Contoh Tugas PJBL PPG PAI untuk Panduan Belajar

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh tugas PJBL PPG PAI banyak dicari oleh para peserta PPG. PJBL atau Project-based Learning merupakan model pembelajaran yang melibatkan keaktifan para siswa dalam memecahkan masalah.
Model pembelajaran ini dilakukan secara mandiri atau berkelompok melalui proses ilmiah. Selanjutnya, siswa dapat mempresentasikan hasil olah pikirnya tersebut. Memahami contoh tugas PJBL sangat penting untuk dijadikan panduan, terutama pada pelajaran PAI.
Contoh Tugas PJBL PPG PAI
Mengutip buku Metode Pembelajaran Project Base Learning (PBL) Ruang Literasi oleh Limatus Sa’diyah, dkk (2022), PBL merupakan metode yang mengunggulkan proyek sebagai output kegiatan pembelajaran.
Adapun contoh tugas PJBL PPG PAI yakni sebagai berikut:
IDENTIFIKASI MASALAH PJBL PAI
A. Nama Mahasiswa PPG PAI: Tiara
B. Nama Sekolah: SD Putra Bangsa
C. Identifikasi Masalah di: SD Putra Bangsa
1. Pengertian PJBL
Model pembelajaran Projek Based Learning (PJBL) merupakan model pembelajaran yang menjadikan siswa lebih aktif dan kreatif. Model pembelajaran ini memberikan ruang bagi siswa untuk berpikir kreatif dan analitis untuk memecahkan masalah.
2. Keadaan Peserta Didik
Guru PAI di Sekolah Dasar harus mempunyai teknik mengajar yang sesuai dengan kebutuhan Peserta didik. Adapun teknik yang dilakukan yaitu:
Metode eksperimen: kegiatan pembelajaran yang melibatkan siswa untuk mempraktikkan materi pembelajaran yang tengah disampaikan.
Metode diskusi: siswa terlibat aktif menyampaikan gagasan atau pendapat untuk memecahkan permasalahan.
Metode ceramah: teknik yang paling sering digunakan guru dalam menyampaikan materi kepada siswa secara lisan.
Metode demonstrasi: teknik yang menggunakan kegiatan peragaan untuk memperjelas teori atau cara kerja alat tertentu.
3. Karakteristik Peserta Didik
Kondisi yang terjadi pada siswa yang perlu diperhatikan guru adalah sebagai berikut:
Karakteristik yang berkenaan dengan kemampuan awal siswa, seperti kemampuan intelektual dan kemampuan berpikir.
Karakteristik siswa yang berkaitan dengan latar belakang dan status sosial.
Karakteristik siswa yang berkaitan dengan perbedaan kepribadian, seperti sikap, minat, perasaan, dan lain-lain
4. Keaktifan Peserta Didik
Keaktifan peserta didik dalam pembelajaran tidak bisa dipukul rata. Sebab, dalam satu kelas, tidak semua peserta didik memiliki daya aktif yang sama. Oleh karena itu, guru harus bisa memberikan pembelajaran sesuai kemampuan tiap peserta didik.
5. Motivasi Peserta Didik
Motivasi peserta didik juga bisa dikatakan berbeda satu sama lain karena dipengaruhi beberapa faktor. Contohnya, seperti faktor usia, keterampilan, keluarga, pengetahuan, dan lainnya.
6. Fasilitas Sarana dan Prasarana
Peserta didik dapat menggunakan fasilitas yang sesuai kebutuhanya, mulai dari alat peraga pembelajaran, ruangan kelas, dan lain-lain.
7. Kurikulum
Kurikulum yang digunakan di SD sejalan dengan kurikulum yang berlaku, yakni Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka (PJBL) menerapkan pembelajaran terdiferensiasi melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Pelajar Pancasila merupakan perwujudan pelajar Indonesia sebagai pembelajar sepanjang hayat yang mempunyai kompetensi global.
Permasalahan yang dialami yaitu guru PAI di SD harus lebih aktif dalam menyampaikan pembelajaran di kelas dengan menerapkan berbagai metode pembelajaran. Sebab, tidak semua peserta didik dapat aktif, berpikir kritis, dan terampil dalam menyelasaikan tugas.
Baca juga: Kompetensi: Penguasaan terhadap Tugas, Keterampilan, Sikap, dan Apresiasi
Contoh tugas PJBL PPG PAI yang dijelaskan di atas bisa dijadikan panduan oleh peserta PPG. Dengan begitu, diharapkan dapat berdampak positif bagi kegiatan pembelajaran di kelas. (DLA)
