Definisi dan Tiga Macam Pola Irama dalam Seni Musik

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Musik adalah salah satu cabang seni yang sudah tidak asing di telinga kita. Hal ini disebabkan banyak dari kita bersinggungan dengan musik di kehidupan sehari-hari. Contohnya, kita sering mendengarkan musik dari HP atau bahkan kita memainkan sebuah alat musik untuk menghibur diri atau untuk bekerja.
Karena merupakan cabang dari sebuah ilmu, musik pun tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa hal-hal yang perlu diperhatikan ketika seseorang bermusik, seperti memahami pola irama. Jika kamu belum paham, simak ulasannya di bawah ini sekaligus untuk menjawab pertanyaan sebutkan tiga macam pola irama.
Definisi Pola Irama dalam Musik
Sebelum membahas macam-macam pola irama, mari kita bahas terlebih dahulu mengenai definisinya.
Berdasarkan buku Konsep Dasar Seni Musik oleh Andika Ahmad (2022:25), pola irama ialah sekelompok bunyi dengan susunan irama tertentu dalam satu atau beberapa birama yang muncul secara berulang-ulang dan teratur dalam sebuah lagu (Padmono, 2002:28)
Pengertian lain menyatakan bahwa pola irama ialah bentuk susunan tertentu panjang pendek bunyi dan diam. Irama sebuah lagu dapat mempunyai pola irama yang sama atau pola irama berupa ulangan.
Baca Juga: Pengertian Irama dan Elemennya, Salah Satu Unsur Penting dalam Musik
Dalam musik, pola irama menjadi penggerak utama serta penentu dalam naik turunnya nada.
Jenis-jenis Pola Irama
Jenis-jenis pola irama adalah sebagai berikut:
1. Pola Irama Rata
Seperti namanya, pola irama rata ialah pola yang mempunyai pembagian pola atau ketukan sama rata di seluruh lagu atau musik. Pola ini biasa digunakan dalam lagu anak-anak
2. Pola Irama Tidak Rata
Pola irama tidak rata merupakan pola yang mempunyai pembagian pola atau ketukan tidak rata sehingga sering berubah dan tidak konsisten. Pola ini membuat musik menjadi lebih dinamis.
3. Pola Irama Syncope
Pola irama syncope adalah pola yang mempunyai ketukan berat di ketukan gantung. Dalam menggunakan pola ini, seorang pemusik harus mempelajari pola-pola irama lainnya. Pola ini biasa digunakan di orkestra.
Itulah pengertian dan beberapa jenis pola irama yang ada pada seni musik. Selain pola-pola di atas, terdapat pola irama lainnya, seperti pola suku bangsa, poliritmik, pola ostinato, dan polimetrik. (LOV)
Baca juga: Pengertian Tangga Nada dalam Pelajaran Seni Musik
