Contoh Kalimat Majemuk Konjungsi Temporal Sederajat dan Tidak Sederajat

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Konjungsi temporal merupakan salah satu jenis kata sambung yang ada dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Adapun fungsi konjungsi temporal tersebut ialah digunakan untuk mengubungkan dua kalimat majemuk yang memiliki dua keterangan waktu atau dua peristiwa berbeda. Dikutip dari Bahasa Indonesia SMP Kelas VII, Idda Ayu Kusrini (2007: 109), konjungsi temporal juga dikelompokan kembali menjadi 2 jenis konjungsi berdasarkan letak katanya, yakni konjungsi temporal sederajat dan tidak sederajat.
Contoh Kalimat dengan Konjungsi Temporal Sederajat dan Tidak Sederajat
Konjungsi temporal sederajat dan tidak sederajat dapat dibedakan berdasarkan letak kata sambungnya, dan bisa juga dibedakan berdasarkan jenis kalimat majemuk yang dihubungkan oleh konjungsi tersebut. Agar semakin memahami jenis-jenis konjungsi dalam bahasa Indonesia tersebut, mari kita ulas jenis konjungsi tersebut satu per satu lengkap dengan contoh kalimatnya.
Konjungsi Temporal Sederajat
Konjungsi temporal sederajat merupakan kata sambung/konjungsi yang digunakan untuk menghubungkan dua kalimat yang setara atau majemuk setara, dan konjungsi terletak di tengah-tengah kalimat. Adapun contoh kata yang termasuk konjungsi temporal sederajat tersebut diantaranya:
Kemudian
Lalu
Selanjutnya
Sebelumnya
Setelahnya
Sedangkan untuk contoh kalimat majemuk setara yang mengandung konjungsi temporal sederajat tersebut ialah sebagai berikut:
Jaya akan bermain dengan teman-temannya setelah selesai mengerjakan PR
Chantika harus menyapu lantai sebelum mengepelnya
Lisa mencuci baju kotor kemudian menjemurnya di halaman
Doni sangat mengantuk, lalu ia pun tertidur dengan sendirinya
Konjungsi Temporal Tidak Sederajat
Konjungsi temporal tidak sederajat merupakan kata konjungsi yang digunakan untuk menghubungkan dua kalimat yang tidak setara atau kalimat majemuk bertingkat, dengan letak konjungsinya yang bisa berada di awal kalimat, tengah kalimat atau bisa juga di akhir kalimat (jarang) sesuai dengan makna kalimat tersebut. Adapun contoh kata konjungsi temporal yang tidak sederahat tersebut ialah:
Ketika
Sejak
Apabila
Sambil
Sementara
Saat
Berikut adalah contoh kalimat majemuk bertingkat yang mengandung konjungsi temporal tidak sederajat:
Ratna berolahraga sambil mendengarkan musik favoritnya
Apabila bel istirahat berbunyi, seluruh siswa pergi ke kantin
Ketika Galih menjemur pakaian, adiknya sibuk menyapu halaman
Jajang mengerjakan PR matematika, sementara kakaknya mengerjakan PR fisika
Setelah membaca ulasan singkat tadi, semoga para pelajar bisa semakin memahami contoh kalimat dan kata konjungsi temporal sederajat dan tidak sederahat dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Semoga informasi tadi dapat bermanfaat! (HAI)
