Contoh Daftar Pustaka Buku dan Non Buku

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daftar pustaka atau bibliografi adalah daftar yang mencantumkan judul buku, nama pengarang, penerbit dan sebagainya yang ditempatkan pada bagian akhir suatu karangan atau buku dan disusun berdasarkan abjad.
Saat menulis sebuah karya ilmiah, kita diwajibkan untuk menulis daftar pustaka sebagai keterangan darimana informasi dirujuk. Penulisan daftar pustaka tentu tidak boleh asal-asalan, ada aturan yang harus kita perhatikan. Agar lebih memahami aturannya, berikut contoh daftar pustaka yang dapat kalian ikuti, terdiri dari kategori buku dan non buku.
Aturan Umum Daftar Pustaka
Daftar pustaka tidak perlu diberi nomor, dan diurut sesuai abjad (alfabetis).
Nama penulis tidak diikuti dengan gelar akademis.
Nama penulis dibalik. Namun jika ada dua penulis, nama penulis kedua tidak ikut dibalik.
Setiap bagian dipisahkan dengan tanda titik (.) bukan koma (,).
Judul buku ditulis miring, sementara judul artikel, skripsi/disertasi/tesis, atau makalah menggunakan tanda petik (“...”)
Daftar pustaka disajikan menggunakan jenis paragraf menggantung, dengan baris kedua menjorok tiga karakter.
Contoh Daftar Pustaka Kategori Buku
1. Bila ada satu penulis
Barthes, R. (2007). Membedah Mitos-Mitos Budaya Massa : Semiotika atau Sosiologi Tanda, Simbol dan Representasi. Bandung: Jalansutra.
2. Bila ada dua penulis
Wagner, L., dan Danny I.Y. (1997). Seksualitas di Pulau Batam. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
3. Bila ada tiga penulis
Sari, S., Zakir A., Muhammad B. (2010). Menjadi Ahli Akuntansi dalam 30 Menit. Surabaya: Buku Indah Jaya.
4. Bila lebih dari tiga penulis
Pushkin, A. dkk. (2016). Antologi Cerpen Rusia. Yogyakarta: Narasi.
atau bisa ditulis,
Pushkin, A. et al. (2016). Antologi Cerpen Rusia. Yogyakarta: Narasi.
Contoh Daftar Pustaka Kategori Non Buku
1. Skripsi/Tesis/Disertasi
Adiwijaya. 2005. “Pengaruh stereotip gender dan kebutuhan pada perempuan terhadap kebutuhan berkarir karyawan”. [tesis]. Surabaya: Program Studi Ilmu Pengembangan Sumber Daya Manusia, Program Pascasarjana Universitas Airlangga Surabaya.
2. Makalah
Astuti, P.A.A. (2010, Juni). “Periklanan: Ketika Media Lama Bertemu dengan Media Baru”. Makalah pada Konferensi Nasional Universitas Paramadina.
Parera, F. (1995, Mei). “Editor dalam Dunia Pernaskahan”. Makalah pada Kongres Perbukuan Nasional. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
3. Artikel dalam Majalah, Koran, atau Jurnal
Brown, C. (2017). “Arti Lelaki Sejati”. 13(1). Jakarta: National Geographic.
Khuza, M. (2013). “Problem Definisi Gender: Kajian atas Konsep Nature dan Nurture”. Kalimah: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, 11(1), 1-18.
4. Sumber Online
Mambrol, N. (2016). “Nancy Chodorow and Feminist Psychoanalysis”. Diambil dari https://literariness.org/2016/12/08/nancy-chodorow-and-feminist-psychoanalysis/ (akses 26 Oktober 2020)
Sudahkan daftar pustaka ditulis dengan benar? Yuk, cek lagi karya tulis Anda! (AG)
