Konten dari Pengguna

Contoh Soal PPN dan Pembahasannya yang Mudah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Soal PPN, Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Soal PPN, Foto: Unsplash.

PPN adalah singkatan dari Pajak Pertambahan Nilai, yaitu pajak yang dikenakan atas penjualan barang dan jasa yang terjadi di Indonesia. PPN merupakan pajak yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009 tentang Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

Untuk membantu dalam memahaminya, ada beberapa contoh soal PPN yang bisa digunakan sebagai referensi. Jadi nantinya, saat menemukan soal PPN sudah bisa mengerjakannya.

Contoh Soal PPN

Ilustrasi Contoh Soal PPN, Foto: Unsplash.

Dikutip dari buku Petunjuk Pengisian Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai karya Redaksi Kawan Pustaka (2007: 105), berikut adalah contoh soal PPN dan pembahasannya yang mudah dipahami sebagai referensi:

Contoh Soal 1

Sebuah toko elektronik menjual sebuah televisi dengan harga Rp 4.000.000. Jika tarif PPN sebesar 10%, berapa besarnya PPN yang harus dibayarkan oleh pembeli?

Pembahasan:

Dalam soal ini, diminta untuk mencari besarnya PPN yang harus dibayarkan oleh pembeli televisi tersebut. Pertama-tama, harus menghitung nilai PPN dengan rumus:

PPN = Tarif PPN x Harga Jual

Setelah diketahui bahwa tarif PPN sebesar 10%, sehingga dapat menghitung PPN dengan cara:

PPN = 0.1 x Rp4.000.000

PPN = Rp400.000

Jadi, besarnya PPN yang harus dibayarkan oleh pembeli adalah Rp 400.000.

Contoh Soal 2

Sebuah restoran menjual makanan dengan harga Rp100.000 per porsi. Jika tarif PPN sebesar 10%, berapa harga jual yang harus dibayar oleh pelanggan?

Pembahasan:

Dalam soal ini, diminta untuk mencari harga jual yang harus dibayar oleh pelanggan setelah dikenakan PPN. Menghitung harga jual dengan cara:

Harga Jual = Harga Pokok + PPN

Harga pokok dalam hal ini adalah harga makanan sebelum dikenakan PPN, yaitu Rp100.000. Untuk menghitung PPN, dapat menggunakan rumus yang sama seperti pada contoh soal sebelumnya:

PPN = Tarif PPN x Harga Jual

= 0.1 x Rp100.000

= Rp10.000

Harga Jual = Rp100.000 + Rp10.000

= Rp110.000

Jadi, harga jual yang harus dibayar oleh pelanggan setelah dikenakan PPN sebesar Rp 110.000,-.

Contoh Soal 3

Toko ABC menjual sebuah barang senilai Rp 1.000.000 kepada pelanggan dengan membebankan PPN sebesar 10%. Berapakah total harga yang harus dibayar oleh pelanggan?

Pembahasan:

Dalam soal ini, harus menghitung total harga yang harus dibayar oleh pelanggan setelah dikenakan PPN sebesar 10%. Berikut langkah-langkahnya:

1. Hitung besarnya PPN yang harus dibayar oleh pelanggan:

PPN = 10% x Rp1.000.000

PPN = Rp100.000

2. Hitung total harga yang harus dibayar oleh pelanggan:

Total harga = Harga barang + PPN

Total harga = Rp 1.000.000 + Rp 100.000

Total harga = Rp 1.100.000

Jadi, total harga yang harus dibayar oleh pelanggan adalah Rp 1.100.000.

Baca Juga: Pengertian serta Cara Menghitung Modus, Mean, dan Median

Demikian contoh soal PPN dan pembahasannya yang bisa digunakan sebagai referensi. Agar lebih paham mengenai materi tersebut, banyaklah latihan mengerjakan soal. (Umi)