Ciri-Ciri Paragraf Eksposisi beserta Contohnya dalam Pelajaran Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, teks eksposisi adalah salah satu teks nonfiksi yang menjelaskan tentang suatu informasi berdasarkan fakta sebenarnya. Sebelum membuat teks ini, Anda perlu mengetahui ciri-ciri teks eksposisi beserta contohnya yang mudah dimengerti.
Informasi atau data yang disampaikan dalam teks eksposisi cenderung singkat, jelas, dan akurat. Informasi tersebut harus meliputi 5W+1H, atau apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana yang mengacu pada fakta sebenarnya.
Informasi atau fakta yang terdapat pada teks eksposisi harus dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya oleh penulis. Untuk memahami lebih jelas, simak pembahasan berikut.
Pengertian Eksposisi
Istilah eksposisi berasal dari kata "ekspos" yang artinya memberikan dengan analisis atau penjelasan. Secara harfiah, teks eksposisi adalah karangan yang mengandung sejumlah informasi dan pengetahuan yang disajikan secara singkat, padat, dan akurat.
Dikutip dari Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) oleh Trian Pamungkas (2020: 25), ada beberapa pengertian teks eksposisi menurut para ahli, di antaranya:
Menurut Semi (2007), eksposisi adalah tulisan yang bertujuan memberikan informasi, menjelaskan, dan menjawab pertanyaan apa, mengapa, kapan, dan bagaimana.
Menurut Keraf (1984), eksposisi adalah salah satu bentuk tulisan atau retorika yang berusaha untuk menerangkan dan menguraikan suatu pokok pikiran, yang dapat memperluas pandangan atau pengetahuan seseorang yang membacanya.
Menurut Alwasilah (2007), eksposisi adalah tulisan yang tujuan utamanya mengklarifikasi, menjelaskan, mendidik, dan mengevaluasi sebuah persoalan.
Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa teks eksposisi adalah teks yang menjelaskan pendapat, gagasan, keyakinan, dan informasi untuk menambah ilmu pengetahuan pembaca. Teks ini bersifat ilmiah atau nonfiksi.
Tujuan Teks Eksposisi
Teks eksposisi memiliki tujuan yang menjadi latar belakang pengarang untuk menulis teks tersebut. Dikutip dari CCM Cara Cepat Menguasai Bahasa Indonesia SMA/MA oleh Tomi Rianto (2019: 15), berikut adalah beberapa tujuan dari penulisan teks eksposisi.
Memberitahukan secara jelas kepada pembaca, sehingga tidak terjadi perbedaan penerimaan kepada setiap pembaca atau setidaknya mengurangi perbedaan penerimaan informasi yang ada.
Membuat pembaca tertarik untuk terus membaca karangan tersebut.
Memaparkan atau menjelaskan informasi tertentu, sehingga pengetahuan para pembaca bertambah.
Menjelaskan pendapat dan gagasan sesuai fakta, sehingga mampu menjawab pertanyaan yang dipaparkan dalam teks eksposisi.
Ciri-Ciri Paragraf Eksposisi
Teks eksposisi memiliki ciri-ciri tertentu yang membuatnya berbeda dengan jenis tulisan lainnya. Mengutip buku Top No. 1 SKL UN SMA IPA 2017 oleh Tim Guru Indonesia (2016: 57), ciri-ciri paragraf eksposisi yaitu sebagai berikut:
Gaya penulisan bersifat informatif.
Menggunakan bahasa baku.
Penyampaian teks yang lugas.
Bersifat objektif.
Berisi informasi atau data.
Tulisan tidak memihak atau tidak memaksakan kehendak sendiri ke dalam kalimat.
Berisi data yang akurat sebagai fakta pendukung.
Fakta dalam kalimat digunakan sebagai kontribusi.
Struktur Teks Eksposisi
Agar bisa menulis teks eksposisi pada pelajaran Bahasa Indonesia, Anda juga perlu mengetahui strukturnya. Adapun struktur paragraf eksposisi adalah sebagai berikut:
1. Pendahuluan atau Tesis
Struktur paragraf eksposisi yang pertama adalah pendahuluan atau thesis. Pada bagian ini, penulis menyampaikan inti informasi yang akan disampaikan.
2. Penjelasan atau Argumentasi
Penjelasan atau argumentasi adalah bagian paragraf yang menjabarkan latar belakang dari pemilihan gagasan utama yang didasarkan pada fakta atau data sebagaimana adanya.
3. Penegasan Ulang atau Simpulan
Struktur ketiga teks eksposisi yaitu penegasan ulang. Struktur ini merupakan struktur penutup teks eksposisi. Di bagian ini penulis menuliskan kembali simpulan secara singkat dan jelas.
Baca Juga: 3 Contoh Argumen pada Teks Eksposisi
Contoh Teks Tentang Korban Kekerasan
Agar lebih paham dengan cara membuat teks eksposisi, berikut adalah contoh teks eksposisi yang bisa dijadikan referensi.
Wanita Sebagai Korban Kekerasan
Tesis: Di tahun 2020, Komnas Perempuan telah mencatat setidaknya ada 299.911 kasus kekerasan yang ada di Tanah Air. Angka tersebut setidaknya telah menurun secara signifikan jika dibandingkan dengan tahun lalu yang tercatat 431.471 kasus.
Argumen: Berbagai teori dikemukakan untuk mengungkap misteri terkait segitiga bermuda.
Penegasan Ulang: Walaupun jumlahnya menurun, jumlah kasus kekerasan pada perempuan di tahun 2020 masih terbilang memprihatinkan.
Dari contoh di atas, dapat diketahui bahwa paragraf eksposisi mengacu pada fakta dan data. Dalam teks ini tidak terdapat argumentasi personal atau pendapat pribadi dari penulis yang sifatnya subjektif atau memihak pihak tertentu.
(DLA & SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan teks eksposisi?

Apa yang dimaksud dengan teks eksposisi?
Teks eksposisi adalah karangan yang mengandung sejumlah informasi dan pengetahuan yang disajikan secara singkat, padat, dan akurat.
Apa tujuan teks eksposisi?

Apa tujuan teks eksposisi?
Salah satunya memberitahukan secara jelas kepada pembaca sehingga tidak terjadi perbedaan penerimaan kepada setiap pembaca atau setidaknya mengurangi perbedaan penerimaan informasi yang ada.
Informasi apa yang harus ada dalam teks eksposisi?

Informasi apa yang harus ada dalam teks eksposisi?
Informasi dalam teks eksposisi harus meliputi 5W+1H, atau apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana yang mengacu pada fakta sebenarnya.
