Konten dari Pengguna

Doa Lailatul Qadar yang Dianjurkan Rasulullah untuk Diamalkan Umat Muslim

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa Lailatul Qadar, Foto: freepik
zoom-in-whitePerbesar
Doa Lailatul Qadar, Foto: freepik

Malam lailatul qadar merupakan malam di mana Allah Swt. menurunkan Alquran secara utuh kepada Rasulullah Saw. Maka dari itu, umat Islam dianjutkan untuk memperbanyak doa dan amalan malam lailatul qadar, salah satunya dengan memanjatkan doa lailatul qadar.

Malam lailatul qadar bahkan lebih baik daripada malam seribu bulan, sebagaimana tertuang di dalam dalil berikut: “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadar: 3).

Malam lailatul qadar sendiri datang di sepuluh hari terakhir di dalam bulan Ramadan. Karena waktu dari malam ini dirahasiakan oleh Allah Swt., maka umat Islam dianjurkan untuk sungguh-sungguh mendekatkan diri kepada-Nya di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Hal itu tertuang di dalam perkataan Aisyah Radhiyallahu 'anha yang diriwayatkan sebagai berikut:

كَانَ رَسُوْلُ اللَّه صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْتَهِدُ فِي الْعَشْرِ مَا لاَ يَجْتَهِدُ فِيغَيْرِهَا

Arti: "Adalah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersungguh-sungguh (beribadah apabila telah masuk) malam kesepuluh (terakhir) yang tidak pernah beliau lakukan pada malam-malam lainnya." (HR. Muslim)

Doa Lailatul Qadar

Dilansir dari Doa - Doa Mustajabah, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, (2002:75), berikut ini adalah doa yang patut dipanjatkan di malam lailatul qadar sesuai teladan Rasulullah Saw.:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

“Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwan fa'fu 'anni.”

Arti: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau suka memberi maaf, maka maafkan aku."

Hal itu didasarkan pada hadis Nabi Muhammad Saw. yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, yaitu: Aisyah Radhiyallahu 'anha berkata,

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Arti: "Wahai Rasulullah, bagaimana bila aku mengetahui malam Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan?" Beliau (Rasulullah SAW) menjawab, "Ucapkanlah, Allahuma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni (Ya, Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan suka memberi maaf, maka maafkanlah aku)'." (HR. at-Tirmidzi)

Demikianlah doa lailatul qadar yang bisa dipanjatkan selama 10 hari terakhir dari bulan Ramadan 1442 Hiijriah. (BR)