Konten dari Pengguna

Contoh Modul Projek P5 Kurikulum Merdeka dan Komponen dalam Membuatnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh modul projek P5 Kurikulum Merdeka. Foto: Pexels/Agung Pandit Wiguna
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh modul projek P5 Kurikulum Merdeka. Foto: Pexels/Agung Pandit Wiguna

Dalam Kurikulum Merdeka, guru diminta merancang P5 agar peserta didik dapat mengamati dan merenungi solusi yang ada di lingkungan sekitar. Hal ini membuat contoh modul projek P5 Kurikulum Merdeka banyak dicari.

Terlebih lagi terdapat beberapa komponen yang harus diketahui guru dalam membuat projek yang satu ini. Selain itu, adanya contoh modul projek dapat menjadi referensi agar para guru tidak kesulitan dalam membuatnya.

Pengertian P5 Kurikulum Merdeka

Ilustrasi contoh modul projek P5 Kurikulum Merdeka. Foto: Unsplash/Christin Hume

Dikutip dari buku Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Standar Nasional Pendidikan oleh Prof. Dr. Hj. Ade Turry R. Rossa, M. M.Pd, dkk. (2023), Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5 adalah pembelajaran interdisipliner dalam mengamati permasalahan di lingkungan dan memikirkan solusi untuk memperkuat berbagai keterampilan peserta didik.

Di dalamnya, terdapat Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek atau sekarang Kemendikdasmen menetapkan empat prinsip utama berupa landasan berpikir dan bertindak, yaitu holistik, kontekstual, berpusat pada peserta didik, dan eksploratif.

Dalam P5 sendiri terdapat enam dimensi yang berkaitan dan saling mendukung, yakni:

  1. Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia: Mencakup akhlak beragama, akhlak pribadi, akhlak kepada manusia, akhlak kepada alam, dan akhlak bernegara.

  2. Berkebhinekaan Global: Menekankan untuk mengenal dan menghargai budaya, kemampuan komunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan sesama, serta refleksi dan tanggung jawab terhadap pengamalan kebhinekaan.

  3. Bergotong Royong: Dimensi ini melibatkan elemen kunci kolaborasi, kepedulian, dan berbagi.

  4. Mandiri: Meliputi elemen kunci kesadaran akan diri, dan situasi yang dihadapi serta regulasi diri.

  5. Berpikir Kritis: Mencakup kemampuan untuk memperoleh dan memproses informasi dan gagasan, menganalisis dan mengevaluasi penalaran, merefleksi pemikiran dan proses berpikir, serta mengambil keputusan.

  6. Kreatif: Dimensi ini menekankan pada kemampuan menghasilkan gagasan yang orisinal, menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal.

Contoh Modul Projek P5 Kurikulum Merdeka

Ilustrasi contoh modul projek P5 Kurikulum Merdeka. Foto: Unsplash/Husniati Salma

Sebelum membuat projek P5 Kurikulum Merdeka, terdapat komponen yang harus tercantum, yakni:

1. Profil Modul

  • Tema dan topik atau judul modul

  • Fase atau jenjang sasaran

  • Durasi kegiatan

2. Tujuan

  • Pemetaan dimensi, elemen, sub elemen Profil Pelajar Pancasila yang menjadi tujuan projek profil

  • Rubrik pencapaian berisi rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik (untuk Pendidikan Dasar dan Menengah)

3. Aktivitas

  • Alur aktivitas projek profil secara umum

  • Penjelasan detail tahapan kegiatan dan asesmennya

4. Asesmen

  • Instrumen pengolahan hasil asesmen untuk menyimpulkan pencapaian projek profil

Adapun contoh modul projek P5 Kurikulum Merdeka sebagai berikut.

Aku Sayang Bumi

Tema ini bertujuan untuk mengenalkan peserta didik pada isu lingkungan, eksplorasi dalam mencari solusi kreatif yang dapat dilakukan oleh peserta didik, serta memupuk kepedulian terhadap alam sebagai perwujudan rasa sayang dan syukur terhadap ciptaan Allah Swt., yang harus mereka jaga dan rawat kelestariannya.

A. Kegiatan Awal yang Memantik Ide dan Imajinasi Peserta Didik

1) Mengunjungi sungai setempat

Ajak peserta didik ke sungai terdekat dan amati kondisi sungai, baik yang bersih maupun yang tercemar. Diskusikan dengan mereka mengenai perbedaan antara keduanya.

2) Menonton video edukasi

Peserta didik diajak untuk menonton video pendek yang menjelaskan bagaimana pencemaran sungai terjadi dan dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan di sekitarnya.

B. Kegiatan Main

1) Observasi Kondisi Sungai

Ajak peserta didik untuk mengamati dan mendokumentasikan kondisi sungai, baik melalui foto maupun catatan.

2) Mengumpulkan Sampah

Peserta didik diajak untuk melakukan kegiatan pembersihan sampah di sekitar sungai dengan bantuan peralatan yang sesuai.

3). Diskusi dan Bercerita

Setelah kegiatan, bicarakan dengan anak-anak tentang apa yang mereka temukan dan rasakan selama kegiatan pembersihan.

C. Pemahaman Bermakna

1) Kebersihan Sungai

Menjaga kebersihan sungai penting untuk menjaga kesehatan ekosistem dan kehidupan disekitarnya.

2) Dampak Pencemaran

Pencemaran sungai dapat menyebabkan kerusakan pada habitat alami dan mengancam kesehatan manusia.

3) Tindakan Nyata

Melakukan pembersihan dan mengurangi sampah di sungai adalah langkah penting untuk menjaga kualitas air dan lingkungan.

D. Pertanyaan Pemantik Akhir

1. Apa dampak dari pencemaran sungai terhadap lingkungan?

2. Mengapa penting untuk menjaga kebersihan sungai?

3. Apa yang dapat kita lakukan untuk mencegah pencemaran di sungai?

Baca Juga: 5 Karakter dari P5 dalam Kurikulum Merdeka

Itulah contoh modul projek P5 Kurikulum Merdeka dalam memupuk kepedulian peserta didik terhadap alam sekitar. Semoga bermanfaat dan dapat membantu dalam membuatnya. (MZM)