Contoh Soal Laju Inflasi dan Cara Menghitungnya yang Mudah

Konten dari Pengguna
21 Maret 2023 19:30
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Contoh Soal Laju Inflasi       Sumber www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Soal Laju Inflasi Sumber www.unsplash.com
Materi inflasi menjadi pembahasan ilmu Ekonomi yang dipelajari siswa kelas 11. Siswa juga diajarkan cara menentukan laju inflasi dalam satu periode. Inilah contoh soal laju inflasi dengan pembahasan cara menghitungnya yang mudah untuk dipahami siswa.

Contoh Soal Laju Inflasi

Ilustrasi Contoh Soal Laju Inflasi   Sumber www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Soal Laju Inflasi Sumber www.unsplash.com
Inflasi adalah suatu keadaan di mana tingkat harga secara umum (price level) cenderung naik. Adapun yang dimaksud laju inflasi adalah kenaikan atau penurunan inflasi dari periode ke periode atau dari tahun ke tahun. Berikut adalah contoh soal laju inflasi yang disertai dengan cara perhitungannya.
Contoh Soal:
Indeks harga-harga pada bulan Juli 2005 adalah 110% dan inflasi bulan Agustus 2005 adalah 112%, maka laju inflasi dapat dihitung menggunakan rumus sebagai berikut.
Laju inflasi = indeks harga periode ii - indeks harga periode lalu/indek harga periode lalu x 100%
Pembahasan:
Laju inflasi = 112-110/110 x 100% = 1,82%
Contoh Soal Laju Inflasi        Sumber www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Soal Laju Inflasi Sumber www.unsplash.com
Inflasi yang terjadi dalam suatu negara akan sangat merugikan masyarakat atau konsumen, karena keadaan harga barang dan jasa selalu mengalami kenaikan.
Berdasarkan Buku Siswa Ekonomi: Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial untuk Siswa SMA/MA Kelas XI Kurikulum 2013 yang disusun oleh Basuki Darsono (2020:69), berikut adalah faktor-faktor penyebab terjadinya inflasi.
  1. Kenaikan permintaan barang dan jasa melebihi penawaran atau di atas kemampuan berproduksi (demand pull inflation).
  2. Kenaikan biaya produksi (cost push inflation), sehingga mengakibatkan harga barang yang ditawarkan mengalami kenaikan.
  3. Meningkatnya jumlah uang yang beredar dalam masyarakat, sehingga para produsen menaikkan harga barang.
  4. Berkurangnya jumlah barang di pasaran. Artinya jumlah penawaran barang mengalami penawaran sehingga jumlahnya sedikit, sedangkan permintaan barang tersebut banyak, yang berakibat harga naik.
  5. Inflasi dari luar negeri (imported inflation). Ketika di luar negeri terjadi inflasi (kenaikan harga barang), maka barang impor mengalami kenaikan harga.
  6. Inflasi dari dalam negeri (domestic inflation), artinya meningkatnya pengeluaran pemerintah atau terjadi defisit anggaran.
  7. Pencetakan uang baru oleh pemerintah.
  8. Lambatnya produksi barang tertentu, terutama produk makanan.
  9. Sikap konsumen (masyarakat) terhadap informasi kenaikan harga. Masyarakat akan berlomba-lomba membeli barang sebelum harga benar-benar naik.
  10. Sikap produsen terhadap informasi kenaikan harga. Sebagian produsen justru akan menimbun barang sebelum harga benar-benar naik.
  11. Kebijakan pemerintah yang kurang tepat. Contohnya syarat pemberian kredit (pinjaman uang) yang terlalu mudah.
Demikian contoh soal laju inflasi yang disertai dengan cara menghitungnya menggunakan rumus. Diharapkan artikel ini dapat memudahkan siswa dalam memahami materi.(DK)