Ciri-Ciri Umum Drama, Pengertian, dan Karakteristiknya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Drama adalah salah satu karya sastra yang digemari oleh sebagian masyarakat. Sama seperti karya sastra lainnya, drama juga memiliki beberapa ciri tertentu. Bagaimana ciri-ciri umum drama?
Drama sering mengangkat cerita tentang kehidupan sehari-hari. Inilah salah satu alasan banyak orang yang menikmati menonton pertunjukan drama.
Bagaimana Ciri-Ciri Umum Drama?
Dikutip dari Evaluasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Rahmawati dan Huda (2022:179), istilah drama berasal dari bahasa Yunani, draomai yang berarti perbuatan, tindakan, atau aksi. Adapun pengertian drama menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut.
Moulton: Drama merupakan hidup yang dilukiskan dengan gerak, menyaksikan kehidupan manusia yang diekspresikan secara langsung.
Sudjiman: Drama merupakan karya sastra yang bertujuan menggambarkan kehidupan dengan mengemukakan tikaian dan emosi lewat lakuan dan dialog.
W. S. Rendra: Drama atau sandiwara merupakan pikiran atau perasaan orang dengan mempergunakan laku jasmani dan ucapan kata-kata.
Lantas, bagaimana ciri-ciri umum drama? Berikut beberapa ciri umum drama.
1. Terdapat Pemeran Drama
Pemeran adalah orang yang melakoni drama tersebut. Pemeran bertugas untuk menghidupkan cerita, melakukan dialog, dan adegan.
2. Didominasi dengan Dialog
Semua yang tertulis dalam naskah drama akan ditampilkan oleh aktor atau pemeran drama. Dialog dalam drama disampaikan secara lisan.
3. Ada Adegan
Babak dan adegan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dari drama.
4. Ada Panggung Pementasan
Suatu drama akan dibawakan di atas panggung pementasan. Di panggung inilah semua aktor akan melakukan semua adegan dalam drama.
5. Ada Properti Pendukung
Selain panggung, drama juga membutuhkan berbagai properti pendukung. Properti ini akan memperkuat suasana dan alur yang dipentaskan.
Karakteristik Drama
Jika dibandingkan dengan jenis karya sastra lainnya, drama memiliki karakteristik yang berbeda. Berikut beberapa di antaranya.
Drama dibawakan dalam bentuk monolog atau dialog. Monolog adalah narasi yang disampaikan oleh satu tokoh dan tidak ada balasan dari tokoh lain. Sedangkan dialog adalah percakapan yang melibatkan lebih dari satu tokoh.
Drama dipentaskan melalui tokoh. Tokoh yang dimaksud bisa manusia, wayang, boneka, dan lainnya.
Drama memiliki konflik yang menjadi unsur pembangun penting dalam cerita.
Drama ditampilkan dengan memperhatikan tata letak panggung. Tata panggung dibuat sedemikian rupa dan mengandung makna simbolis. Semua hal yang ada di atas panggung harus sesuai dengan naskah drama tersebut.
Drama ditampilkan untuk menghibur penonton sekaligus menyampaikan pesan.
Baca juga: Struktur dalam Penulisan Naskah Drama Bahasa Indonesia
Bagaimana ciri-ciri umum drama? Beberapa ciri umum drama adalah terdapat pemeran, didominasi oleh dialog, dan ada adegan yang ditampilkan. (KRIS)
