Konten dari Pengguna

Doa Kerahiman Ilahi: Doa Jam 3 Sore bagi Umat Katolik

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi doa kerahiman ilahi - Sumber: pixabay.com/reenablack
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa kerahiman ilahi - Sumber: pixabay.com/reenablack

Doa Kerahiman Ilahi adalah sebuah devosi dalam Gereja Katolik yang didedikasikan sebagai doa untuk memohon belas kasih dan kerahiman Allah. Devosi ini sangat erat kaitannya dengan Yesus Kristus dan cinta kasih-Nya yang tidak terbatas bagi umat manusia.

Doa ini biasanya didaraskan atau dilakukan pada jam 3 sore. Tentunya ada alasan dan makna khusus yang sangat mendalam dan istimewa dari doa tersebut bagi umat Katolik.

Doa Kerahiman Ilahi Didaraskan Setiap Jam 3 Sore

Ilustrasi doa kerahiman ilahi - Sumber: pixabay.com/ri_ya

Devosi Kerahiman Ilahi berakar pada pengalaman mistik Santa Faustina Kowalska. Beliau adalah seorang biarawati Polandia yang hidup pada awal abad ke-20.

Yesus menampakkan diri kepada Santa Faustina dan meminta agar umat manusia memohon belas kasih-Nya, terutama pada jam 3 sore, waktu yang dianggap sebagai saat kematian-Nya di kayu salib. Dalam salah satu penglihatan, Yesus meminta Santa Faustina untuk menyebarkan devosi ini kepada seluruh dunia.

Yesus berkata kepada Santa Faustina:

"Pada jam itu, rahmat besar dicurahkan atas seluruh dunia. Aku tak akan menolak apa pun yang kau mohon pada waktu itu demi sengsaraku; bahkan jika itu adalah keselamatan jiwa-jiwa paling berdosa."

Dari sinilah lahir praktik devosi Doa Kerahiman Ilahi, yang kemudian disebarkan oleh Santa Faustina melalui buku hariannya yang dikenal sebagai "Diary of Saint Maria Faustina Kowalska: Divine Mercy in My Soul".

Seperti sudah disebutkan, doa ini biasanya didaraskan setiap jam 3 sore. Jam 3 sore dianggap sebagai "Jam Kerahiman" karena ini adalah saat ketika Yesus wafat di kayu salib, memberikan nyawa-Nya bagi keselamatan umat manusia.

Doa pada jam ini adalah waktu yang khusus bagi umat Katolik untuk merenungkan sengsara dan wafat Yesus, serta memohon belas kasih-Nya bagi diri sendiri dan seluruh dunia.

Berdasarkan buku Kerahiman Ilahi Menginspirasi, Florens Maxi Un Bria, (2013), doa yang dilakukan umat Katolik pada jam 3 sore ini bisa diterapkan dengan:

Ya Yesus,

Engkau telah wafat,

namun sumber kehidupan telah memancar bagi jiwa-jiwa,

Dan terbukalah lautan kerahiman bagi seluruh dunia,

O Sumber kehidupan, Kerahiman ilahi yang tak terselami,

Naungilah segenap dunia, dan curahkanlah diri-Mu pada kami.

O, Darah dan Air, yang telah memancar dari Hati Yesus,

sebagai Sumber Kerahiman bagi kami,

Engkaulah andalanku!

Allah yang Kudus, Kudus dan berkuasa,

Kudus dan kekal, kasihanilah kami,

dan seluruh dunia ….. 3x

Yesus, Raja Kerahiman Ilahi,

Engkaulah Andalanku.

Amin

(dapat dilanjutkan dengan Doa Koronka)

Pada jam ini, umat juga diajak untuk mengungkapkan intensi-intensi pribadi mereka, khususnya permohonan untuk belas kasih Allah atas dosa-dosa mereka dan dosa-dosa dunia.

Baca Juga: Doa Angelus: Doa Katolik yang Dibaca 3 Kali dalam Sehari

Melalui Doa Kerahiman Ilahi, umat Katolik diajak untuk selalu merenungkan betapa besar kasih Allah terhadap manusia, terutama dalam pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib. Doa ini mengingatkan akan pentingnya bertobat, memohon belas kasih, dan mengasihi sesama. (DNR)