Konten dari Pengguna

Contoh Soal PPh Badan Lengkap dengan Cara Menyelesaikannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh soal PPh Badan. Foto: Unsplash/Dylan Gillis
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh soal PPh Badan. Foto: Unsplash/Dylan Gillis

Sebuah badan memiliki kewajiban untuk melaporkan dan menyetor pajak. Memahami jenis pajak yang dikelola hingga menghitung PPh Badan merupakan hal yang harus dikuasai. Maka dari itu, contoh soal PPh Badan lengkap dengan jawabannya bisa menjadi bahan belajar.

Dengan contoh soal ini, masyarakat tidak lagi bingung membuatnya ketika diminta untuk menyetorkan PPh Badan. Namun, lebih baik memahami pengertian PPh Badan dan perbedaannya dengan pajak laindulu sebelum beranjak ke contoh soalnya.

Pengertian PPh Badan dan Pajak Lain

Ilustrasi contoh soal PPh Badan. Foto: Unsplash/Kelly Sikkema

PPh Badan adalah pajak yang dikenakan atas penghasil suatu perusahaan atau badan yang diperoleh Wajib Pajak Badan. badan sendiri merupakan sekumpulan orang dan atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha.

Dikutip dari buku Administrasi Pajak, Binti Chomsiatin, S.E., M.M. (2021), jenis-jenis pajak penghasilan yang dibayarkan dan disetorkan yakni:

1. PPh Pasal 21

PPh Pasal 21 mengatur tentang pemotongan dari hasil pekerjaan jasa atau kegiatan dengan nama dan dalam bentuk apa pun yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak atau karyawan dan harus dibayarkan setiap bulannya.

2. PPh Pasal 22

PPh 22 merupakan pajak penghasilan yang mengatur atas pemungutan pajak dari Wajib Pajak yang dibebankan pada badan usaha tertentu akibat melakukan aktivitas perdagangan terkait dengan ekspor, impor, maupun re-impor.

3. PPh Pasal 23

PPh Pasal 23 adalah pajak yang mengatur atas pemotongan pajak yang dilakukan oleh pemungut pajak dari Wajib Pajak ketika terjadi transaksi berupa:

  • Transaksi dividen atau pembagian keuntungan saham

  • Royalti, bunga, hadiah, dan penghargaan

  • Sewa dan penghasilan lain yang berkaitan dengan penggunaan aset selain tanah serta transfer bangunan atau jasa.

4. PPh Pasal 25

PPh Pasal 25 badan adalah pajak yang mengatur tentang angsuran pajak yang berasal dari jumlah pajak penghasilan terutang menurut SPT PPh dikurangi PPh yang telah dipungut serta PPh yang dibayar atau terutang di luar Negeri.

5. PPh Pasal 26

PPh Pasal 26 mengatur tentang pajak yang dikenakan atas penghasilan yang bersumber dari Indonesia dan diterima Wajib Pajak luar negeri selain Bentuk Usaha Tetap (BUT) di Indonesia.

3. PPh Pasal 29

PPh Badan Pasal 29 mengatur jumlah pajak terutang suatu perusahaan dalam satu tahun pajak lebih besar dari jumlah kredit pajak yang telah dipotong oleh pihak lain dan telah disetorkan.

Contoh Soal PPh Badan

Ilustrasi Contoh Soal PPh Badan, Foto Unsplash Aaron Burden

Adapun contoh soal PPh Badan yakni:

Peredaran bruto PT Z dalam tahun pajak 2010 sebesar Rp60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah), dengan penghasilan kena pajak sebesar Rp 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).

Penghitungan pajak yang terutang:

Seluruh Penghasilan Kena Pajak tersebut dikenai tarif sebesar 25% dari tarif Pajak Penghasilan badan yang berlaku karena jumlah peredaran bruto PT Z lebih dari Rp 50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah)

Pajak Penghasilan yang terutang:

25% x Rp2.000.000.000,00 = Rp 500.000.000,-

Baca Juga: Penjelasan serta Contoh Soal PPH Pasal 21 dan Jawabannya

Itulah contoh soal PPh Badan lengkap dengan cara penyelesaiannya. Semoga penjelasan di atas bermanfaat sebagai bahan belajar dalam menghitung pajak sebuah badan.(MZM)