Definisi Laminar Air Flow di Laboratorium dan Fungsinya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keamanan dan keselamatan kerja di lingkungan laboratorium sangatlah dibutuhkan seperti pada saat berada di lab mikrobiologi. Untuk menunjang keamanan dan keselamatan kerja tersebut peran Laminar Air Flow sangatlah penting.
Keberadaannya di laboratorium mikrobiologi harus ada karena mempunyai tingkat keamanan dan keselamatan bagi pemakai yang lebih tinggi dibandingkan jika masih menggunakan peralatan yang lebih sederhana. Apa sih Laminar Air Flow itu?
Definisi laminar air flow adalah meja kerja yang steril untuk melakukan kegiatan. Simak jawaban selengkapnya di ulasan berikut ini.
Baca Juga: Jenis serta Fungsi Erlenmeyer di Laboratorium
Pengertian Laminar Air Flow di Laboratorium
Laminar air flow sendiri merupakan suatu tempat atau meja kerja yang steril untuk melakukan kegiatan mulai dari persiapan bahan tanam, inokulasi atau penanaman dan pemindahan tanaman dari satu tempat ke tempat lain dalam satu kultur.
Dikutip dari buku Standar Operasional Prosedur (Sop) Produksi Plantlet Benih karya Syarif Husen (2019: 21), sterilisasi alat inokulasi atau Laminar Air Flow ini juga dapat diartikan sebagai kegiatan membersihkan dan membebaskan LAF dari segala kehidupan mikroorganisme (protozoa, fungi, bakteri, dan virus).
Laminar Air Flow di laboratorium mikrobiologi begitu diperlukan terutama dalam penanganan mikroorganisme. Biasanya digunakan inkas sebagai tempat untuk inokulasi berbagai mikroorganisme seperti bakteri, jamur, akan tetapi hasilnya kurang maksimal karena masih sering terkontaminasi oleh mikroba lainnya yang tidak diinginkan.
Jenis-Jenis Laminar Air Flow
Terdapat dua jenis Laminar Air Flow yang biasa digunakan yaitu sebagai berikut:
Laminar Air Flow Vertical. laminar jenis ini menghembuskan udara dari atas ke bawah, kemudian keluar melalui bagian bawah ruang kerja.
Laminar Air Flow Horizontal. laminar jenis ini menghembuskan udara dari depan ke belakang, yang artinya kemungkinan besar lebih luas penyebaran udara di ruang kerja.
Fungsi Laminar Air Flow
Fungsi dari Laminar Air Flow yaitu untuk membuat sirkulasi udara yang ada di dalam chamber atau ruangan sampel melewati suatu proses penyaringan atau filtrasi dengan menggunakan polyester dan HEPA Filter. Kedua, membersihkan, membebaskan, dan mencegah masuknya mikroorganisme dan patogen di dalam LAF, dan ketiga mencegah terjadinya kontaminasi pada eksplan yang ditanam.
Nah itulah penjelasan mengenai Laminar Air Flow yang perlu kamu ketahui. Jadi keberadaan LAF ini sangatlah penting di laboratorium mikorbilogi. Semoga bermanfaat. (UMI)
