Konten dari Pengguna

Ciri Nabi Khidir dan Kisahnya dalam AlQuran

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 6 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kisah nabi Khidir dalam Al-Qur'an. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kisah nabi Khidir dalam Al-Qur'an. Foto: Unsplash.com

Nabi Khidir dikenal sebagai salah satu Nabi utusan Allah yang diceritakan dalam berbagai ayat Al-Qur'an maupun hadis sahih. Seperti Nabi lainnya, Nabi Khidir dinilai memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan umat manusia pada umumnya.

Ada banyak kisah beliau yang dapat dijadikan teladan. Bahkan, Nabi Khidir dipercaya masih hidup hingga kini. Lantas, siapakah Nabi Khidir itu? Berikut ini ciri Nabi Khidir lengkap dengan kisahnya yang dibahas dalam ayat Al-Qur'an.

Siapakah Nabi Khidir AS?

Ilustrasi perjalanan hijrah. Foto: Unsplash.com

Menyadur dari buku Kisah dan Misteri Nabi Khidir: Menyingkap Rahasia Sang Nabi Miterius yang Hingga Kini Masih Hidup oleh Heri Kurniawan Tadjid, Al-Khidir merupakan seorang nabi yang kisahnya dituangkan dalam Al-Qur'an surah Al Kahfi ayat 60-82.

Menurut sumber yang sama, ‘Khidir’ merupakan nama gelar. Akan tetapi, sebagian orang lainnya justru menyebut ‘Khidir’ sebagai nama julukan (laqab).

Keberadaan Nabi Khidir hingga kini pun masih menjadi misteri. Kendati demikian, banyak muslim yang mempercayai bahwa Nabi Khidir masih hidup sampai sekarang. Hal itu didasarkan pada pendapat yang menyebutkan bahwa beliau memperoleh amanat dari Allah SWT untuk mengajarkan ilmu hikmah kepada para wali.

Dalam kitab karya Syeikh Muhammad bin Ahmad dijelaskan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

"Ada seorang anak dari Sam bin Nuh as telah meminum air kehidupan, lalu ia bisa hidup dengan lama. Maka, pergilah Raja Zulkarnain dan Nabi Khidir untuk meminum air kehidupan tersebut. Hanya saja, yang berhasil menemukan air tersebut adalah Nabi Khidir, dan Raja Zulkarnain tidak berhasil."

Selain Nabi Khidir, ada tiga orang nabi lainnya yang diyakini masih hidup hingga saat ini. Ketiga nabi tersebut antara lain Nabi Idris AS, Nabi Ilyas AS, dan Nabi Isa AS.

Apa Keistimewaan Nabi Khidir?

Ilustrasi salah satu keistimewaan Nabi Khidir yakni munculnya rerumputan di setiap tempat yang beliau pijak. Foto: Unsplash.com

Disadur dari buku Khidir AS: Nabi Misterius, Penguasa Samudra yang Berjalan Secepat Kilat karangan Mahmud Asy-Syafrowi, berikut lima keistimewaan Nabi Khidir AS:

Memiliki Ilmu Laduni

Berdasarkan kisah Nabi Khidir, beliau dikenal sebagai sosok yang dikaruniai ilmu laduni atau ilmu yang diberikan langsung dari Allah tanpa proses belajar, tanpa perantara guru maupun sebab apa pun. Dalam tradisi kaum sufi, beliau kerap disebut sebagai guru Ilmu Laduni. Hal itu juga dijelaskan dalam Al-Qur'an surah Al Kahfi ayat 65 yang artinya:

“….dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi kami.” (QS: Al Kahfi:65).

Setiap tempat yang beliau pijak berubah menjadi hijau

Menurut Ats-Tsa’labi dalam kitab Al-’Araais, setiap tempat yang beliau pijak akan berubah menjadi hijau dan tumbuh rerumputan. Lebih dari itu, Nabi Khidir merupakan sosok yang mendatangkan kesejukan di mana pun beliau berada. Kehadirannya selalu menghadirkan kebaikan dan berkah bagi siapa pun.

Memiliki kemampuan berjalan secepat kilat

Nabi Khidir dipercaya memiliki kemampuan berjalan secepat kilat. Hal itu disebutkan dalam sebuah kisah bahwa beliau kerap melakukan salat di tempat yang berbeda, baik di daratan maupun di lautan.

Dapat berubah rupa

Keistimewaan lainnya yang dimiliki oleh Nabi Khidir, yakni dapat berubah rupa, bentuk hingga penampilan. Beliau bisa berwujud seorang pengemis, sebagai sosok orang kaya, dan berbagai rupa lainnya.

Wujud fisiknya tak dapat dilihat semua orang

Nabi Khidir merupakan sosok nabi yang tertutup. Hal itu sebagaimana yang dijelaskan dalam kitab Al-’Araais:

“Khidir menurut kumpulan pendapat-pendapat adalah nabi yang dipanjangkan umurnya yang tertutup dari pandangan-pandangan.”

Ciri-ciri Nabi Khidir dan Kisahnya dalam Ayat Al-Qur'an

Al-Qur'an merupakan kitab suci umat Islam yang paling utama sebagai sandaran hukum dan pedoman hidup bagi setiap muslim. Tak hanya itu, Al-Qur'an juga berisi kisah-kisah bermanfaat yang mengandung hikmah di dalamnya. Salah satu kandungannya adalah kisah Nabi Khidir yang dibahas dalam beberapa ayat Al-Qur'an.

Nabi Khidir adalah seorang Nabi yang hidup di zaman Nabi Musa AS. Beliau juga termasuk salah satu Nabi yang diceritakan kisahnya secara khusus dalam ayat Al-Qur'an.

Hal tersebut juga dijelaskan dalam buku berjudul Menutur Agama Dari Atas Mimbar yang disusun oleh Sehat Sultoni Dalimunthe (2017:51). Isi buku tersebut menjelaskan bahwa Nabi Khidir adalah Nabi yang disebutkan di dalam Al-Qur'an, tetapi tidak termasuk dalam 25 Nabi dan Rasul yang kita kenal.

Ilustrasi ciri Nabi Khidir dan kisahnya yang dituangkan di Al-Qur'an. Foto: Unsplash.com

Ayat Al-Qur'an yang menceritakan kisah Nabi Khidir, yakni surah Al Kahfi. Lebih rinci, dalam buku berjudul Panduan A-Z Memahami Al-Qur'an yang ditulis oleh Mokhtar Stork (2013: 254) dijelaskan bahwa nama Nabi Khidir tidak disebutkan secara jelas dalam Al-Qur'an. Namun, beliau disebutkan dalam hadis Nabi.

Adapun Surah Al Kahfi ayat 65 dianggap sebagai salah satu rujukan mengenai Nabi Khidir yang ada dalam Al-Qur'an. Berikut ini adalah ayat yang mengisahkan Nabi Khidir:

فَوَجَدَا عَبْدًا مِنْ عِبَادِنَا آتَيْنَاهُ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِنَا وَعَلَّمْنَاهُ مِنْ لَدُنَّا عِلْمًا

Artinya: Lalu mereka (Musa dan muridnya) bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami. (QS. Al-Kahfi: 65).

Tak hanya dalam ayat tersebut, kisah Nabi Khidir yang dipertemukan dengan Nabi Musa juga dipaparkan secara rinci dalam surah Al Kahfi ayat 66 sampai ayat 80.

Dalam surah tersebut Nabi Khidir diceritakan bertemu dengan Nabi Musa untuk memberinya ilmu yang bermanfaat. Tak hanya itu, kisah Nabi Khidir juga disebutkan dalam berbagai hadis, termasuk beberapa ciri Nabi Khidir.

Ilustrasi kisah Nabi Khidir yang disebutkan dalam Al-Qur'an. Foto: Unsplash.com

Salah satu cirinya yang disebutkan dalam buku berjudul Tafsir al-Munir Jilid 8: Aqidah, Syariah, Manhaj (Juz 15-16 aI-Israa' - Thaahaa) yang disusun oleh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili (2021:307) disebutkan bahwa Nabi Khidir memiliki sifat penyabar. Hal itu ditunjukkan dari kesabarannya menghadapi penduduk desa yang enggan menjamu kedatangannya di suatu desa.

Tak hanya itu, masih banyak ciri Nabi Khidir yang perlu dipelajari oleh setiap Muslim, antara lain:

  • Memiliki kesabaran dan ketekunan yang luar biasa

  • Jari jempolnya lunak dan tidak bertulang

  • Panjang tangannya lebih panjang sebelah

  • Jari telunjuk dan jari tengahnya sama panjang

  • Ketika berjalan di siang hari tidak berbayang

  • Ketika berjalan sering menggunakan tongkat

  • Sangat menyukai pakaian berwarna hijau

Nabi Khidir Anak Siapa?

Ilustrasi kitab. Foto: Unsplash.com

Dikutip dari buku Kisah dan Misteri Nabi Khidir: Menyingkap Rahasia Sang Nabi Miterius yang Hingga Kini Masih Hidup, ada pendapat yang membahas tentang identitas Nabi Khidir AS termasuk garis keturunan yang beliau miliki.

Menurut Ibn ‘Asakir, Khidir merupakan anak keturunan Adam. Pernyataan tersebut didukung dengan sebuah riwayat al-Daruquthni yang bersumber dari sahabat Ibn ‘Abbas. Abu Hatim al-Sijistani menyebut bahwa Khidir adalah anak Adam yang paling panjang umurnya. Adapun nama Khidir, yakni Khudrun Ibn Qabil Ibn Adam.

Akan tetapi, sebagian pendapat menyebutkan bahwa nama Khidir bernama Balya Ibnu Malkan Ibn Faligh Ibn ‘Abir Ibn Syalikh Ibn Arfakhsyaz Ibn Sam, putra Nabi Nuh dan memiliki gelar Abu al-Abbas.

Pendapat lain menyebutkan bahwa ayah Nabi Khidir adalah seorang Persia dan ibunya berasal dari Romawi. Nabi Khidir hidup pada masa Raja Afridun hingga akhirnya bertemu dengan Nabi Musa. Menurut Ibnu Katsir, terdapat banyak bukti yang menunjukkan bahwa Khidir mengalami masa kepemimpinan Fir’aun.

Kenapa Nabi Khidir Tidak Masuk dalam 25 Nabi dan Rasul?

Ilustrasi mempelajari nabi dan rasul. Foto: Unsplash.com

Di antara ke-25 nabi yang wajib diketahui oleh umat Islam, Nabi Khidir merupakan nabi yang tak termasuk di dalam daftar tersebut. Hal itu karena nama ‘Khidir’ tak disebutkan secara eksplisit di dalam Al-Qur'an.

Meski demikian, ada banyak nabi yang diutus oleh Allah SWT dan jumlahnya lebih dari 25 nabi dan rasul serta wajib diketahui umat Islam. Dalam sebuah riwayat, Abu Zar bertanya kepada Rasulullah SAW,

“Berapakah jumlah para nabi?” Rasulullah SAW pun menjawab “Mereka berjumlah 124.000 orang, sebanyak 315 dari mereka merupakan rasul.” (HR. Ahmad).

Berdasarkan hadis di atas, jumlah nabi dan rasul yang diutus Allah SWT lebih dari 25 yang wajib diketahui. Dengan demikian, Nabi Khidir bisa saja merupakan salah satu di antara jumlah keseluruhan nabi dan rasul tersebut. Wallahu a’lam bisshawab.

Itulah penjelasan tentag Nabi Khidir. Semoga dengan memahami kisah dan teladan beliau, hal ini dapat menjadikan kita umat yang semakin bertakwa kepada Allah SWT.

(DAP & ANM)