Cara Wudhu di Pesawat agar Tetap Bisa Salat

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara wudhu di pesawat untuk melaksanakan salat adalah melakukan tayamum. Tayamum merupakan bentuk keringanan dalam ajaran Islam untuk orang-orang yang tidak dapat melakukan wudu, baik itu karena tidak ada air atau sedang tidak dapat menggunakan air.
Namun, beberapa orang kerap keliru dalam memahami konsep “tidak ada air”. Tayamum hanya boleh dilakukan jika seorang muslim sudah berusaha mencari air, tetapi tidak menemukannya sama sekali.
Cara Wudhu di Pesawat untuk Salat
Cara wudhu di pesawat agar tetap bisa melaksanakan salat adalah melakukan tayamum. Tayamum merupakan suatu keringanan bagi umat muslim yang sedang tidak dapat melakukan wudu secara sempurna.
Dikutip dari buku berjudul Buku Pintar Shalat, al-Mahfani (2008:21), tayamum adalah keringanan yang diberikan kepada orang-orang yang tidak mendapatkan air atau untuk orang yang tidak bisa menggunakan air karena uzur tertentu yang dapat membahayakan jika dirinya menggunakan air.
Seseorang yang ada di pesawat boleh melakukan tayamum ketika sudah masuk waktu salat dan khawatir akan tertinggal waktu salat jika tidak segera menunaikannya. Kebanyakan pesawat yang ada hanya memiliki jumlah air terbatas.
Kondisi itu membuat umat muslim sering kali tidak bisa wudu di pesawat. Oleh karena itu, bersuci dengan menggunakan debu (tayamum) dapat menjadi pilihan.
Mengutip dari buku berjudul Buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslimah, Maksum (2012: 20), berikut adalah tata cara tayamum dalam ajaran Islam.
Membaca basmalah saat akan bertayamum.
Membaca niat sambil meletakkan kedua telapak tangan di atas debu, untuk kemudian diusapkan ke wajah. Lakukan niat tayamum, yaitu nawaitut tayamuma li istibaahatish shalati fardlal lillaahi ta’aalaa.
Mengusap muka dengan debu sebanyak dua kali usapan.
Mengusap kedua tangan sampai siku-siku dengan debu sebanyak dua kali usapan, seraya mendahulukan tangan kanan daripada tangan kiri.
Syarat Tayamum dalam Ajaran Islam
Umat muslim memang boleh melakukan tayamum di pesawat jika di pesawat tersebut tidak memiliki air suci yang cukup untuk berwudu. Selain itu, orang yang sedang sakit sehingga tidak boleh terkena air pun boleh melakukan tayamum.
Guna mengetahui faktor lain yang membuat seorang muslim boleh tayamum, pemeluk agama Islam perlu mengenal syarat tayamum. Mengutip dari buku yang sama, Maksu (2012: 19), berikut adalah syarat tayamum.
Tidak ada atau tidak menemukan air. Tayamum boleh dilakukan pada kondisi tersebut dengan syarat sudah berusaha untuk mencarinya, tetapi tetap tidak menemukan.
Berhalangan menggunakan air dalam bersuci. Misalnya, karena menderita sebuah penyakit. Jika terkena air, akan menyebabkan penyakit tersebut akan bertambah parah.
Sudah masuk waktu salat.
Menggunakan debu yang suci.
Baca juga: Bacaan Doa Wudhu dan Setelah Wudhu Arab, Latin, dan Artinya
Jadi, jelas bahwa cara wudhu di pesawat agar tetap bisa salat adalah melakukan tayamum. Tayamum merupakan bersuci dengan menggunakan debu dan hanya melibatkan wajah serta tangan. Wallahu a’lam bishawab. (AA)
