Konten dari Pengguna

Penjelasan serta Contoh Soal PPH Pasal 21 dan Jawabannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Soal PPH Pasal 21 dan Jawabannya Dalam Ekonomi. (Foto: Ibrahim Boran | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Soal PPH Pasal 21 dan Jawabannya Dalam Ekonomi. (Foto: Ibrahim Boran | Unsplash.com)

Contoh soal PPH pasal 21 dan jawabannya biasanya dicari oleh siswa dan siswi kelas 11 SMA jurusan IPS. Ekonomi adalah salah satu mata pelajaran yang wajib dipelajari oleh siswa dan siswi IPS di sekolah.

Pada mata pelajaran ekonomi, siswa dan siswi akan diberikan berbagai macam materi. Salah satu materi yang akan dipelajari adalah tentang pajak. Ada banyak materi mengenai pajak yang perlu dipelajari.

Artikel ini akan membahas mengenai penjelasan dan juga contoh soal PPH 21. Simak terus ulasannya ya!

Baca juga: Pajak Penghasilan Perseorangan Berpengaruh terhadap Pendapatan Pribadi

Pengertian PPH Pasal 21

Ilustrasi Contoh Soal PPH Pasal 21 dan Jawabannya. (Foto: Chris Briggs | Unsplash.com)

PPH pasal 21 merupakan materi yang akan dipelajari dalam perpajakan. Sebelum membahas mengenai PPH 21, apa kamu tahu arti pajak? Mengutip buku dengan judul Perpajakan Pengantar, KUP, Pajak Penghasilan, PPN & PPn-Bm, Pajak Bea Materai, Pajak & Retribusi Daerah karya Setyawan (2020), Adriani mengatakan bahwa pajak merupakan iuran rakyat kepada negara yang dapat dipaksakan berdasarkan peraturan perundangan (sebagai alat pemaksa), yang tidak memperoleh imbalan secara langsung (kontra Prestasi) dari pendapatan pajak tersebut digunakan oleh negara untuk membiayai penyelenggaraan fungsi negara.

Sementara PPH 21 dapat diartikan sebagai pajak atas penghasilan berupa gaji, tunjangan, dan sebagainya yang berhubungan dengan pekerjaan yang dilakukan oleh subjek pajak dalam negeri. Sehingga PPH 21 termasuk dalam materi perpajakan.

Biasanya, PPH 21 tidak dibayarkan oleh karyawan kepada pemerintah secara langsung. Pada sebagian besar perusahaan, PPH 21 akan langsung dibayarkan dengan memotong sejumlah gaji karyawan.

Gaji karyawan terbagi menjadi penghasilan neto atau bersih dan bruto atau kotor. Penghasilan bersih adalah gaji yang seluruhnya masuk ke tabungan.

Sementara penghasilan kotor adalah gaji yang akan dikurangi oleh beberapa pengurangan. Nah, PPH 21 ini menghitung penghasilan neto atau penghasilan bersih dalam kurun waktu satu tahun.

Contoh Soal PPH Pasal 21 dan Jawabannya Dalam Ekonomi

Agar kamu lebih memahami materi tentang pajak penghasilan, berikut ini adalah contoh soal PPH pasal 21 dan jawabannya.

1. Pak Bambang memiliki gaji Rp 30.000.000/bulan (neto) dengan status menikah dan memiliki dua orang anak. Maka PPh terutang pak Bambang adalah..

Jawaban:

Penghasilan pertahun : Rp 30.000.000 x 12 bulan = Rp 360.000.000

PTKP

Wajib pajak : Rp 54.000.000

Kawin : Rp 4.500.000

2 anak : Rp 4.500.000 x 2 = Rp 9.000.0000

Total PTKP : Rp 54.000.000 + Rp Rp 9.000.0000

PKP : Rp 292.500.000

5% x Rp 50.000.000 = Rp 2.500.000

15% x Rp 200.000.000 = Rp 30.000.000

25% x Rp 42.500.000 = Rp 10.625.000

PPh 21 Rp 2.500.000 + Rp 30.000.000 + Rp 10.625.000 = Rp 43.125.000

Jadi, PPh 21 yang harus dibayarkan Pak Bambang setiap tahunnya adalah Rp 43.125.000/tahun.

Itulah penjelasan lengkap serta contoh soal PPH pasal 21 dan jawabannya dalam ekonomi. Semoga artikel ini dapat membantumu dalam materi pajak ya! (FAR)