Ciri Sistem Kepercayaan yang Berlaku di Masyarakat dalam Kehidupan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejak dahulu, masyarakat sudah mengenal sistem kepercayaan. Meskipun sebagian dari sistem kepercayaan tersebut telah mengalami perubahan, namun pada umumnya masih mempunyai ciri yang sama. Ciri sistem kepercayaan yang berlaku di masyarakat adalah mengacu pada hal-hal transenden.
Apa maksud dari transenden itu? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Baca juga: Mengenal Sistem Kepercayaan Manusia pada Zaman Praaksara
Mengenal Ciri Sistem Kepercayaan yang Berlaku di Masyarakat
Menurut buku Teori Komunikasi Individu Hingga Massa Edisi Revisi oleh Morrisan (2021:97), Rokeach menyatakan bahwa setiap manusia memiliki sistem kepercayaan, sikap, dan nilai yang sangat terorganisasi yang membimbing tingkah laku atau sikap tindak manusia. Jadi, sistem kepercayaan adalah sesuatu yang bisa mempengaruhi perilaku manusia.
Telah disinggung di atas bahwa ciri sistem kepercayaan yang berlaku di masyarakat adalah mengacu pada hal-hal yang bersifat transenden, sekalipun sistem kepercayaan itu bisa berbeda satu sama lain. Transenden artinya hal-hal yang sudah di luar kemampuan manusia atau melampaui apa yang bisa dilihat dan dipahami.
Itulah mengapa masyarakat sering menyatakan bahwa ada banyak hal yang terjadi di dunia ini sudah diatur oleh sesuatu yang lebih tinggi dan kuat daripada manusia serta tidak bisa dijangkau oleh pikiran. Sebutan dari hal tersebut pun tergantung dari sistem kepercayaan masing-masing, seperti Tuhan, Dewa, dan lain-lain
Di sisi lain, ada juga kepercayaan yang tumbuh di masyarakat bahwa manusia diberi akal untuk berusaha. Dengan demikian, manusia bisa mengusahakan sesuatu sebaik mungkin sebelum akhirnya diserahkan kepada hal-hal yang bersifat transenden tersebut.
Saat ini terdapat sekelompok masyarakat yang berusaha untuk menjelaskan semua hal secara alamiah sehingga kepercayaan mereka akan hal-hal yang bersifat transenden pun menjadi berkurang.
Namun, hal tersebut masih sering menjadi perdebatan karena sekelompok masyarakat lainnya masih percaya bahwa ada banyak hal yang belum bisa dijelaskan atau digapai oleh akal manusia. Itulah sebabnya sistem kepercayaan yang mengacu terhadap hal transenden pun masih bertahan sampai sekarang.
Jadi, ciri sistem kepercayaan yang berlaku di masyarakat adalah mengacu pada hal-hal yang bersifat transenden. Ciri sistem kepercayaan itupun masih berlaku sampai sekarang. (LOV)
