Konten dari Pengguna

Contoh Latar Belakang Makalah dan Cara Menyusunnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 6 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menulis latar belakang makalah. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menulis latar belakang makalah. Foto: Pixabay

Dalam menyusun suatu makalah, diperlukan yang namanya latar belakang. Latar belakang makalah adalah bagian yang menjelaskan alasan dipilihnya suatu topik pembahasan pada suatu makalah.

Karena berada di bagian pendahuluan, maka latar belakang harus disusun dengan jelas dan sesuai fakta, agar mampu menarik minat para pembaca.

Cara penyusunan dan contoh latar belakang makalah tentu dibutuhkan oleh para siswa maupun mahasiswa yang pertama kali baru akan menyusun suatu makalah. Untuk memahami lebih jelas, simak pembahasan berikut.

Pengertian Latar Belakang Makalah

Ilustrasi menulis latar belakang makalah. Foto: Unsplash

Latar belakang merupakan bagian penting dalam penyusunan suatu makalah. Bagian ini berisikan alasan penulis dalam memilih atau menentukan suatu permasalahan tertentu.

Mengutip buku Dasar-Dasar Menulis Karya Tulis Ilmiah oleh Adhan Efendi, dkk., (2021: 29), latar belakang makalah adalah landasan untuk memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai suatu topik atau permasalahan yang ingin sampaikan.

Latar belakang menjadi bagian pertama dari sebuah makalah. Latar belakang yang baik harus disusun dengan sejelas mungkin dan disertai dengan data atau fakta yang mendukung.

Isi Latar Belakang Makalah

Ilustrasi menyusun isi latar belakang makalah. Foto: Unsplash

Isi latar belakang makalah umumnya harus memuat hal-hal yang melandasi perlunya ditulis makalah, seperti alasan masalah perlu dibahas, data yang ditemukan, serta tujuan pembahasan.

Dirangkum dari Bahasa Indonesia Akademik oleh Asna Ntelu, dkk., (2021: 104-105), berikut isi latar belakang makalah yang perlu diperhatikan:

1. Bagian Awal

Bagian awal dalam sebuah latar belakang harus mengemukakan tentang kondisi ideal atau sebuah keadaan yang menjadi harapan, tujuan, dicita-citakan, atau impian yang diinginkan.

Kondisi ideal juga bisa berarti suatu kondisi jangka pendek, jangka menengah, atau jangka panjang yang ingin dicapai, khususnya yang berkaitan dengan masalah yang diteliti.

2. Bagian Kedua

Bagian kedua dalam sebuah latar belakang harus menggambarkan tentang kenyataan atau kondisi yang benar-benar terjadi saat ini dan berhubungan dengan masalah yang akan diteliti.

3. Bagian Akhir

Bagian akhir dalam sebuah latar belakang harus menggambarkan alasan mengapa penelitian penting untuk dilaksanakan dan usaha-usaha apa yang akan dilakukan dalam penelitian tersebut.

Dari alasan tersebut seharusnya bisa menghasilkan sebuah kesimpulan awal mengapa permasalahan tersebut bisa dan harus diteliti lagi.

Komponen Latar Belakang Makalah

Ilustrasi membuat latar belakang makalah. Foto: Unsplash

Dalam menuliskan latar belakang makalah, ada beberapa komponen yang harus dipenuhi oleh penulis. Dari komponen ini diharapkan akan meningkatkan minat pembaca terhadap makalah yang dibuat.

Adapun beberapa komponen dari latar belakang makalah, yaitu:

  1. Menuliskan bidang atau permasalahan yang diminati dengan jelas.

  2. Menetapkan konteks dengan memberikan tulisan singkat dari bahan literatur terdahulu yang penulis pilih. Namun, harus dipastikan untuk memilih literatur yang sesuai dengan permasalahan yang akan kamu bahas.

  3. Tuliskan hipotesis dari masalah yang dibahas dalam latar belakang.

  4. Alasan dalam memilih permasalahan atau topik penelitian.

Manfaat Latar Belakang

Ilustrasi membuat latar belakang makalah. Foto: Pexels

Secara umum, latar belakang bermanfaat untuk memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai apa yang ingin disampaikan penulis. Dikutip dari Cara Praktis Penulisan Karya Ilmiah oleh Abd. Rahman Rahim (2020: 20), adapun beberapa manfaat latar belakang lainnya, yaitu:

  • Menjelaskan dengan rinci alasan mengapa penulis melakukan penelitian.

  • Menegaskan bahwa apa yang akan diteliti bermanfaat baik. Bukan saja kepada ilmu pengetahuan, tetapi juga lembaga maupun siapa pun yang menjadi subjek penelitian.

  • Memberi gambaran konkret dilakukannya penelitian bagi penguji dan pembaca.

  • Dapat dikembangkan menjadi penelitian lain apabila tujuan dari penelitiannya terlalu lebar.

  • Membuat pembaca dapat menentukan rincian atau detail penelitian sehingga pembaca dapat dengan mudah memahami penelitian yang dilakukan.

  • Menjadi pijakan peneliti lain selanjutnya dalam melakukan penelitian agar fokus dengan masalah yang diangkat.

Cara Menyusun Latar Belakang Makalah

Ilustrasi contoh latar belakang makalah. Foto: Pixabay

Dikutip dari buku Cerdas Menulis Karya Ilmiah oleh Prof. Dr. Suyono, M.Pd, dkk., (2015: 24), berikut adalah cara menyusun latar belakang makalah yang bisa dipahami.

  1. Tuliskan tujuan makalah yang ingin disampaikan dengan jelas dan berbobot, sehingga mampu menggugah hati para calon pembaca yang akhirnya melanjutkan pembacaan makalah itu sampai habis.

  2. Tuliskan latar belakang yang didasarkan pada permasalahan yang faktual dengan akurat. Karena pada dasarnya, latar belakang mengangkat keresahan dan permasalahan yang sedang terjadi.

  3. Agar lebih berbobot, bandingkan makalah yang akan disusun dengan penelitian sebelumnya dengan tema yang sejenis, kemudian tuliskan perbedaan serta kelebihan makalah ini daripada penelitian sebelumnya itu.

  4. Setelah menemukan akar dan sumber permasalahan, selanjutnya tuliskan dugaan solusi secara singkat sebagai modal untuk berlanjut ke pokok pembahasan.

Baca Juga: Cara Membuat Latar Belakang Makalah beserta Contohnya

Contoh Latar Belakang Makalah

Ilustrasi menyusun latar belakang makalah. Foto: Unsplash

Berikut adalah beberapa contoh latar belakang makalah dalam bahasa Indonesia yang dapat dijadikan referensi.

1. Contoh Latar Belakang Makalah 1

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk pengabdian mahasiswa/i kepada masyarakat dengan basis pemberdayaan. KKN juga bagian dari proses pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi dengan tujuan utama untuk meningkatkan empati dan kepedulian mahasiswa/i kepada masyarakat dengan menerapkan semua ilmu yang telah diperoleh di perguruan tinggi.

Dusun Duren yang berada di Desa Apel, Kecamatan Anggur, Kabupaten Pisang, Kota Semangka merupakan lokasi KKN Internasional tahun 2018 berlangsung, di mana mayoritas warga dusun berprofesi sebagai buruh kasar dan petani. Namun, pekerjaan itu tidak menyurutkan keanekaragaman seni budaya di sana.

Seni wayang, ukir, dan gamelan masih tetap eksis di dalam keseharian warga dusun. Selain itu, dusun tersebut juga memiliki keunikan tersendiri dari pabrik roti Pak Jaya yang masih beroperasi secara tradisional, bank sampah, dan industri sablon rumahan.

Kekayaan seni budaya dan potensi dari Dusun Duren itu hanya diketahui oleh warga di sekitar dusun. Kurangnya sumber daya dan pengetahuan warga untuk mengurus administrasi dusun pun membuat potensi itu belum bisa dioptimalkan. Sangat disayangkan jika potensi wisata dusun tersebut belum bisa memberikan dampak positif yang sangat optimal bagi seluruh warganya.

Oleh karena itu, diperlukan metode yang tepat untuk mengatasi permasalahan itu, yakni design thinking yang berguna untuk memetakan semua permasalahan yang terdapat di Desa Apel. Setelah permasalahan berhasil dikelompokkan, akan dipilihlah permasalahan dengan prioritas paling tinggi sesuai kebutuhan warga setempat.

2. Contoh Latar Belakang Makalah 2

Apresiasi drama merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dicapai oleh mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia. Kegiatan mengapresiasi drama termasuk kegiatan yang memberikan 'after effect' pada seseorang setelah membaca teks drama atau menonton pertunjukan drama.

Akan tetapi, mahasiswa sering mengalami kesulitan dalam kegiatan mengapresiasi drama. Apresiasi drama yang dilakukan hanya sebatas mengomentari secara umum tentang jalan cerita dalam drama. Padahal, ada banyak hal yang dapat diapresiasi dalam drama.

Agar dapat mengapresiasi drama secara menyeluruh, mahasiswa perlu memperhatikan tahapan-tahapan dalam mengapresiasi drama. Tahapan tersebut meliputi pemahaman tentang sinopsis drama, karakteristik setiap tokoh, alur cerita, konflik apa saja yang muncul dalam drama, dan dialog antartokoh (Teuw, 2001:66).

Tahapan dalam apresiasi drama dapat dengan mudah dilakukan oleh mahasiswa jika diterapkan suatu media pembelajaran yang tepat.

Menurut Moulton (1957), drama adalah hidup yang ditampilkan dalam gerak. Jika mahasiswa diberikan suatu stimulus berupa pementasan drama yang ditampilkan melalui media audiovisual, maka diharapkan akan memudahkan mahasiswa mengapresiasi drama yang dimainkan.

Mahasiswa diberikan tayangan bergerak dan tidak hanya sekadar membaca teks drama. Dengan demikian, diperlukan suatu media yang dapat memudahkan mahasiswa dalam mengapresiasi suatu drama dengan baik.

Media audiovisual merupakan media perantara atau penggunaan materi dan penyerapannya melalui pandangan dan pendengaran sehingga membangun kondisi yang dapat membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap.

Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan di atas, maka diperlukan suatu media interaktif yang mampu memudahkan mahasiswa dalam kegiatan apresiasi drama. Dengan demikian, makalah dengan judul Penggunaan Media Audiovisual Dalam Pembelajaran Apresiasi Drama perlu ditulis dan dibahas lebih lanjut.

Itulah pengertian, komponen, cara penyusunan, hingga contoh latar belakang makalah yang bisa dipelajari dan dijadikan referensi. Semoga bermanfaat untuk menyusun makalah.

Baca Juga: Cara Membuat Latar Belakang Makalah Menggunakan Rumus Piramida Terbalik

(BRP & SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan latar belakang makalah?
chevron-down

Latar belakang makalah adalah landasan untuk memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai suatu topik atau permasalahan yang ingin sampaikan.

Apa manfaat latar belakang?
chevron-down

Menjelaskan dengan rinci alasan mengapa penulis melakukan penelitian dan menegaskan bahwa apa yang akan diteliti bermanfaat baik.

Apa saja komponen latar belakang makalah?
chevron-down

Beberapa komponen dari latar belakang yaitu menuliskan bidang atau permasalahan yang diminati dengan jelas dan menetapkan konteks dengan memberikan tulisan singkat dari bahan literatur terdahulu yang penulis pilih.