Konten dari Pengguna

Contoh Pidato Isra Miraj Singkat untuk Referensi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Pidato Isra Miraj  (Foto: David Monje | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Pidato Isra Miraj (Foto: David Monje | Unsplash.com)

Isra Miraj adalah peristiwa besar bagi umat Islam di seluruh dunia. Biasanya Isra Miraj diperingati dengan acara seperti pembacaan Al-Quran, mendengarkan pidato atau ceramah, pembacaan doa, dan sebagainya. Jika sedang mencari contoh pidato Isra Miraj, simak contohnya dalam artikel ini yang bisa dijadikan sebagai referensi.

Baca juga: Mengenal Sidratul Muntaha, Tujuan Akhir Rasulullah SAW saat Isra Miraj

Contoh Pidato Isra Miraj

Ilustrasi Contoh Pidato Isra Miraj (Foto: Masjid Pogung Dalangan | Unsplash.com)

Dikutip dari 99 Kisah Menakjubkan dalam Al-Quran oleh Abqary (2009), peristiwa Isra Miraj merupakan peristiwa penting bagi umat Islam. Pada peristiwa ini, Allah SWT memberikan perintah langsung kepada Nabi Muhammad Saw. untuk melaksanakan shalat lima waktu.

Selain itu, pada peristiwa Isra Miraj, Nabi Muhammad Saw. juga menyaksikan kebesaran ciptaan Allah SWT yang tidak bisa disaksikan umat manusia lain. Peristiwa Isra Miraj adalah peristiwa perjalanan Nabi Muhammad Saw. dan Malaikat Jibril dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerussalem, lalu ke Sidratul Muntaha.

Berikut ini contoh pidato Isra Miraj:

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang Saya Hormati Bapak / Ibu hadirin.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji, syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kesehatan kepada kita semua, sehingga pada pagi hari yang cerah ini kita masih dapat melaksanakan peringatan Isra Miraj dengan hikmat.

Yang kedua sholawat serta salam semoga tetap tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw. dan semoga kita semua yang ada disini kelak mendapatkan syafaat beliau di akhir zaman nanti.

Isra dan Miraj adalah rangkaian peristiwa spiritual yang dialami oleh Nabi Muhammad Saw. dan menjadi satu dari mukjizat beliau. Secara etimologi, kata isra berarti berjalan atau perjalanan. Sedangkan kata miraj memiliki arti naik.

Sehingga secara istilah Isra Miraj diartikan sebagai perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa pada malam hari kemudian ke Sidratul Muntaha untuk menerima wahyu berupa shalat lima waktu.

Allah berfirman:

سُبْحَٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ

Artinya: Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Dalam perjalanan tersebut, Rasulullah sampai ke langit ke tujuh dan bertemu Allah di Sidratul Muntaha. Kemudian, beliau menerima wahyu shalat sebanyak 50 waktu dalam sehari. Nabi pun menyanggupinya.

Ketika Rasulullah bertemu dengan Nabi Musa, beliau menyarankan Rasulullah untuk meminta keringanan shalat kepada Allah SWT karena umat Nabi Muhammad Saw. tidak sanggup shalat fardhu sebanyak itu. Lalu, beliau kembali menghadap Allah SWT dan meminta keringanan.

Beliau meminta keringanan beberapa kali. Setiap kali meminta keringanan, Allah mengurangi sebanyak 5 waktu. Sampai akhirnya ditetapkan shalat sebanyak 5 waktu dalam sehari.

Itu saja yang bisa saya sampaikan. Mohon maaf atas segala kesalahan.

Wassalamualaikum Wr Wb.

Demikian contoh pidato Isra Miraj singkat sebagai referensi. Semoga bermanfaat. (KRIS)