Cerminan Perbedaan dalam Keanekaragaman Hayati

Konten dari Pengguna
10 Maret 2023 19:15
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Keanekaragaman hayati tercermin dalam perbedaan, sumber foto (Vishwasa Navada) by unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Keanekaragaman hayati tercermin dalam perbedaan, sumber foto (Vishwasa Navada) by unsplash.com
Keanekaragaman hayati tercermin dalam perbedaan warna, bentuk, ukuran, dan jumlahnya. Hayati itu sendiri merupakan istilah yang dipakai untuk menjelaskan tentang keanekaragaman sumber daya alam yang mencakup jumlah atau frekuensi dari gen, spesies, maupun ekosistem di suatu tempat.
Keanekaragaman mampu mencerminkan suatu kondisi yang bervariasi akibat adanya perbedaan bentuk, ukuran, tekstur maupun jumlah. Tidak sulit untuk menemukan keanekaragaman hayati di Indonesia karena negara ini memiliki hutan tropis yang luas dan terletak di sekitar garis khatulistiwa.
Tidak hanya itu, Indonesia juga merupakan negara kepulauan yang jumlah pulaunya mencapai ribuan. Agar lebih memahami cerminan perbedaan keragaman hayati, simak penjelasannya di artikel ini.

Keanekaragaman Hayati Tercermin dalam Perbedaan Warna dan Apa Saja?

Ilustrasi Keanekaragaman hayati tercermin dalam perbedaan, sumber foto (Chris Abney) by unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Keanekaragaman hayati tercermin dalam perbedaan, sumber foto (Chris Abney) by unsplash.com
Mengutip buku Keanekaragaman Hayati (Biodiversitas) oleh Akmal (2022), konsepkeanekragaman hayati dilandasi pada prinsip bahwa tidak ada makhluk hidup yang sama persis di dunia ini. Keanekaragaman hayati tercermin dalam perbedaan warna, bentuk, ukuran, dan jumlahnya. Adapun penjelasannya yakni sebagai berikut:

1. Perbedaan Warna

Keanekaragaman hayati tercermin melalui perbedaan warna. Contohnya seperti warna ikan cupang, bunga anggrek, bunga mawar, dan lain-lain.

2. Perbedaan Ukuran

Keanekaragaman hayati juga dicerminkan melalui perbedaan ukuran. Contohnya ukuran hiu, kura-kura, kadal, dan makhluk hidup lainnya yang bervariasi.

3. Perbedaan Bentuk

Perbedaan bentuk juga tercermin pada keanekaragaman hayati. Contohnya seperti bentuk kuda darat tidak akan sama dengan kuda laut.

4. Perbedaan Jumlah

Keanekaragaman hayati di sejumlah tempat memiliki perbedaan jumlah. Hal ini bisa disebabkan karena iklim, kondisi tanah, dan lain-lain.

5. Perbedaan Penampilan

Perbedaan penampilan pada keanekaragaman hayati dapat disebabkan oleh genetik atau ekosistem. Hal ini juga mencakup sifat maupun teksturnya.

Tingkatan Keanekaragaman Hayati

Tingkatan keanekaragaman hayati terbagi menjadi tiga jenis, di antaranya sebagai berikut:

1. Keanekaragaman Tingkat Gen

Keanekaragaman tingkat gen disebabkan oleh struktur gen dalam spesies makhluk hidup. Jika susunannya berbeda, maka penampakannya juga akan berbeda, baik dalam satu sifat ataupun keseluruhan.

2. Keanekaragaman Tingkat Spesies

Keanekaragaman pada tingkat spesies bisa dijumpai pada komunitas makhluk hidup dalam genus yang sama di suatu tempat. Semakin jauh dari kehidupan manusia, maka tingkat keanekaragaman spesiesnya akan semakin tinggi.

3. Keanekaragaman Tingkat Ekosistem

Keanekaragaman ekosistem berkaitan kekayaan pada tipe habitat. Contohnya yakni Pulau Jawa mempunyai berbagai ekosistem, seperti ekosistem mangrove, lautan pasir, padang rumput danau, hutan, dan lain-lain.
Faktor yang menyebabkan Indonesia memiliki keanekaragaman hayati sangat tinggi adalah terletak di kawasan tropis yang dilalui garis khatulistiwa. (DLA)