Konten dari Pengguna

Contoh Soal Rangkaian Campuran beserta Pembahasannya untuk Belajar

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Soal Rangkaian Campuran. Foto: dok/Unsplash (Anthony Indraus)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Soal Rangkaian Campuran. Foto: dok/Unsplash (Anthony Indraus)

Contoh soal rangkaian campuran adalah materi yang dapat digunakan siswa untuk memperdalam pemahaman tentang rangkaian listrik jenis campuran. Jenis rangkaian listrik ini dapat ditemukan dalam instalasi listrik rumah tangga.

Dalam materi rangkaian campuran terdapat rumus perhitungan khusus yang perlu diperhatikan siswa. Hal ini khususnya mengenai perhitungan total hambatan yang ada pada rangkaian listrik.

Kumpulan Contoh Soal Rangkaian Campuran Lengkap dengan Pembahasannya

Ilustrasi Contoh Soal Rangkaian Campuran. Foto: dok/Unsplash (Diz Play)

Mengutip Buku Ajar Listrik dan Elektronika Dasar Teknik Pertanian, Mareli Telaumbanua (2022: 57), rangkaian campuran merupakan gabungan dari rangkaian listrik seri dan rangkaian paralel. Rangkaian listrik campuran memiliki keunggulan seperti rangkaian seri dan paralel.

Untuk mengetahui besar nilai hambatan total dalam rangkaian campuran, maka total hambatannya dapat dihitung dengan memakai rumus rangkaian campuran seperti berikut.

R total = Rs + Rp

Keterangan:

R Total = hambatan total (Ω/ohm)

Rs = hambatan pada rangkaian seri (Ω/ohm)

Rp = hambatan pada rangkaian paralel (Ω/ohm)

Untuk memudahkan siswa dalam memahami perhitungan rangkaian campuran, berikut ini adalah beberapa contoh soal rangkaian campuran yang disajikan lengkap dengan pembahasannya.

1. 3 buah resistor dengan R2 dan R3 yang dirangkai secara paralel terhubung dengan rangkaian seri dengan R1. Masing-masing nilai dari resistor tersebut adalah 160 KΩ. maka tentukan nilai hambatan total dari rangkaian tersebut.

Diketahui:

R1 = 160 KΩ

R2 = 160 KΩ

R3 = 160 KΩ

V1 = 12 V

Rtotal = ?

Jawaban:

1/R Paralel = 1/R2 + 1/R3

1/R Paralel = 1/160.000 + 1/160.000

1/R Paralel = 2/160.000

R Paralel = 160.000/2

R Paralel = 80.000 Ω = 80 KΩ

Rtotal = R1 + R Paralel

Rtotal = 160 KΩ + 80 KΩ

Rtotal = 240 KΩ = 240.000 Ω

Jadi, nilai hambatan total dari rangkaian listrik tersebut adalah sebesar 240.000 Ω.

2. Sebuah instalasi listrik yang disusun dengan rangkaian paralel memiliki tahanan sebesar 56 Ω dan 33 Ω. Dalam rangkaian tersebut juga terdapat sebuah tahanan yang tersusun dengan rangkaian seri dengan besar hambatan 47 Ω. Berdasarkan kasus tersebut, tentukan jumlah hambatan totalnya.

Diketahui :

R1 = 56 Ω

R2 = 33 Ω

R seri = 47 Ω

R total = ?

Jawaban:

1/Rtotal = 1/R1 + 1/R2

1/Rtotal = 1/56 + 1/33

1/Rtotal = 89/1848

89 Total = 1848

Rtotal = 1848/89

Rtotal = 20, 8 Ω

Jadi, tahanan total rangkaian listrik paralel adalah sebesar 20, 8 Ω

Dengan begitu, total hambatan dari rangkaian campuran tersebut adalah

Rtotal = R1 + R2 + R3 · · · · · · + Rn

Rtotal = 20, 8 + 47 Ω

Rtotal = 67, 8 Ω

Jadi, jumlah hambatan total untuk rangkaian listrik campuran tersebut adalah 67, 8 Ω.

Baca juga: 4 Perbedaan Rangkaian Seri dan Paralel pada Listrik

Contoh soal rangkaian campuran yang disajikan di atas dapat dijadikan materi tambahan untuk belajar. Keberadaan rumus dan pembahasannya akan mempermudah siswa dalam mempelajarinya. (DAP)