Contoh dan Tujuan Pembuatan Periodisasi dalam Sejarah

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah adalah salah satu pelajaran yang wajib dipelajari. Ketika mempelajari sejarah, terdapat banyak istilah yang digunakan, misalnya periodisasi. Tujuan pembuatan periodisasi adalah untuk memudahkan orang-orang saat ingin mempelajari sejarah.
Dengan mempelajari sejarah, masyarakat bisa mengetahui bagaimana dan apa yang terjadi pada masa lampau. Oleh karena itu, sejarah sangat penting untuk dipelajari.
Pengertian dan Tujuan Pembuatan Periodisasi dalam Sejarah
Dikutip dari Sejarah untuk Kelas 1 SMA, Mustopo (2005:10-11), periodisasi merupakan pembagian atau pembabakan peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lampau yang sangat panjang menjadi beberapa zaman.
Pada kenyataannya, tidak ada periodisasi sejarah. Alasannya adalah karena peristiwa sejarah saling berkesinambungan satu dengan lainnya sehingga tidak terputus atau terbagi dalam suatu periodisasi. Tujuan pembuatan periodisasi adalah sebagai berikut:
1. Memudahkan Mempelajari Sejarah
Terdapat banyak sekali peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di masa lalu. Untuk memudahkan orang yang akan mempelajari sejarah, peristiwa yang begitu banyak dan panjang tersebut dikelompokkan, disederhanakan, serta diringkas menjadi beberapa periode.
2. Memahami Peristiwa Sejarah Secara Kronologis
Tujuan periodisasi selanjutnya adalah agar bisa memahami peristiwa sejarah secara kronologis. Peristiwa sejarah yang sangat banyak tersebut harus disusun dan dikelompokkan sesuai dengan urutan waktu kejadiannya. Dengan begitu, sejarah akan lebih mudah untuk dipahami secara kronologis.
Contoh Periodisasi Sejarah
Agar lebih mengerti, berikut adalah contoh periodisasi sejarah Indonesia yang dikutip dari Sejarah 1 SMA Kelas X, Sardiman (2007:13-14):
1. Zaman Prasejarah (... - 400)
Yang dibahas pada zaman prasejarah adalah perkembangan sosial, budaya, kehidupan, serta ekonomi bangsa Indonesia pada masa itu. Pembahasannya dimulai dari munculnya tanda-tanda kehidupan bangsa Indonesia sampai masa ketika manusia Indonesia mulai mengenal tulisan.
2. Zaman Pengaruh Hindu-Buddha (400 - 1500)
Zaman ini dimulai sejak masa aksara atau mengenal tulisan yang ditandai dengan ditemukannya prasasti di Kutai Kalimantan Timur yang berangka 400 M. Yang dikaji pada masa ini adalah sampai pengaruh Islam masuk ke Indonesia.
3. Zaman Pengaruh Islam (1500 - 1700)
Agama Islam diperkirakan mulai masuk ke Indonesia pada abad ke-7. Pengaruh Islam terus meluas, ditandai dengan munculnya kerajaan-kerajaan bercorak Islam di Nusantara.
4. Zaman Penjajahan dan Kolonialisme (1700 - 1945)
Zaman penjajahan dan kolonialisme dimulai sejak masuknya bangsa Barat ke Indonesia di abad ke-15, perlawanan oleh kerajaan-kerajaan di berbagai daerah, sampai ke akibat yang muncul di berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia.
Baca juga: Mengapa Kronologi Diperlukan dalam Sejarah dan Apa Tujuannya?
Jadi, tujuan pembuatan periodisasi adalah untuk memudahkan mempelajari sejarah dan memahami peristiwa sejarah secara kronologis. Semoga pembahasannya bisa menambah wawasan. (KRIS)
