perlu menuliskan ejaan mata uangnya, yakni rupiah setelah nominal harga ditulis.

Tak hanya itu, penulisan harga juga tidak boleh mengkombinasikan angka dengan huruf, seperti Rp5 juta rupiah. Adapun penulisan yang benar adalah lima juta rupiah. Akan tetapi, ketentuan ini memiliki pengecualian jika dilakukan pada dokumen resmi.

Semoga informasi seputar penulisan angka dan nilai mata uang di atas dapat bermanfaat, ya. (Anne)