Deskripsi tentang Novel Sejarah, Struktur, dan Contohnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada pelajaran Bahasa Indonesia terdapat soal “deskripsikan tentang novel sejarah”. Hal itu karena pada pelajaran Bahasa Indonesia akan membahas mengenai berbagai bentuk karya sastra, salah satunya novel.
Terdapat beragam jenis novel yang dapat dibaca berdasarkan genre maupun temanya. Misalnya novel sejarah, misteri, romansa, inspiratif, hingga keagamaan, semuanya mudah ditemui.
Penjelasan Soal Deskripsikan tentang Novel Sejarah
Deskripsikan tentang novel sejarah! Sebelum membahasnya, ketahui terlebih dahulu tentang arti dari novel secara umum. Novel berasal dari bahasa Italia yaitu novella. Arti kata tersebut adalah baru, berita, maupun cerita pendek mengenai suatu hal yang baru.
Dikutip dari buku Tinjauan Feminisme: Citra Diri Perempuan dalam Tujuh Novel Terbaik Angkatan 2000, Sofiatin, et al (2023), novel adalah cerita yang digagas penulis berdasarkan pada sebuah memoar, jurnal, surat, kronik, atau sejarah.
Ada banyak jenis novel yang beredar. Salah satunya adalah novel sejarah. Novel sejarah merupakan karya sastra berbentuk prosa yang menceritakan fakta-fakta mengenai berbagai kejadian atau peristiwa di masa lalu.
Dalam novel sejarah akan memuat berbagai peristiwa yang memiliki nilai sejarah. Meskipun demikian, novel ini juga berisi tentang imajinasi dari sang penulis. Biasanya novel sejarah akan disusun sehingga dapat mengedukasi serta menghibur para pembaca.
Struktur dan Contoh Novel Sejarah
Seperti karya sastra lain, novel sejarah memiliki struktur tersendiri. Berikut strukturnya:
1. Orientasi
Orientasi adalah bagian awal di karya sastra. Isinya menceritakan tentang pengenalan awal novel berdasarkan waktu, sudut pandang, tokoh, dan latar belakang.
2. Pengungkapan Peristiwa
Pengungkapan peristiwa adalah transisi antara peristiwa awal dan inti. Biasanya akan menceritakan kejadian awal suatu peristiwa.
3. Konflik
Konflik adalah titik puncak peristiwa. Konflik merupakan bagian inti atau yang melatarbelakangi cerita.
4. Puncak Konflik
Puncak konflik biasanya menjadi bagian paling menegangkan. Seperti namanya, bagian ini adalah puncak dari inti permasalahan.
5. Resolusi
Resolusi adalah bagian penyelesaian. Biasanya akan menampilkan nasib para tokoh.
7. Koda
Koda berfungsi sebagai penutup novel. Biasanya isinya adalah kesimpulan cerita.
Lalu apa saja contoh novel sejarah? Contohnya adalah Tetralogi Buru karya Pramoedya Ananta Noer dan Max Havelaar karya Multatuli.
Baca juga: Penjelasan 7 Unsur Instrinsik Pada Cerpen dan Novel Bahasa Indonesia
Itu tadi adalah penjelasan dari deskripsikan tentang novel sejarah. Semoga dapat menambah wawasan seputar karya sastra yang ada di Indonesia. (FAR)
