Konten dari Pengguna

Daya Tarik Prosesi Pernikahan Adat Batak yang Unik

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi prosesi pernikahan adat Batak, sumber gambar oleh StockSnap dari Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi prosesi pernikahan adat Batak, sumber gambar oleh StockSnap dari Pixabay

Pernikahan merupakan salah satu prosesi yang sangat sakral dan penuh makna bagi calon pasangan suami istri. Di Indonesia, hampir tiap daerah memiliki ciri khas masing-masing dalam melaksanakan prosesi pernikahan. Salah satu prosesi pernikahan yang memiliki daya tarik dan keunikan adalah prosesi pernikahan adat Batak.

Prosesi Penikahan Adat Batak

Ilustrasi prosesi pernikahan adat Batak, sumber gambar oleh Tú Anh dari Pixabay

Untuk tata cara dan prosesi pernikahan adat Batak yang disebut dengan Na Gok yaitu pernikahan orang Batak secara formal terdiri dari beberapa tahapan sebagai berikut:

  1. Mangaririt, yaitu tahap persiapan pernikahan yang meliputi memilih gadis yang akan dijadikan istri berdasarkan kriteria istri berdasarkan kriteria pria atau keluarganya.

  2. Mangalehon tanda yaitu pemberian tanda apabila pria telah menemukan wanita sebagai calon istrinya. Kemudian keduanya saling memberikan tanda.

  3. Marhusip yaitu tahap melamar, dimana pihak laki-laku melamar perempuan yang akan menjadi bagian keluarga mereka.

  4. Marhata sinamot yaitu tahap membicarakan berapa jumlah sinamot dari pihak pria, hewan apa yang akan disembelih, berapa banyak ulos, berapa banyak undangan yang akan disebarkan, dan di mana dilaksanakannya upacara pernikahan tersebut.

  5. Pundun saut yaitu prosesi kerabat pria akan mengantarkan ternak yang sudah disembelih untuk diterima oleh pihak parboru dan setelah makan bersama dilanjutkan dengan pembagian Jambar Juhut kepada anggota keluarga.

  6. Martumpol yaitu tahap pertunangan atau kedua pengantin dihadapkkan pengurus jemaat gereja diikat dalam janji untuk melangsungkan pernikahan.

  7. Martonggo raja yaitu tahap kedua pihak calon pengantin akan membahas prosesi adat dari hari H lebih rinci lagi.

  8. Manjalo pasu-pasu parbagason yaitu tahap pemberkatan untuk kedua pengantin yang dilakukan di gereja oleh pendeta.

  9. Ulaon unjuk yaitu tahap pengantin akan menerima pemberkatan adat dari seluruh keluarga khususnya kedua orang tua.

  10. Dialap jual yaitu tahap pesta pernikahan yang diselenggarakan di rumah pengantin Wanita.

  11. Ditaroh jual yaitu tahap pernikahan yang dilaksanakan di rumah pengantin pria.

  12. Paulak une yaitu tahap kedua belah pihak bebas untuk saling berkunjung dan mengunjungi setelah selesai acara pernikahan.

  13. Manjae yaitu tahap pengantin menjalani kehidupan rumah tanga bersama-sama.

  14. Maningkir tangga yaitu tahap orang tua beserta keluarga penganti datang untuk mengunjungi rumah pengantin dan diadakan acara makan bersama.

Itulah rangkaian prosesi pernikahan adat batak yang sangat panjang, namun karena hal itulah yang memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat pada umumnya. (WWN)