Dampak Letak Garis Lintang Indonesia Terhadap Kondisi Wilayah

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tahukah kamu bahwa ternyata kondisi alam berpengaruh kepada sistem kebudayaan dan sosial suatu wilayah? Ya, keberagaman budaya pada setiap wilayah pasti berbeda-beda.
Adapun keragaman budaya, tradisi, dan agama tersebut sebenarnya dapat menjadi kekayaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Namun, jika kondisi tersebut tidak dipahami dengan toleransi dan saling menghormati keberagaman budaya, agama, atau tradisi dapat berujung konflik.
Jelaskan dampak letak garis lintang Indonesia terhadap kondisi fisik dan sosial di wilayahnya! Berikut jawaban selengkapnya
Baca juga: Mengenal Letak Astronomis Indonesia dalam Bujur dan Lintang
Letak Geografis dan Astronomis Indonesia serta Pengaruhnya
Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial Geografi untuk SMP dan MTs Kelas VIII yang ditulis oleh Sri Hayati, dkk (2007: 3), letak wilayah Indonesia dapat dibedakan atas letak astronomis dan geografis. Letak astronomis merupakan letak mutlak atau absolut suatu tempat yang ditentukan oleh jaring-jaring derajat lintang dan bujur.
Secara astronomis, Indonesia terletak di antara 95º Bujur Timur (BT) hingga dengan 141º Bujur Timur (BT), serta antara 6º Lintang Utara (LU) sampai dengan 11º (Lintang Selatan). Letak Indonesia juga dipengaruhi oleh garis khayal bumi tersebut.
Dampak letak garis lintang Indonesia terhadap kondisi fisik dan sosial di wilayah nya adalah sebagai berikut:
Memengaruhi iklim Indonesia terletak di sepanjang garis khatulistiwa dan karenanya memiliki iklim tropis. Negara dengan iklim tropis akan memiliki sinar matahari sepanjang waktu sebagai pusat tata surya. Hal ini akan berbeda dari apa yang terjadi di iklim subtropis 4 musim, serta iklim kutub.
Memengaruhi perbedaan waktu berdasarkan letak astronomis. Perbedaan waktu ditetapkan mulai pada titik lintang dan bujur 0” pada kota Greenwich Inggris. Indonesia sendiri terbagi menjadi 3 zona waktu, yaitu WIB, WIT, dan WITA sesuai dengan Keputusan Presiden No. 41 Tahun 1987.
Letak astronomis dan geografis tidak hanya mempengaruhi perbedaan musim, curah hujan, dan temperatur saja, tetapi juga mempengaruhi kebudayaan Indonesia.
Sekian penjelasan mengenai letak Indonesia secara astronomis dan pengaruhnya. Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)
