Ciri-Ciri dan Bentuk Paguyuban menurut Ferdinand Tonnies

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan adanya interaksi dengan manusia lainnya. Interaksi tersebut menciptakan kelompok sosial. Seorang Sosiolog, Ferdinand Tonnies membagi kelompok sosial menjadi paguyuban dan patembayan. Menurut Ferdinand Tonnies ciri-ciri paguyuban adalah salah satunya intim.
Tonnies juga membagi paguyuban menjadi beberapa bentuk. Apa saja bentuknya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Baca juga: Contoh Kelompok Sosial, Pengertian, dan Tipe-tipenya
Ciri-ciri dan Bentuk Paguyuban menurut Ferdinand Tonnies yang Wajib Kamu Tahu!
Dikutip dari Sosiologi untuk SMA dan MA Kelas XI yang disusun oleh Maryati dan Suryawati (2001), berdasarkan hubungan sosial dan tujuan, kelompok sosial dibedakan menjadi kelompok primer dan sekunder. Sedangkan dalam konteks Indonesia, kelompok primer dan sekunder tercermin dalam paguyuban (gemeinschaft) dan patembayan (gesellschaft).
Paguyuban adalah bentuk kehidupan bersama yang para anggotanya memiliki hubungan batin yang kuat, sifatnya alamiah dan kekal. Contohnya adalah hubungan dalam keluarga, kelompok kekerabatan, dan hubungan dengan tetangga pada masyarakat tradisional atau pedesaan.
Menurut Ferdinand Tonnies ciri-ciri paguyuban adalah:
Intim, merupakan hubungan yang menyeluruh dan mesra.
Privat, merupakan hubungan yang sifatnya pribadi atau khusus untuk orang-orang tertentu saja.
Eksklusif, merupakan hubungan yang hanya untuk kelompoknya sendiri dan bukan untuk orang di luar kelompoknya.
Bentuk Paguyuban
Paguyuban atau gemeinschaft dibagi lagi menjadi 3 bentuk berikut:
Paguyuban karena adanya ikatan darah atau keturunan.
Paguyuban karena faktor tempat tinggal. Merupakan paguyuban yang terdiri dari orang-orang yang tinggal di tempat yang berdekatan sehingga bisa saling tolong menolong. Contohnya seperti rukun tetangga dan rukun warga.
Paguyuban karena jiwa dan pikiran. Merupakan paguyuban yang para anggotanya mempunyai jiwa serta ideologi yang sama.
Patembayan
Patembayan atau gesellschaft adalah bentuk kehidupan bersama yang para anggotanya memiliki ikatan lahir yang sifatnya pokok tetapi dalam jangka waktu pendek. Struktur patembayan mekanis atau seperti mesin yang setiap komponennya memiliki fungsi dan kegunaan tersendiri.
Masyarakat patembayan mengutamakan berlangsungnya hubungan perjanjian atau kontrak yang memiliki tujuan tertentu dan sifatnya rasional. Contoh patembayan adalah organisasi politik atau hubungan pada dunia industri.
Demikian penjelasan tentang bentuk dan ciri-ciri paguyuban menurut Ferdinand Tonnies. Paguyuban dan patembayan sama-sama kelompok masyarakat yang hidup bersama, bedanya paguyuban berlangsung selamanya dan patembayan hanya sementara. (KRIS)
