Definisi Westernisasi Lengkap dengan Contoh dan Dampaknya bagi Masyarakat

Penulis kumparan
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Globalisasi memiliki pengaruh yang besar terhadap masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Salah satu bentuk dari globalisasi adalah westernisasi. Apa pengertian dan contoh westernisasi?
Secara umum, globalisasi adalah proses mendunia suatu hal yang mengakibatkan hilangnya batasan antar negara, misalnya saja informasi yang sangat mudah menyebar.
Sementara itu, westernisasi adalah sikap meniru budaya barat. Westernisasi mulai berpengaruh di Indonesia sejak dimulainya kolonialisme dan imperialisme yang terjadi sekitar abad ke-19.
Bahkan hingga saat ini, pengaruh westernisasi semakin terasa karena banyak orang yang meniru gaya hidup kebarat-baratan. Biasanya mereka menganggap gaya hidup kebarat-baratan itu lebih modern.
Agar lebih jelas, simak pembahasan mengenai definisi serta contoh westernisasi dan dampaknya bagi masyarakat berikut ini.
Definisi, Contoh, dan Dampak Westernisasi
Dikutip dari buku IPS Terpadu (Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Sejarah) oleh Supriatna, dkk., definisi westernisasi adalah proses pembaratan, pengambilalihan, atau peniruan budaya barat. Sayangnya proses pembaratan benar-benar langsung ditiru, tanpa disesuaikan dengan budaya setempat.
Westernisasi adalah sikap meniru mentah-mentah budaya barat tanpa ada pertimbangan. Sikap ini biasanya banyak dilakukan oleh orang yang ingin dianggap moderen atau tidak mau dianggap sebagai orang yang ketinggalan zaman.
Berikut beberapa contoh westernisasi yang bisa dipahami.
Contoh Westernisasi
Gaya pakaian. Contoh westernisasi yang paling mudah terlihat adalah dari gaya pakaian. Banyak gaya pakaian orang barat yang tidak sesuai di Indonesia tapi malah banyak dipakai misalnya saja pakaian-pakaian minim.
Sikap individualis. Karena banyak masyarakat yang mengikuti sikap individualis masyarakat barat maka rasa kekeluargaan sudah berkurang.
Makanan. Westernisasi juga berpengaruh dalam hal makanan. Bisa dilihat dari menjamurnya restoran cepat saji ala barat.
Pergaulan bebas. Ini juga contoh dari westernisasi yang banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia.
Dampak Westernisasi
Segi budaya. Dengan adanya pengaruh barat yang mudah didapat melalui televisi, majalah dan internet berdampak pada segi budaya. Dampaknya adalah karena banyak yang beranggapan bahwa budaya barat lebih modern, maka dikhawatirkan generasi muda akan lebih memilih budaya barat.
Segi pergaulan. Pergaulan di Indonesia dan dunia barat sudah pasti berbeda. Masyarakat barat cenderung lebih bebas dalam bergaul, yang tentu saja kurang cocok bagi masyarakat Indonesia.
Cara hidup. Masyarakat barat yang tinggal di negara subtropis banyak yang mengkonsumsi alkohol untuk menghangatkan diri. Mengkonsumsi alkohol tentu tidak sesuai dengan nilai dan norma masyarakat Indonesia.
Ciri-Ciri Westernisasi
Westernisasi merupakan proses mengadopsi budaya barat dalam berbagai bidang seperti industri, teknologi, hukum, politik, ekonomi, gaya hidup, dan sebagainya.
Westernisasi dapat terjadi pada berbagai generasi yang kurang peka terhadap nilai kepribadian bangsa. Dikutip dari BPSC Modul Ilmu Pengetahuan Sosial SD/MI Kelas VI oleh Nur Hasanah (2021: 44), adapun ciri-ciri westernisasi adalah sebagai berikut.
Maraknya pengaruh budaya barat.
Masyarakat bersifat konsumtif terhadap barang-barang luar negeri.
Kurangnya kesadaran memilah budaya yang baik dan buruk.
Meniru gaya rambut dan berbusana kebarat-baratan.
Meniru gaya hidup kebarat-baratan.
Banyaknya perilaku menyimpang yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia.
Faktor Penyebab Terjadinya Westernisasi
Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan masuknya budaya barat ke Indonesia. Dirangkum dari Changes We Need oleh Kholifatul Fauziah (2021: 114), berikut adalah beberapa faktor penyebab terjadinya westernisasi.
1. Perilaku Konsumtif Masyarakat terhadap Produk Luar Negeri
Salah satu faktor utama yang mendorong westernisasi adalah perilaku konsumtif masyarakat terhadap produk luar negeri. Masyarakat sering kali tertarik dan terpengaruh oleh gaya hidup, produk mode, musik, film, dan barang-barang konsumsi yang berasal dari barat.
Selain itu, sebagian generasi muda zaman sekarang juga merasa lebih bangga menggunakan produk-produk luar negeri daripada produk lokal.
2. Perkembangan Teknologi dan Pengetahuan
Pengaruh perkembangan teknologi informasi juga menjadi faktor penyebab terjadinya westernisasi. Contohnya adalah media yang sekarang ini semakin canggih dan mudah diakses.
Mudahnya mengakses informasi mengenai gaya hidup orang barat seperti gaya pergaulan, gaya rambut, dan gaya busana dapat menyebabkan westernisasi.
3. Kurangnya Kesadaran Masyarakat Akan Westernisasi
Kurangnya kesadaran masyarakat akan pengaruh westernisasi juga menjadi faktor penyebab terjadinya proses ini. Terkadang, masyarakat tidak menyadari bahwa mereka sedang mengikuti tren dan gaya hidup yang berasal dari budaya barat.
Kurangnya pemahaman tentang nilai-nilai budaya lokal dan identitas nasional dapat membuat masyarakat rentan terhadap pengaruh budaya asing yang menggeser nilai-nilai dan tradisi lokal.
4. Masuknya Berbagai Karya dengan Unsur Barat
Masuknya karya-karya yang mengandung unsur kebarat-baratan juga berkontribusi pada westernisasi. Salah satu contohnya adalah film-film Hollywood yang hadir di Indonesia.
Dampak Positif Adanya Westernisasi
Masuknya budaya barat tentu membawa dampak bagi masyarakat Indonesia, baik itu dampak positif maupun negatif. Adapun beberapa dampak positif adanya westernisasi, yaitu:
Westernisasi dapat menjadi motivasi untuk hidup yang lebih baik dan maju.
Pengaruh budaya barat dapat membantu perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih baik dan maju.
Tingkat kehidupan setelah adanya pengaruh dari budaya barat dapat menjadi lebih baik.
Terjadinya pertukaran antara budaya barat dan masyarakat setempat.
Menciptakan lapangan kerja, memajukan ekonomi kreatif, dan memberikan hiburan bagi masyarakat.
Meningkatkan kesadaran akan hak asasi manusia dan kesetaraan gender di berbagai belahan dunia.
Baca Juga: Ulasan tentang Gejala Westernisasi dan Pengaruhnya dalam Masyarakat
Dampak Negatif Adanya Westernisasi
Selain dampak positif, westernisasi juga memiliki sejumlah dampak negatif bagi masyarakat, di antaranya:
Gaya hidup yang kebarat-baratan dapat menghilangkan rasa nasionalisme, serta membuat kebudayaan sendiri menjadi terkikis.
Perkembangan teknologi yang berkembang pesat dapat menyebabkan individu menjadi hedonisme, yaitu mempunyai gaya hidup yang konsumtif.
Terjadinya pergaulan bebas tanpa mengenal batasan.
Adanya sekularisasi, yaitu menurunnya tingkat keagamaan atau religiusitas karena tidak didasarkan kepada agama dan cenderung berpikir rasional.
Tingkat kehidupan yang kompetitif dan dapat meningkatkan tingkat individualisme.
(KRIS & SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan westernisasi?

Apa yang dimaksud dengan westernisasi?
Westernisasi adalah proses pembaratan, pengambilalihan, atau peniruan budaya barat.
Apa saja ciri-ciri westernisasi?

Apa saja ciri-ciri westernisasi?
Maraknya pengaruh budaya barat, masyarakat bersifat konsumtif terhadap barang-barang luar negeri, dan kurangnya kesadaran memilah budaya yang baik dan buruk.
Apa dampak positif adanya westernisasi?

Apa dampak positif adanya westernisasi?
Westernisasi dapat menjadi motivasi untuk hidup yang lebih baik dan maju, pengaruh budaya barat dapat membantu perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih baik dan maju.
