Contoh Tembang Macapat Dhandhanggula dan Maknanya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh tembang macapat adalah Dhandanggula yang berasal dari kata gegedhangan yang memiliki harapan, angan-angan, dan cita-cita, sedangkan arti dari kata gula adalah manis.
Maka, jika digabung arti dari tembang macapat Dhandhanggula adalah cita-cita, harapan, dan angan-angan yang indah atau manis. Berikut adalah contoh tembang macapat Dhandhanggula dan maknanya dalam kehidupan sehari-hari.
Apa itu Tembang Macapat Dhandhanggula?
Istilah tembang macapat Dhandhanggula masih menjadi asing pada beberapa orang. Menurut Buku Guru SMP/MTs Damar Kambang Kelas 8, tembang macapat Dhandhanggula adalah tembung "Gegadhangan" yang artinya harapan, angan-angan, atau cita-cita.
Tembang macapat Dhandhanggula juga dapat meninjau dari sudut kehidupan sandang, pangan, dan papan. Tidak hanya itu, Kata Dhandahnggula juga dapat diartikan sebagai burung gagak, yang berupa simbol kabar duka.
Contoh Tembang Dhandhanggula
Dikutip dari buku Setangkai Bunga (Santosa) (2019: 29) berikut adalah contoh dari tembang dhandhanggula :
Gareng Petruk apa ora ngerti
Yeng wong tuwa iku mesthi susah
Marga ditinggal anake
Saya yen ora weruh
Ana ngendi sing digoleki
Atine tansah samar
Ora bisa turu
Sing disuwun mring Pangeran
Muga-muga Gareng Petruk enggal bali
Ora nemu alangan
Watak Tembang Dhandhanggula
Baca juga : Apa Itu Guru Gatra, Guru Wilangan, dan Guru Lagu dalam Tembang Macapat Jawa?
Setiap tembang macapat memiliki watak yang berbeda beda dengan tembang macapat lainnya, karena tembang macapat secara keseluruhan adalah menggambarkan proses kehidupan manusia.
Untuk watak tembang adalah sebuah nilai emosional yang terkandung pada lirik tembang sehingga penyanyi atau pendengar bisa merasakan emosi dari syair tembang yang dibawakan.
Untuk watak dari tembang Dhandhanggula ini cenderung bersifat umum yaitu berupa nasihat yang relevan dengan keadaan apa pun. Selain itu Dhandhanggula juga merupakan nasihat bagi orang yang sedang merasakan cinta atau kebahagiaan.
Selain itu Dhandhanggula juga menggambarkan harapan manis, di mana harapan manis ini berupa terpenuhinya kebutuhan manusia yaitu sandang, pangan dan papan.
Dhandhanggula juga bisa dijadikan sebagai pelengkap manusia memiliki pasangan hidup yang saling mengerti dan mampu membangun keluarga yang harmonis.
Orang yang sudah mencapai tingkat kebahagiaan tersebut bisa digambarkan dalam syair Dhandhanggula ini. Pada zaman dahulu Dhandhanggula juga disebut dengan Dhandanggendis yang memiliki arti sama dengan gula.
Demikian adalah pembahasan dari tembang macapat Dhandhanggula yang memiliki 10 baris lirik yang penuh makna dan penuh harapan serta nasihat.
Untuk kalian yang akan membuat lirik tembang macapat Dhandhanggula guru wilangan dan guru lagu dari Dhandhanggula ada 10i, 10a, 8e, 7u, 9i, 7a, 6u, 8a, 12i, dan 7a.
(WWN)
Frequently Asked Question Section
Apa arti kata Dhandanggula?

Apa arti kata Dhandanggula?
Dhandanggula yang berasal dari kata gegedhangan yang memiliki harapan, angan-angan, dan cita-cita, sedangkan arti dari kata gula adalah manis.
Apa yang dimaksud watak tembang?

Apa yang dimaksud watak tembang?
Watak tembang adalah sebuah nilai emosional yang terkandung pada lirik tembang sehingga penyanyi atau pendengar bisa merasakan emosi dari syair tembang yang dibawakan.
Ada berapa baris lirik tembang macapat Dhandhanggula?

Ada berapa baris lirik tembang macapat Dhandhanggula?
Tembang macapat Dhandhanggula yang memiliki 10 baris lirik yang penuh makna dan penuh harapan serta nasihat.
