Konten dari Pengguna

Contoh Soal Iklim Schmid-Ferguson Beserta Pembahasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi iklim menurut Schmid-Ferguson. Foto: Unsplash/L.W.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi iklim menurut Schmid-Ferguson. Foto: Unsplash/L.W.

Iklim merupakan kondisi cuaca yang terjadi di suatu tempat dalam kurun waktu lama. Para ahli membuat perhitungannya sendiri-sendiri untuk menentukan iklim sebuah tempat, salah satunya adalah Schmid-Ferguson. Untuk mengetahui perhitungannya, artikel berikut akan memberikan contoh soal iklim Schmid-Ferguson beserta pembahasannya.

Sehingga, kita dapat mengetahui bagaimana iklim sebuah tempat berdasarkan curah hujannya. Selain itu, kita dapat mengetahui tempat tersebut cocok untuk dimanfaatkan dalam bidang pertanian dengan curah hujannya.

Baca Juga: Mengenal Klasifikasi Iklim Matahari

Contoh Soal Iklim Schmid-Ferguson Beserta Pembahasannya

Ilustrasi perhitungan iklim Schmid-Ferguson. Foto: Unsplash/Reza hayestehpour

Schmidt-Ferguson merupakan peneliti sekaligus guru besar dan pejabat dari Lembaga Meteorologi dan Geofisika Fakultas Pertanian Universitas Indonesia pada tahun 1950. Mereka membuat sebuah perhitungan untuk menentukan iklim sebuah daerah berdasarkan curah hujan setiap bulan sehingga diketahui rata-rata keadaan sebuah tempat.

Klasifikasi iklim menurut Schmid-Ferguson menggunakan nilai pembandingan (Q) antara rata-rata banyaknya bulan kering (Md) dan rata-rata banyaknya bulan basah (Mf) dalam tahun penelitian. Adapun kategori ikilm Schmid-Ferguson yakni:

Tipe Iklim Vegetasi Kriteria

A. Sangat Basah Hutan hujan tropika 0 < Q < 0.143

B. Basah Hutan hujan tropika 0.143 < Q < 0.333

C. Agak Basah Hutan rimba 0.333 < Q < 0.600

D. Sedang Hutan musim 0.600 < Q < 1.000

E. Agak Kering Hutan Sabana 1.000 < Q < 1.670

F. Kering Hutan sabana 1.670 < Q < 3.000

G. Sangat Kering Padang ilalang 3.000 < Q < 7.000

H. Luar Biasa Kering Padang ilalang 7.000 < Q

Adapun cara menentukannya digunakan rumus. Adapun rumus perhitungannya yang dikutip dari buku Agroklimatologi oleh Lestari Irene Purba, dkk (2021: 80), yakni:

Rata-rata bulan kering:

Md atau Mw = ∑fd/T

Di mana:

Md: Rata-rata bulan kering

Mw: Rata-rata bulan basah

∑fd: Frekuensi bulan kering

T: Banyaknya tahun penelitian

Rata-rata bulan basah:

Tahapan selanjutnya adalah menentukan Q dengan rumus.

Q = Md/Mw x 100%

Contoh Soal

Perhatikan tabel curah hujan di bawah ini: (mm/bulan)

Januari 120

Februari 110

Maret 80

April 70

Mei 45

Juni 50

Juli 35

Agustus 40

September 101

Oktober 109

November 130

Desember 160

Berdasarkan data di atas, menurut Schmidt-Ferguson kota tersebut memiliki tipe iklim?

a. A

b. B

c. C

d. D

e. E

Jawab:

Jumlah bulan kering (curah hujan < 60mm/bulan) = 4 bulan

Jumlah bulan basah (curah hujan > 100mm/bulan) = 6 bulan

Q = Md/Mw x 100%

Q = 4/6 x 100%

Q = 0,667 x 100%

Q = 66,7%

Q = 0,667

Berdasarkan tabel tipe iklim menurut Schmidt-Ferguson, angka Q = 0,667 terdapat pada tipe iklim D, yaitu antara 0,666 – 1,000 atau dikatakan sebagai sedang.

Itulah contoh soal iklim Schmidt-Ferguson lengkap dengan pembahasannya. Semoga dengan penjelasan di atas dapat memudahkan kamu dalam mengerjakan tipe soal seperti ini.(MZM)