Contoh Soal Analisis Laporan Keuangan dan Kunci Jawabannya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai bahan pembelajaran tambahan, mahasiswa dapat mencari contoh soal analisis laporan keuangan. Analisis Laporan Keuangan (ALK) ini adalah salah satu mata kuliah yang dipelajari pada prodi Ekonomi khususnya jurusan Akuntansi.
Analisis laporan keuangan dimulai dengan adanya pemahaman yang cukup tentang laporan keuangan. Laporan keuangan terdiri dari laporan posisi keuangan (neraca), laporan laba-rugi, dan laporan arus kas.
Contoh Soal Analisis Laporan Keuangan
Mengutip buku Analisis Laporan Keuangan, Toto Prihadi (2019), analisis laporan keuangan memerlukan bahan baku berupa laporan keuangan. Dari laporan keuangan tersebut, kemudian dihitung rasio keuangan.
Dengan demikian, diperlukan adanya pengetahuan laporan keuangan yang cukup luas untuk menganalisis. Seperti diketahui, empat jenis laporan keuangan yang dibuat oleh perusahaan yaitu:
Laporan posisi keuangan (neraca) yang menggambarkan posisi keuangan berupa aset, utang, dan ekuitas (modal) pada satu saat.
Laporan laba-rugi yang menggambarkan kinerja yang tercermin dari laba, yaitu selisih pendapatan dan biaya, selama satu periode.
Laporan arus kas yang memberikan gambaran bagaimana perusahaan memperoleh dan menggunakan kas dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan selama satu periode.
Laporan perubahan ekuitas yang berisi perubahan ekuitas yang berasal dari kinerja internal berupa laba dan pembagian dividen, serta pengaruh dari perubahan komposisi setoran modal.
Berikut ini contoh soal analisis laporan keuangan yang bisa dipelajari.
PT Wedhang Budhe Sumar pada tahun 2023 akan menyusun laporan keuangan (Neraca dan laporan R/L) dengan mengacu:
Asset turnover 1,5x
Gross provit margin 30%
Inventory turnover 6x
Debt to net worth 50%
Average collection periode 40 hari
Acid test ratio 1,2
Profit margin 10%
Modal sendiri 180.000
1. Debt to net worth/100 = 180.000 x 50 = 90.000 (hutang lancar)
2. Total aktiva = 180.000 + 90.000 = 270.000 (total aktiva)
3. Asset turnover = penjualan/Total aktiva rata-rata
1.5 = penjualan/270.000 = 405.000 (penjualan)
4. Gross provit margin = laba kotor/Penjualan bersih
0.3 = laba kotor/405.000 = 121.500 (laba kotor)
HPP = Laba kotor – penjualan
= 405.000 – 121.500 = 283.500 (HPP)
5. Provit margin = EAT/Penjualan bersih
0.1 = EAT/405.000 = 40.500 (laba bersih)
6. Inventory turnover = HPP/Rata-rata persediaan
6 = 283.50/Rata-rata persediaan = 47.250 (rata-rata persediaan)
7. Average collection periode = piutang x 365/Penjualan
40 = piutang x 365/405.000 = 45.000 (piutang)
8. Acid test ratio = aktiva lancar – persediaan/Utang lancar
1.2 = aktiva lancar – 47.250/90.000 = 155.250 (aktiva lancar)
9. Kas = aktiva lancar –persediaan – utang
= 155.250 – 47.250 – 45.000 = 63.000 (kas)
10. Aktiva tetap = total aktiva – aktiva lancar
= 270.000 – 155.250 = 114.750 (aktiva tetap)
Neraca PT Wedhang Sumar pada tahun 2023
Aktiva
Kas 63,000
Piutang 45,000
Persediaan 47,250
Aktiva tetap 114,750
Total Aktiva 270,000
Pasiva
Utang lancar 90,000
Modal saham 180,000
Utang dan Modal 270,000
Laporan R/L PT Wedhang Sumar pada tahun 2023
Penjualan bersih 405.000
Harga pokok penjualan 285.500
Laba kotor 121.500
Biaya operasi 81.000
Laba bersih 40.500
Baca Juga: Contoh Analisis Laporan Keuangan Perusahaan Tbk
Demikian contoh soal analisis laporan keuangan yang bisa menjadi pedoman belajar mandiri. Analisis laporan keuangan penting bagi perusahaan untuk mengetahui segala aspek tentang keuangan perusahaan.
(ARD)
