Contoh Adaptasi Tumbuhan di Rawa dalam Pelajaran Biologi

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanah rawa merupakan salah satu jenis tanah yang memiliki keunikan tersendiri. Salah satu cirinya adalah kadar asam yang tinggi sehingga nutrisinya terbatas. Namun, perlu diketahui bahwa ada beberapa contoh adaptasi tumbuhan di rawa.
Pembahasan ini merupakan salah satu materi yang ada dalam pelajaran Biologi. Cara adaptasi merupakan cara atau kemampuan tumbuhan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan agar tetap bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.
3 Contoh Adaptasi Tumbuhan di Rawa dalam Pelajaran Biologi untuk Menambah Wawasan dan Pengetahuan
Dikutip dari buku Buku Ajar Mata Kuliah Ekologi Perairan karya Arif Mustofa dkk., (2023) tanah rawa merupakan peralihan antara daratan dan perairan, di mana dapat ditemukan berupa cekungan di beberapa bagian lembah sungai, tepi danau, serta muara sungai dan pulau delta.
Rawa tersebar pada dataran rendah, sedang, hingga tinggi. Lahan rawa yang tersebar di dataran sedang dan tinggi secara umum tidak luas. Secara ekologis ekosistem rawa menjadi tempat untuk pemijahan berbagai jenis ikan.
Selain itu, ada beberapa tumbuhan yang hidup di rawa dan bisa berkembang dengan baik karena mampu beradaptasi dengan lingkungan. Berikut ini adalah beberapa contoh adaptasi tumbuhan di rawa.
1. Gelam (Melaleuca cajuputi)
Gelam merupakan pohon yang biasa hidup di lahan rada dan bisa beradaptasi dengan baik meskipun tanah rawa cenderung memiliki tingkat asam yang tinggi dan kurang nutrisi. Ada beberapa mekanisme yang dilakukan oleh tanaman ini dalam beradaptasi dengan tanah rawa.
Pertama tanaman memiliki ketebalan daun yang berbeda dari tanaman lainnya sebagai respon dari tanah yang miskin hara. Penabalan daun ini juga berfungsi sebagai pertahanan diri.
Selain itu, tumbuhan ini juga melakukan pengelupasan kulit kayu. Hal ini merupakan bentuk adaptasi lainnya yang bertujuan untuk menyesuaikan dengan kondisi tanah dan air yang asam.
Tumbuhan ini juga mengembangkan proses simbiosis dengan kelompok semut. Semut tersebut mendapatkan hasil fotosintesis yang dilepaskan dari getah di batang pohon sementara itu semut tersebut akan memberikan nutrisi yang penting bagi pohon gelam tersebut dengan membuang kotorannya dan mati di sekitar tumbuhan tersebut.
2. Purun Tikus
Tanaman Purun Tikus merupakan jenis tanaman lainnya yang sangat mudah ditemui di rawa. Ada beberapa adaptasi yang dilakukan oleh tanaman ini untuk bertahan hidup. Salah satunya adalah daun mereduksi menjadi pelepah yang berbentuk buluh.
Daun ini seperti membran yang menyelubungi pangkal batang, kadang-kadang dengan helaian daun rudimenter, ujung daun tidak simetris. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi tanah yang miskin hara.
Tanaman ini juga mampu menyerap senyawa toksik terlarut dalam saluran air seperti Fe dan SO4. hal ini memudahkan tanaman untuk bertahan hidup di kondisi rawa yang tercemar sekalipun.
Baca juga: Alasan Tumbuhan Monokotil Tidak Mempunyai Kambium dan Tidak Alami Pertumbuhan
Itulah dua contoh adaptasi tumbuhan di rawa dalam pelajaran biologi yang bisa digunakan sebagai bahan untuk menambah wawasan dan pengetahuan. (WWN)
