Dampak Geografis Wilayah Indonesia Bagi Keberagaman Alam dan Sosial Masyarakat

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia adalah negara yang sangat luas dan memiliki banyak pulau. Akan tetapi, geografis tersebut memiliki dampak. Bagaimana pengaruh proses geografis di wilayah-wilayah Indonesia bagi keberagaman alam dan keberagaman sosial masyarakat?
Meski begitu, dampak yang ada memberikan keanekaragaman masyarakat Indonesia. Hal tersebut menjadi ciri khas yang tidak dimiliki negara-negara lain.
Penjelasan Pengaruh Proses Geografis di Wilayah-Wilayah Indonesia bagi Keberagaman Alam dan Keberagaman Sosial Masyarakat
Dikutip dari laman kemdikbud.go.id, kondisi geografis Indonesia terbentuk dari lebih dari 17.000 pulau dan menjadi negara kepulauan terbesar di dunia.
Selain itu, Indonesia juga memiliki posisi geografis yang unik, yakni terletak antara Samudera Pasifik dan Hindia. Selain itu, diapit juga Benua Asia dan Australia.
Lalu, bagaimana pengaruh proses geografis di wilayah-wilayah Indonesia bagi keberagaman alam dan keberagaman sosial masyarakat? Ini jawabannya.
1. Mata Pencaharian
Pengaruh geografis Indonesia sangat mempengaruhi keragaman mata pencaharian. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak laut dan pantai yang memunculkan mata pencaharian nelayan.
Selain itu, Indonesia yang terletak di Cincin Api dan berdampak pada banyaknya gunung berapi membuat tanahnya sangat subur. Jadi, petani menjadi salah satu mata pencaharian terbesar untuk masyarakat Indonesia.
2. Kemudahan Transportasi
Sebagai penghubung antara Benua Asia dan Australia sekaligus Samudera Pasifik dan Hindia, Indonesia menjadi jalur pelayaran yang sangat strategis. Tak jarang, kapal-kapal bersandar ke wilayah Indonesia dan membuka jalur perdagangan.
3. Mudahnya Interaksi dengan Bangsda Lain
Letak geografis Indonesia yang strategis juga memudahkan bangsa lain untuk berinteraksi. Interaksi sosial dengan bangsa lain itu dapat menghasilkan budaya baru hingga perkembangan di Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).
4. Pola Pemukiman
Sejak zaman manusia purba, pola pemukiman selalu terpusat pada area-area strategis. Hal ini juga berlangsung hingga sekarang.
Masyarakat Indonesia memiliki pola pemukiman yang terpusat pada area strategis, baik itu area pertanian, pantai, pusat ekonomi, hingga pusat Industri. Sehingga memungkinkan terbentuknya pola pemukiman berbeda antardaerah.
Baca Juga: Sebutkan Keuntungan dari Letak Geografis Indonesia! Ini Jawabannya
Sekarang sudah tahu jawaban dari bagaimana pengaruh proses geografis di wilayah-wilayah Indonesia bagi keberagaman alam dan keberagaman sosial masyarakat bukan? Semoga membantu dan menambah wawasan tentang Indonesia.(MZM)
