Konten dari Pengguna

Contoh Resume Makalah dan Cara Mudah Membuatnya!

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 5 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membuat resume makalah. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membuat resume makalah. Foto: Unsplash

Resume merupakan ringkasan dari karangan panjang yang ditulis tanpa menghilangkan poin penting di dalam karangan. Ada banyak contoh resume, misalnya resume makalah, artikel, jurnal, ataupun untuk kepentingan saat melamar pekerjaan seperti resume kerja.

Mengutip Komunikasi Bisnis oleh Nisa Novia Avien Christy (2019: 129), resume artinya adalah ringkasan atau rangkuman yang dibuat berdasarkan sebuah tulisan maupun karangan panjang, dengan cara hanya mengambil bagian pokok yang penting serta membuang seluruh rincian yang dirasa kurang penting.

Resume dianggap sebagai sebuah tulisan singkat yang mampu menampung seluruh isi pikiran atau ide dari pengarang buku dengan cara yang lebih singkat. Isi resume umumnya tidak berbeda dengan gagasan pokok yang terdapat pada teks aslinya.

Menurut Komunikasi Bisnis Jilid 2 oleh Courtland L. Bovee dan John V. Thill (2002: 645), setidaknya ada empat hal yang harus dipenuhi untuk membuat resume yang baik, yaitu:

  1. Kerapian (neatness), yakni dibuat di atas kertas bersih dan berkualitas baik, tidak ada coretan, dan bentuk huruf yang dipilih juga baik.

  2. Kesederhanaan (simplicity), yakni bahasa yang digunakan hendaknya sederhana, jelas, dan ringkas agar format yang dibuat enak dibaca.

  3. Keakuratan (accuracy), yakni informasi yang disajikan haruslah akurat dan dapat dibuktikan kebenarannya.

  4. Kejujuran (honesty), yakni informasi yang disajikan tidak mengada-ada. Misalnya, kejujuran mencantumkan umur, pendidikan, dan lain sebagainya.

Jenis-Jenis Resume

Ilustrasi resume. Foto: Unsplash

Berdasarkan tipe ringkasan suatu teks, resume terdiri dari dua jenis, yaitu ringkasan abstrak dan ringkasan stricto sensu. Berikut masing-masing penjelasannya.

1. Ringkasan Abstrak

Ringkasan abstrak biasanya ditemukan dalam sebuah karya tulis ilmiah. Ringkasan ini singkat dan padat, tapi informatif. Gaya penulisan yang digunakan dalam ringkasan ini adalah formal dan sesuai dengan pemahaman dari penulis.

Susunan poin dalam ringkasan abstrak harus sama dengan karangan asli, baik berupa sudut pandang maupun gaya bahasa yang dipakai oleh karangan aslinya. Jenis ringkasan ini hanya boleh membuat teks asli menjadi lebih pendek, tetapi tidak mengubah gaya bahasa, struktur, dan sudut pandang dari karangan tersebut.

2. Ringkasan Stricto Sensu

Ringkasan stricto sensu biasanya disusun dengan mengambil pikiran utama dalam sebuah teks dan disusun ulang berdasarkan susunan kata sendiri. Dalam pembuatannya, penulis biasanya meninggalkan tulisan yang bersifat detail.

Ringkasan jenis stricto sensu memiliki hasil akhir dengan mengikuti naskah aslinya. Jadi, meskipun menggunakan kata-kata sendiri, urutan dan proporsi yang dimiliki naskah asli tidak dicampurkan dengan pendapat pribadi. Sehingga, hal-hal yang tidak ada di naskah asli tidak boleh ada di dalam ringkasannya.

Jenis resume seperti ini biasanya digunakan dalam hal-hal yang berhubungan dengan keperluan sekolah. Misalnya, tugas membuat resume makalah yang diberikan oleh guru atau dosen.

Contoh Resume Makalah yang Benar

Ilustrasi membuat resume makalah. Foto: Unsplash

Berikut contoh resume makalah singkat yang dapat dijadikan sebagai bahan referensi.

  • Judul Makalah

Dampak Positif dan Negatif dari Penggunaan Internet

  • Pendahuluan

Seiring dengan berkembangnya teknologi yang canggih membuat manusianya harus mengikuti perkembangan zaman. Saat ini, bukti dari teknologi yang berkembang pesat adalah internet. Melalui internet, ada banyak informasi berharga yang bisa didapatkan oleh seseorang dalam waktu yang cepat.

  • Isi

Internet merupakan jaringan komputer yang luas dan mendunia dengan menghubungkan pengguna komputer dari satu negara ke negara lainnya. Jaringan tersebut berisikan sumber daya informasi statis, dinamis, dan interaktif. Internet mempunyai dampak yang positif tapi juga dampak negatif dalam penggunaannya.

Dampak positifnya, seperti mudah mendapatkan informasi, sebagai media komunikasi, media pertukaran data, dan sebagainya. Sementara dampak negatif dari penggunaan internet adalah tidak tersaringnya informasi dengan baik. Selain itu, banyak tindak kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan internet.

  • Penutup

Internet menjadi sebuah perpustakaan besar yang berisi miliaran informasi dengan berbagai media. Hal inilah yang membuatnya sangat penting, terlebih dalam dunia pendidikan, hiburan, olahraga, dan sebagainya.

Cara Membuat Resume Makalah

Ilustrasi seorang wanita membuat resume makalah dan menggunakan kamus untuk memahami istilah yang sulit. Foto: Unsplash

Bagaimana cara membuat resume makalah? Membuat resume sebenarnya tidak terlalu sulit karena didasarkan pada teks aslinya. Mengutip Komunikasi Bisnis: Konstruksi Teoretis dan Praktis oleh Nia Kurniasih Suryana dkk. (2021: 74), berikut langkah-langkah membuat resume yang benar dan mudah.

1. Membaca Teks Asli

Membaca naskah atau teks asli secara berulang-ulang akan memudahkan pembuat resume untuk memahami maksud tulisan penulis. Pembuat resume harus membaca tulisan hingga selesai untuk memahami keseluruhan isi teks.

Biasanya, suatu naskah akan memiliki beberapa kata atau istilah yang sulit. Karenanya, dalam pembuatan resume harus melibatkan sumber daya lain seperti kamus untuk memudahkan dalam memahami istilah yang sulit tersebut.

2. Menemukan Gagasan Utama

Setelah membaca tulisan berulang kali, ide pokok atau gagasan utama dari tulisan tersebut akan mudah ditemukan. Pembuat resume harus menuliskan ide-ide utama tulisan agar dapat membuat ringkasan yang tepat.

Dalam sebuah tulisan, tidak semua paragraf memuat gagasan utama. Oleh karena itu, penting untuk menemukan poin-poin utama tersebut agar penulisan resume tidak terlalu banyak.

3. Menulis Resume

Setelah menemukan ide pokok dari tulisan, langkah selanjutnya adalah menulis resume. Perlu diperhatikan bahwa untuk membuat resume harus disesuaikan dengan teks aslinya.

Kata-kata yang digunakan dalam resume juga harus mendeskripsikan isi teks aslinya. Namun, tidak boleh menambahkan pendapat pribadi ke resume, terutama jika pendapat pribadi yang ditambahkan bertentangan dengan naskah asli.

Kalimat-kalimat dalam resume tidak perlu terlalu panjang. Resume harus dalam bentuk yang ringkas dan padat, tapi tetap merepresentasikan isi teks aslinya.

4. Membaca Ulang Resume yang Selesai Dibuat

Setelah resume selesai dibuat, pembuat resume harus membacanya kembali untuk mengecek apakah ada kesalahan penulisan. Beberapa hal yang perlu diperiksa, antara lain:

  1. Penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

  2. Penggunaan ejaan yang benar.

  3. Penggunaan tanda baca dengan tepat.

  4. Konsistensi antara resume dan naskah asli.

(ANG & SFR)