Contoh Soal Pereaksi Pembatas pada Mata Pelajaran Kimia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pereaksi pembatas merupakan salah satu materi yang ada pada mata pelajaran kimia. Pereaksi pembatas adalah reaktan yang jumlahnya habis dalam suatu reaksi. Agar lebih paham bisa mengerjakan contoh soal pereaksi pembatas.
Setelah mencoba mengerjakan contoh soalnya, selanjutnya bisa melihat pembahasan dari soal-soal tersebut sehingga semakin paham dengan materi pereaksi pembatas.
Contoh Soal Pereaksi Pembatas
Sebelum membahas mengenai contoh soal pereaksi pembatas mari melihat lebih dulu mengenal apa itu pereaksi pembatas dan bagaimana konsep dasarnya sehingga pada saat mengerjakan soal nanti tidak kebingungan.
Jadi dikutip dari buku Rumus Lengkap Kimia SMA karya Anwar Santoso, (Wahyu Media) dijelaskan bahwa pereaksi pembatas adalah pereaksi yang jumlahnya terbatas dan menentukan jumlah pereaksi lai yang bereaksi dan jumlah zat hasil reaksi.
Untuk menentukan pereaksi pembatas, pertama-tama ubahlah satu massa zat yang diketahui ke dalam mol dan setarakan persamaan reaksinya. Pereaksi yang angka bandingya kecil (mol dibagi koefisien reaksi) merupakan pereaksi pembatas.
Berikut adalah contoh soal pereaksi pembatas dan pembahasannya untuk materi tambahan belajar di rumah.
Contoh Soal:
6,4 gram metana dibakar dengan 16 gram gas oksigen menurut reaksi berikut ini.
CH4(g) + O2(g) → CO2(g) + H2O(g)
Senyawa manakah yang merupakan pereaksi pembatas? (Ar C = 12, O = 16, dan H = 1)
Jawab:
Karena reaksi tersebut belum setara maka harus disetarakan lebih dulu menjadi bentuk seperti di bawah ini.
CH4(g) + 2O2(g) → CO2(g) + 2H2O(g)
Selanjutnya adalah mencari mol reaktan masing-masing, caranya adalah sebagai berikut.
Massa molekul relatif CH4
⇒ Mr CH4 = 12 + (4 × 1)
⇒ Mr CH4 = 12 + 4
⇒ Mr CH4 = 16
Jumlah mol CH4
⇒ Mol CH4 = m/Mr
⇒ Mol CH4 = 6,4/16
⇒ Mol CH4 = 0,4
Massa molekul relatif O2
⇒ Mr O2 = 2 × 16
⇒ Mr O2 = 32
Jumlah mol O2
⇒ Mol O2 = m/Mr
⇒ Mol O2 = 16/32
⇒ Mol O2 = 0,5
Setelah jumlah mol masing-masing ditemukan, selanjutnya bagi mol reaktan dengan koefisien masing-masing.
⇒ CH4 = 0,4/1 = 0,4
⇒ O2 = 0,5/2 = 0,25
Dari hasil perhitungan di atas, nilai yang lebih kecil adalah 0,25 sehingga yang menjadi pereaksi pembatasnya adalah O2.
Baca juga: 4 Contoh Soal Perbandingan Senilai untuk Latihan Sebelum UTBK
Jadi itu adalah pembahasan mengenai konsep pereaksi pembatas dan contoh soal pereaksi pembatas lengkap dengan pembahasannya untuk materi belajar mandiri di rumah. (WWN)
