Dampak dari Melanggar Norma dan Kesepakatan dalam Masyarakat

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Norma adalah sebuah aturan yang ada di masyarakat dan wajib ditaati oleh seluruh anggota masyarakat tanpa terkecuali. Lalu apa dampak dari melanggar norma dan kesepakatan yang ada di masyarakat?
Secara umum ada beberapa dampak atau akibat yang akan diterima ketika seseorang atau anggota masyarakat melanggar norma dan aturan yang telah dibuat bersama. Dampak tersebut bisa berupa sanksi hukum maupun sosial.
Apa Dampak dari Melanggar Norma dan Kesepakatan? Ini Jawabannya
Agar bisa mengetahui apa dampak dari melanggar norma dan kesepakatan yang ada di masyarakat, maka pertama harus mengetahui lebih dulu sebenarnya apa yang dimaksud dengan norma.
Dikutip dari buku Perda Berbasis Norma Agama, Sirajuddin, (2023), norma adalah suatu ukuran yang harus dipatuhi oleh seseorang dalam hubungan dengan sesama ataupun dengan lingkungannya.
Norma dan kesepakatan adalah dua hal yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Norma dan kesepakatan dibuat untuk menjaga ketertiban, kesejahteraan, dan keharmonisan dalam masyarakat.
Namun, tidak semua orang selalu mematuhi norma dan kesepakatan yang berlaku. Ada beberapa orang yang sengaja atau tidak sengaja melanggar norma dan kesepakatan karena berbagai alasan, seperti ketidaktahuan, ketidakpedulian, ketidakpuasan, atau kepentingan pribadi.
Melanggar norma dan kesepakatan dapat menimbulkan dampak negatif bagi pelaku maupun pihak lain yang terlibat. Berikut adalah jawaban dari apa dampak dari melanggar norma dan kesepakatan.
Menurunkan rasa saling percaya dan menghormati antara pihak-pihak yang terlibat dalam kesepakatan. Misalnya, jika seseorang tidak membayar hutang sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat, maka pihak yang memberi pinjaman akan merasa dirugikan dan kehilangan kepercayaan kepada pihak yang berhutang. Hal ini dapat merusak hubungan baik antara kedua belah pihak.
Mengganggu proses dan komunikasi sosial, serta interaksi individu dalam masyarakat. Misalnya, jika seseorang sering melanggar norma sopan santun dalam berbicara atau bertingkah laku, maka orang lain akan merasa tidak nyaman dan tersinggung. Hal ini dapat menimbulkan konflik, permusuhan, atau isolasi sosial bagi pelaku pelanggaran.
Mendapat celaan, hujatan, atau hinaan dari masyarakat. Misalnya, jika seseorang melakukan tindakan asusila di tempat umum, maka orang lain akan mengecam dan menghujatnya sebagai orang yang tidak bermoral atau tidak beradab. Hal ini dapat menurunkan harga diri dan martabat pelaku pelanggaran.
Dikucilkan atau dijauhi oleh masyarakat. Misalnya, jika seseorang melakukan tindakan kriminal, seperti mencuri, membunuh, atau korupsi, maka orang lain akan menghindari dan menjauhinya sebagai orang yang berbahaya atau tidak pantas untuk bergaul. Hal ini dapat menyebabkan pelaku pelanggaran merasa kesepian dan terasing.
Baca juga: Pengertian Norma, Jenis-Jenis, dan Dua Contoh Norma Formal
Jadi dapat disimpulkan bahwa jawaban dari apa dampak dari melanggar norma dan kesepakatan di masyarakat ada beberapa sanksi yang akan diberikan. Namun, secara umum dampaknya adalah hal-hal yang negatif. (WWN)
